Jul 152017
 

Pesawat pembom H-6 Xian Angkatan Udara PLA. © Reuters

Setelah formasi pesawat tempur yang terdiri dari 6 pesawat pembom H-6K China menderu di dua pulau paling selatan Jepang, Kementerian Pertahanan China berkata, bahwa Jepang harus “terbiasa” denganlatihan militer di perbatasan wilayah mereka, seperti dilansir dari laman Sputnik News.

Pesawat pembom H-6K Xian China terbang melintas Selat Miyako, yang memisahkan pulau Miyako dan Okinawa. Jet tempur Jepang langsung mengacaknya dan memprotes pesawat tempur China yang melintas hanya beberapa mil jauhnya dari Pulau Okinawa, tapi pihak China mencatat bahwa mereka tidak melanggar wilayah udara Jepang.

Kementerian Pertahanan China menambahkan bahwa “legal dan tepat” bagi pesawat militer mereka untuk beroperasi di wilayah udara netral, dan mereka menambahkan akan secara teratur melakukan latihan di dekat kepulauan Jepang sesuai dengan “persyaratan misi”.

“Pihak yang relevan seharusnya tidak membuat keributan tentang apa-apa atau memberikan interpretasi berlebihan, semua akan baik-baik saja setelah mereka terbiasa”, pernyataan kementerian tersebut menyimpulkan.

Langkah China tampaknya telah diperhitungkan dengan hati-hati, mereka tidak melanggar wilayah udara Jepang dan juga tidak melanggar wilayah udara Taiwan, namun sangat dekat untuk melakukan keduanya. Ini adalah yang terbaru dari serangkaian latihan serupa dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara China di wilayah Pasifik Barat.

Selat Miyako lebih dari sekedar daerah paling selatan dari wilayah Jepang. Tepat di sebelah Okinawa, yang menampung sekitar 75 persen personil militer Amerika yang ditempatkan di Jepang, dan ini juga cukup dekat dengan gugusan pulau yang di sengketakan antara China dan Jepang di Laut China Timur.

Otoritas China telah menyangkal bahwa ada kepentingan simbolis atau politis dalam latihan tersebut.

“Selat Miyako adalah jalur laut internasional yang paling nyaman bagi China untuk memasuki Samudra Pasifik. Pelatihan pelayaran reguler dari China merupakan bagian dari rencana pembangunan untuk memperbesar jangkauan tempur kekuatan militer yang bertujuan untuk menjaga perdamaian serta stabilitas regional”, tutur Jiang Lifeng, seorang peneliti senior di Akademi Sains China.

Pada bulan Maret 2017, sekitar 13 unit pesawat angkatan laut China terbang melintas selat Miyako. Latihan skala besar termasuk pesawat pembom, pesawat tempur serta pesawat peringatan dini. Pada bulan April, Angkatan Laut China juga mengirimkan beberapa kapal melalui Selat Miyako.

China terbang melintasi Selat Miyako pada bulan Mei 2015 lalu dengan dua pembom H-6. Jepang membalas dengan mengerahkan jet tempur mengacak formasi tersebut, seperti yang mereka lakukan ratusan kali dalam setahun melawan China. Kejadian serupa kembali terjadi pada bulan September, November dan Desember 2016.

Pembom strategis jarak jauh H-6K dapat membawa rudal anti-kapal supersonik atau rudal jelajah serang darat subsonik, menjadikannya senjata serbaguna melawan target angkatan laut dan darat, ditambah lagi memiliki kemampuan membawa persenjataan nuklir.

  8 Responses to “China: “Jepang Harus Terbiasa Bomber H-6K Melintas di Sana””

  1. jepang dulu beda dgn jepang skrg..jepang dulu militer nya kuat dgn jiwa samurai..tp klo jepang skrg mlehoy jiwanya jiwa miyabi..mknya trgantung sm As…

  2. Pertamax

  3. “Pihak yang relevan seharusnya tidak membuat keributan tentang apa-apa atau memberikan interpretasi berlebihan, semua akan baik-baik saja setelah mereka terbiasa”, pernyataan kementerian china.

    Ibarat ane punya tetangga cantik dan seksi, dan do’i demen pamer aurat didepan rumah, tentu tidak baik bagi ane teriak-teriak apalagi suit-suit tanpa tujuan jelas. Cukup dg lihat, intip dan sikapi dg bijak karena do’i punya alasan bergaya seksi diwilayah internasional eh pribadi. Demikian pernyataan sepihak china untuk Jepang dan Taiwan, sangat telak untuk sekadar permainan diplomasi. Seharusnya Jepang juga membalas dg mengirim pembom mutakhirnya untuk terbang dekat dg wilayah sensitif china, lalu memberi pengertian pd china untuk bersabar, karena itu merupakan latihan rutin untuk melatih pilot tempur Jepang, khususnya terbang dekat wilayah china..

  4. Sifat dasar China mah bgtu, selagi lemah menjilat sesudah kuat menginjak! Patut diwaspadai para pemangku kekuasaan dan kebijakan NKRI!

  5. Baguslah itumaknanya membangunkan samurai yg Sudah sekian lama santai di belakang rumah.

 Leave a Reply