China Bersiap Uji Sistem Pertahanan Udara S-400

Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia. (photo: Ministry of Defence of the Russian FederationĀ – @mod_russia)

Moskow – Jakartagreater.com, China berencana untuk melakukan uji coba pertama kali dari sistem pertahanan Rudal Triumf S-400 Rusia pada akhir Juli atau awal Agustus 2018, kata sumber militer dan diplomatik kepada TASS, dirilis 27-7-2018.

“Direncanakan pada akhir Juli-awal Agustus unit Tentara Pembebasan Rakyat China, yang menjalani pelatihan di Rusia, akan melakukan penembakan terhadap sasaran Balistik yang disimulasikan di tempat penembakan China,” kata sumber itu. Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknik Militer telah menolak untuk mengomentari laporan tersebut.

China menerima Batch pertama dari sistem Rudal Triumf S-400 Rusia pekan lalu, sumber diplomatik militer mengatakan kepada TASS. Setelah dokumen ditandatangani, sistem itu beralih ke kepemilikan China.

Berita bahwa Rusia menandatangani kontrak untuk penjualan sistem S-400 ke China muncul pada November 2014. Pada November 2015, penasihat presiden Rusia mengenai kerja sama teknis militer Vladimir Kozhin membenarkan laporan ini. China menjadi pembeli asing pertama dari sistem ini dan akan menerima 2 Batch.

S-400 Triumf adalah sistem Rudal pertahanan udara jarak menengah dan menengah yang dirancang untuk memukul senjata serangan udara (termasuk pesawat siluman), dan juga target udara lainnya. Mulai hari ini, S-400 dapat mencapai target pada jarak hingga 250 km.

Tinggalkan komentar