Agu 172018
 

Pesawat serang ringan supersonik Hongdu L-15 Falcon © Xu Zheng via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Universitas Aviasi Angkatan Laut PLA (PLAN) yang berada di Shandong menerima “setidaknya” 12 unit pesawat jet latih bermesin ganda disebuah upacara minggu lalu, menurut kantor berita China Daily.

Berita tersebut juga diterbitkan di situs Kementerian Pertahanan China. Sebuah video yang beredar di media sosial China menunjukkan 12 unit Hongdu L-15 Falcon dalam upacara pengiriman untuk Angkatan Laut China.

Laporan yang mengutip pernyataan dari universitas, yang dibentuk pada 2017 berikut dengan penggabungan sejumlah sekolah terkait dengan penerbang Angkatan Laut China. Selain menyediakan pelatihan penerbangan, itu menawarkan kursus di bidang teknik, transportasi, senjata, peperangan elektronik dan bidang lainnya.

Pesawat  jet latih tersebut dikembangkan oleh AVIC. Hongdu L-15 alias L-15 Falcon hadir dalam dua varian. Varian L-15A dilengkapi mesin non-afterburning Ivchenko Progress AI-222K-25, sedangkan varian L-15B telah dilengkapi mesin afterburner. Namun varian yang diterima oleh sekolah penerbang AL China itu tidak diketahui secara jelas.

Pengembangan pesawat jet latih tersebut dilakukan di tengah pembangunan kekuatan udara Beijing, khususnya mengembangkan armada udara untuk kapal induknya yang terus berkembang.

China memiliki sebuah kapal induk yang operasional, yaitu Liaoning yang mengangkut 26 unit jet tempur Shenyang J-15 dan hingga 14 unit helikopter. China bahkan telah meluncurkan kapal induk kedua yang di update dengan kode 001A, tetapi kapal induk Tipe 001A belum memulai operasi penerbangan di deknya.

Kedua kapal induk tersebut menggunakan “ski-jump” untuk meluncurkan pesawat, yang membatasi kapasitas muatan. Kapal induk ketiga kemungkinan akan dilengkapi dengan sistem peluncur elektro-magnetik (EMALS), yang akan memungkinkan untuk mengangkut lebih banyak jet tempur. Selain itu, EMALS juga akan mampu melayani pengoperasian pesawat peringatan dini & kendali udara (AEW&C).

Berdasarkan data dari Direktori Angkatan Udara Dunia menunjukkan bahwa PLAN mengoperasikan 27 unit jet tempur dalam peran pelatihan. Termasuk 14 jet tempur Shenyang J-6 (berbasis Mikoyan MiG-19), 11 unit Hongdu JL-8 serta 2 unit Guizhou JL-9.

Spesifikasi Hongdu L15 Falcon

Karakteristik umum

  • Kru: 2 orang
  • Panjang: 12,27 m (40.256 kaki)
  • Lebar sayap: 9,48 m (31,1 kaki)
  • Tinggi: 4,81 m (15,78 kaki)
  • Berat kosong: 4.500 kg (9.920 lb)
  • Bobot terisi: 6.500 kg (14.300 pon)
  • Berat maksimum lepas landas: 9.500 kg (20.900 lb)
  • Powerplant:
    2 x Ivchenko Progress AI-222K-25 untuk model AJT
    2 x Ivchenko Progress AI-222K-25F afterburning turbofan untuk model LIFT

Kinerja (Performa)

  • Kecepatan maksimum: 1,4 Mach (924,1 mph atau 1.728 km/jam)
  • Radius tempur: > 550 km
  • Jangkauan feri: 3.100 km (1.926 mil)
  • Layanan ketinggian: 16.000 meter (52.500 kaki)
  • Kecepatan mendaki: > 720 km/jam (dengan afterburning)

Avionik

  • Menggunakan radar PESA
Bagikan:

  One Response to “China Akuisisi 12 Jet Latih L15 Falcon”

  1.  

    Kemandirian alutsista.

 Leave a Reply