Mar 292019
 

Menteri Luar Negeri Republik Rakyat China (RRC) Wang Yi © Samaa TV

JakartaGreater.com – China pada hari Rabu bereaksi dengan hati-hati terhadap uji coba rudal anti-satelit India dan menyatakan harapan bahwa semua negara akan menegakkan perdamaian dan ketenangan di luar angkasa, seperti dilansir dari Economic Times.

Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Rabu mengumumkan bahwa India telah sukses menguji coba rudal anti-satelit dengan menembakkan satelit di orbit rendah bumi secara langsung, menggambarkannya sebagai pencapaian langka yang menempatkan negara itu dalam klub elite kekuatan ruang angkasa.

Tes ini menjadikan India sebagai negara keempat di dunia setelah AS, Rusia dan China yang memperoleh kemampuan strategis untuk menembak jatuh satelit musuh.

Kementerian Luar Negeri China, dalam tanggapan tertulis tentang keberhasilan India yang menguji coba rudal anti-satelit, mengatakan: “Kami telah melihat laporan ini dan berharap bahwa setiap negara akan menegakkan perdamaian dan ketenangan di luar angkasa”.

China juga melakukan pengujian seperti itu pada Januari 2007 ketika rudal anti-satelitnya menghancurkan satelit cuaca yang sudah tidak berfungsi.

Konsep senjata anti satelit (ASAT). © US DoD via Wikimedia Commons

Perdana Menteri Modi mengatakan di New Delhi bahwa senjata anti-satelit tidak ditujukan terhadap negara mana pun dan satelit itu merupakan target yang ditentukan sebelumnya yang mengorbit pada ketinggian 300 km (Low Earth Orbit – LEO).

Dia menegaskan bahwa India tak melanggar hukum atau perjanjian internasional apa pun dengan melaksanakan uji coba rudal anti-satelitnya.

Misi Shakti, yang dipimpin oleh Organisasi Penelitian Pengembangan Pertahanan (DRDO) India, ditujukan untuk memperkuat keamanan seluruh India, kata Modi dalam pidatonya yang datang dua minggu sebelum dimulainya pemilihan umum.

Di New Delhi, Kementerian Luar Negeri (MEA) mengatakan bahwa India tak berniat untuk memasuki perlombaan senjata di luar angkasa. “Kami selalu menyatakan bahwa ruang angkasa harus digunakan hanya untuk tujuan damai. Kami menentang persenjataan Luar Angkasa dan mendukung upaya internasional untuk terus memperkuat keselamatan dan keamanan aset berbasis ruang angkasa”, kata MEA.