May 202017
 

Pekerja pelabuhan China National Offshore Oil Corp. (CNOOC) dalam upacara rig mandiri pengeboran minyak laut dalam di Laut China Selatan (LCS). © AFP 2017

Uni Emirat Arab (UEA) yang kaya minyak dan China yang haus akan energi mengkonfirmasi bahwa mereka akan mempromosikan keamanan bersama setelah para diplomat tingkat atas bertemu di Beijing pada hari Rabu (17/05/2017), seperti dilansir dari Sputnik News.

Hubungan antar angkatan bersenjata kedua negara telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, menurut pernyataan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada hari Rabu.

UEA adalah mitra strategis yang penting bagi China, menurut Fan Changlong, wakil ketua Komisi Militer Pusat China. China juga telah mencari mitra keuangan dan diplomatik untuk inisiatif One Belt, One Road (OBOR), yang menghidupkan kembali rute perdagangan Jalur Sutera kuno untuk menciptakan koridor perdagangan yang menempatkan China sebagai pusat ekonomi dunia.

Fan menekankan bahwa sering terjadi kunjungan tingkat tinggi antara kedua militer tersebut dan bahwa kerja sama dan kepercayaan mendalam, sebuah tren yang diharapkan oleh China untuk maju. Beijing akan bekerja sama dengan Abu Dhabi untuk memperkuat kerja sama dalam kerangka OBOR, untuk keuntungan kedua belah pihak dan membangun hubungan bilateral kedua negara tersebut.

Sebuah forum kerjasama internasional di Jalur Sutera ekonomi dan Jalur Sutera maritim di adakan di Beijing pada tanggal 14 dan 15 Mei, menurut laporan Xinhua.

China dan Pakistan, penggagas utama inisiatif OBOR, satu jalur utama lainnya, baru-baru ini mengintensifkan kerja sama militer mereka, baik dalam mempertahankan jalur perdagangan dan sekaligus perkembangan teknologi lainnya. Pasangan ini baru saja bekerjasama untuk membangun dan menjual jet tempur JF-17B Thunder.

Menteri Luar Negeri UEA Sultan Ahmed al-Jaber mengatakan bahwa UEA mendukung inisiatif OBOR. China dan UEA telah meningkatkan perdagangan 800 kali lipat sejak tahun 1980-an. Dari US $ 63 juta pada tahun 1984 menjadi lebih dari US $ 50 miliar per tahun pada tahun 2016, menurut al-Jaber baru-baru ini.

UEA mengeluarkan hampir US $ 150 miliar barang dan jasa setiap tahunnya, menurut data MIT. Dan pada 2014, UEA memiliki cadangan minyak sebesar 98 miliar barel, menurut laporan Financial Times.

  8 Responses to “China dan UEA Mengejar Kerjasama Militer Dalam Inisiatif OBOR”

  1. Pertamax tubo

  2. Sepi pada kemana warjager?

  3. Lagi pada lemburrrrrr….

  4. Pelan tp pasti…
    China semakin memantap’kan diri utk meng’akuisisi krj-sm pd semua benua & negara….

    Yg lain semakin ter’tinggal…

  5. China sdang mengalami overkapasitas produksi di beberapa sektor industri makanya terjadi kesendatan yg mengakibatkan kelambatan ekonomi china di tahun2 terakhir
    mereka perlu ekspansi utk memperlancar kesendatan akibat overkapasitas sekaligus memasarkan kelebihan2 barang hasil produksi
    disamping itu regulasi dlam negeri china yg ketat terutama tingginya pajak barang impor dan rendahnya transparansi bisa mengakibatkan keuntungan sepihak
    jgn sampai one belt one road jadi one belt one way

  6. country road take me home, kalo road road jd inget tantowi

  7. Tetap tujuan akhir China adalah monopoli perdagangan, semakin nampak kedepan persaingan dagang,militer dan pengaruh China-USA dan yg lainnya jd sapi perah!

 Leave a Reply