Jan 202019
 

Stasiun televisi pemerintah China, CCTV memperlihatkan jet tempur siluman berkursi ganda © CCTV.com

JakartaGreater.com – Varian kursi ganda dari pesawat tempur siluman pertama China, J-20 buatan Chengdu Aircraft Industry Group (CAIG), mungkin sedang dalam pengembangan untuk memenuhi peran sebagai pembom taktis, peperangan elektronika (EW), atau pesawat serang kapal induk, seperti dilansir dari laman Global Times pada hari Rabu, 16 Januari.

Konsep varian kursi tandem J-20 ini bukanlah gambar baru dan yang dihasilkan komputer (CGI) dari pesawat siluman semacam itu telah beredar luas di internet pada beberapa waktu terakhir.

Namun, kemungkinan varian seperti itu akan diproduksi oleh China, kini telah meningkat, menyusul siaran stasiun televisi China Central Television (CCTV) yang baru-baru ini merilis laporan yang menunjukkan CGI dari J-20 kursi ganda (tandem).

Jet tempur generasi kelima Chengdu J-20 pamer kemampuan di China Airshow, 11 Nopember 2018 © Xinhua News

Laporan pada tanggal 16 Januari, tidak hanya menyoroti keunggulan memiliki dua awak di lingkungan taktis yang kompleks, akan tetapi patut dipertanyakan, apakah Tiongkok akan menjadi negara pertama di dunia yang memperkenalkan jet tempur siluman kursi tandem.

Sehari sebelumnya, Badan Intelijen Pertahanan AS (DIA – Defense Intelligence Agency) pun menerbitkan laporan tentang Kekuatan Militer China, dimana menurut penilaiannya adalah bahwa Angkatan Udara PLA (PLAAF) “sedang mengembangkan pembom siluman baru jarak menengah dan jarak jauh”.

Pembom siluman jarak jauh terbaru disebut dengan H-20, yang dikonfirmasi PLAAF sedang dikembangkan pada 2016. Tidak ada program baru untuk pembom siluman jarak menengah yang telah diidentifikasi dalam sumber terbuka, jadi pengembangan J-20 untuk peran itu, dapat mencerminkan penilaian DIA.