Jul 252017
 

Beijing  – Kementerian Luar Negeri China mendesak penghentian pengeboran minyak di suatu bagian yang dipersengketakan dari Laut China Selatan, tempat Repsol, perusahaan minyak Spanyol beroperasi lewat kerja sama dengan Vietnam.

Pengeboran mulai berlangsung pada pertengahan Juni 2017 di Blok 136/3 Vietnam, yang dizinkan kepada perusahaan minyak Vietnam, Repsol dan Mubadala Development Co dari Uni Emirat Arab (UAE).

Blok itu terletak di dalam “sembilan garis putus-putus” berbentuk U yang menandai kawasan luas. China mengklaimnya sebagai teritorialnya dan bertumpang tindih dengan dengan apa yang dikatakannya kawasan konsesi minyak kepunyannya.

Juru bicara Kemlu China Lu Kang mengatakan China mempunyai kedaulatan yang tak dapat dipersengketakan atas Kepulauan Spratly, yang disebutnya Kepulauan Nansha dan juridiksi atas perairan dan dasar laut.

“China mendesak pihak terkait untuk menghentikan aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan melanggar dari sepihak dan aksi-aksi praktis menjaga keadaan yang diusahakan positif di Laut China Selatan,” ujar Lu Kang dalam taklimat reguler sewaktu ditanya apakah China sudah mendesak Vietnam atau perusahaan Spanyol itu untuk menghentikan pengeboran minyak.

Juru bicara Kemlu China tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Minggu ini BBC melaporkan bahwa Vietnam sudah menghentikan pengeboran di sana sesudah China mengeluarkan ancaman-ancaman, namun belum ada konfirmasi independen dan para pejabat Vietnam atau Repsol belum memberikan komentar mengenai laporan tersebut.

Data Thomson Reuters menunjukkan kapal pengebor Deepsea Metro I berada di posisi yang sama pada Senin 24 Juli 2017 seperti sewaktu pengeboran mulai di blok itu pada pertengahan Juni 2017.

Sebuah kapal AL Indonesia yang melintasi di sana pada Sabtu 22 Juli 2017 melaporkan bahwa 3 kapal penjaga pantai dan kapal ikan Vietnam berada di dekatnya dan tak ada tanda ada masalah.

Operator kapal pengeboran Norwegia, Odfjell Drilling Ltd, tidak menanggapi permintaan yang dikirim lewat surat elektronik untuk berkomentar.

China mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan yang kaya energi. Perdagangan senilai 5 trilun dolar AS dengan menggunakan kapal-kapal melintasi wilayah itu tiap tahun. Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga mempunyai klaim atas wilayah tersebut.

Aktivitas-aktivitas terkait Militer dan sikap asertif China atas wilayah yang dipersengketakan di Laut China Selatan sudah mencemaskan negara-negara tetangganya.

Amerika Serikat yang sudah mengecam konstruksi pulau-pulau dan fasilitas Militer oleh China di sana, menyatakan keprihatinan sebab fasilitas-fasilitas itu dapat digunakan untuk melarang gerakan bebas dan memperluas jangkauan strategis Beijing, dilansir Antara/Reuters, 25-7-2017.

Bagikan:

  21 Responses to “China Desak Hentikan Bor Minyak di Laut China Selatan”

  1.  

    Ciekk
    Uno
    Siji
    Ichi
    ?..

  2.  

    Makanya jgn suka lebay klo bikin anak, jumlah penduduk china 1,3 miliar jiwa…gila man!!! Pemerintahnya pusing, mau dikasi makan apa tiap hari penduduknya…itu yg di china aja, blm yg merantau ke seluruh dunia.??. Maka dr itu mrk mati2an belain pulau2 dan LCS yg pendapatan per tahunnya sekian banyak….sungguh terlalu, si naga yg rakus!!,

    •  

      jebakan batman utk indonesia , kita bakalan dipandang begitu jg oleh dunia suatu saat nanti kalo gubJKT sukses mempengaruhi provinsi lain utk “kartu jakarta jomblo” (niru singapura), dn kita bs jg sebringas china utk mengclaim LCS melawan vietnam dn spanyol

  3.  

    Kok sepi siihhh..tet tet tet tet teeettt ,,.( bacanya pake goyang caesar )..ntu tuh, acara yg udah kelar krn kasus hipnotis..xixi

  4.  

    Atas dasar apa sih cina claim2 beringas begitu… Apa
    Karena namanya itu “South China sea” maka pikirnya punya cina gitu?

    Kalau gitu “Indian Ocean” punya india dong yah xixixi…

    •  

      Penamaan Indian ocean sebetulnya bukan yang paling pertama di dunia…

      bangsa Belanda (VOC) dan Magellhaen serta Abel Tasman dulu menyebutnya sebagai Indische Oceaan, bukan India karena mengacu pada East Indische milik VOC (Indonesia) di masa itu. Dan saat itu, orang eropa biasa menamai lautan dengan pulau atau kepulauan yang ada diatasnya.

      Australia, Eropa, Asia, Amerika sebagai benua tidak punya samudera yang diberi nama sama, jadi Indische Oceaan lebih tepat atau kalau mengikuti perkembangannya sekarang harusnya jadi Indonesia Ocean (Samudera Indonesia) karena India bukan pulau.

    •  

      wkwkkwk, indian ocean itu maksudnya samudera hindia, bukan berarti ada kepemilikan scr luas oleh pemerintahan india

      •  

        @jotingrahai iya maksud sy itu, samudra hindia bisa diclaim india berarti…. karena da nama indianya seperti cina mengclaim laut cina selatan karena ada nama cina wkkkk…
        @Nuncaku
        Oh… Punya indonesia dong berarti itu samudra hindia wkkkk…
        Iya makanya sy bingung bung dari mana sih dasarnya claim itu lcs milik mereka, apa dari sejarah waktu jaman kerajaan mereka dulu… kalau menurut sejarah jaman dulu pun Lcs itu kan daerah kekuasaan majapahit… Berarti indonesia pun punya hak juga dong yah kalau mau claim berdasarkan sejarah xixixi…

        •  

          Majapahit, srivijaya dan kerajaan2 bugis kalo ditotal mencakup taiwan selatan di utara, madagaskar di barat, australia barat di selatan hingga pulau Palau di timur.

          kalo mau lebih maruk, itu semenanjung bagian utara kan nama resminya INDOCHINA bung, mencakup laos, burma, thailand utara, vietnam, sekalian aja dicaplok xixixi…

          •  

            Hahaha… Berarti memang kenyataan dong yah kalau Claim LCS milik mereka itu bohong… Dari sejarah pun tidak ada bukti bahwa LCS milik mereka, justru malah negara lain yg lebih layak mengklaim LCS jika dilihat dari sejarah kerajaannya dulu… Memang maruk itu si naga merah wkkk…

  5.  

    Njirrr bner2 naga soekkkk

  6.  

    Kagak usah jauh2, samudra indonesia itu punya sapa klo gtu??? Tp kita ga mau klaim,, krn bukan negara maruk n tamak macem si naga ntu!!,

  7.  

    Glodok dan Kelapa Gading…entar juga kena klaim….huehehehe

  8.  

    SERAKAH….

  9.  

    ZEE Laut natuna utara semoga masih aman, sudah ada Kapal perang indonesia yang jaga disana !!!

    •  

      paling penting lagi terbukti patrolinya sudah rutin digelar, terbukti ada laporan penampakan kapal costguard dan nelayan viet oleh kapal TNI-AL yang dicantumkan dalam global maritime report…

  10.  

    Pasukan serasa udah cukup ditumpuk….berani gertak..

  11.  

    Jin Ping bilang “Justru di Laut kita Jaya”…… 😆

  12.  

    Hhh lama2x cina struk semua

  13.  

    Serakah.

  14.  

    china cuekin aja, anggap aja angin lalu…

 Leave a Reply