China Membangun LHD Tipe 075 Generasi Baru

China dilaporkan membangun kapal serang amfibi besar generasi baru semacam kapal induk helikopter, seperti diberitakan oleh South China Morning Post yang berbasis di Hong Kong pada hari Rabu.

Sebuah galangan kapal yang berbasis di Shanghai diduga mulai membangun Landing Helicopter Dock (LHD) Tipe 075, sebuah langkah untuk meningkatkan kekuatan Angkatan Laut China yang terus memproyeksikan dominasinya untuk melindungi kekuasaan negara di luar negeri.

Model LHD yang didedikasikan untuk ekspor, diusulkan oleh grup CSIC

China Membangun LHD Tipe 075 Generasi Baru 1

Tidak seperti kapal yang dibuat sebelumnya untuk Angkatan Laut China, kapal amfibi baru tersebut jauh lebih besar dan dapat berfungsi sebagai kapal induk. Tipe 075 juga memiliki kapasitas untuk meluncurkan jenis helikopter berbeda untuk menyerang kapal-kapal perang, pasukan darat, atau kapal selam musuh di Laut China Timur maupun di Laut China Selatan.

Laksamana Madya Shen Jinlong, Kepala Staf Angkatan Laut China, pada hari Minggu, 26 Maret 2017 mengunjungi Hudong Zhonghua Shipbuilding Company yang memiliki spesialisasi dalam pembuatan LHD, kata perusahaan itu. Dan sumber yang dekat dengan Angkatan Laut China mengatakan bahwa kunjungan inspeksi tersebut menegaskan bahwa kapal kelas baru sedang dikerjakan.

“Pembangunan kapal Tipe 075 akan berjalan hingga dua tahun kedepan. Kapal pertama mungkin akan diluncurkan pada awal tahun 2019 dan memasuki layanan penuh pada tahun 2020”, kata sumber itu.

Desain LHD China tahun 2008. © East Pendulum

China Membangun LHD Tipe 075 Generasi Baru 2

Sementara itu, China mengungkapkan rencana untuk menambah personil Korps Marinir dari 20.000 menjadi 100.000 personil untuk menjaga jalur maritim dan meningkatnya ketertarikan luar negeri. Presiden China Xi Jinping akan mengurangi jumlah Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) sebanyak 300.000 personil, dengan pengurangan sebagian besar berasal dari Angkatan Darat China.

Saat ini, China telah mengerahkan setidaknya dua brigade tempur khusus untuk bergabung dengan Korps Marinir. China akan menambahkan brigade ketiga yang akan menjalani transformasi seperti pelatihan khusus dan belajar bagaimana melakukan operasi amfibi.

Dilansir dari East Pendulum menyebutkan bahwa sebenarnya kabar proyek tersebut telah ada sejak 4 tahun lalu hanyalah sebuah rumor, dan sebagian besar adalah palsu. Kabar tersebut telah tersebar luas dalam beberapa tahun terakhir

Proyek Tipe 075 telah diumumkan secara tidak resmi pertama kali pada tahun 2012 oleh mantan perwira teknis dari Angkatan Laut China yang mengungkapkan bahwa proyek pembangunan telah diluncurkan sejak tahun 2011.

Kepala Staf Angkatan Laut China, Laksdya Shen Jinlong dan pimpinan CSSC mengunjungi galangan kapal Hudong-Zhonghua (26/03/2017)

China Membangun LHD Tipe 075 Generasi Baru 3

Dalam konfigurasi awal yang diusulkan, kapal induk helikopter Angkatan Laut China memiliki bobot 48.000 ton dan dapat membawa hingga 38 helikopter, yaitu mirip dengan kelas Wasp dari Angkatan Laut AS.

Tapi untuk beberapa alasan – mungkin karena anggaran, propulsi, atau perubahan kebutuhan bisnis – solusinya adalah kapal berbobot 36.000 ton dengan kapasitas 28 helikopter.

Mencermati bahwa mesin diesel 16PC2-6B 9000 kW akan menjadi bagian dari penggerak LHD Tipe 075, menurut sebuah artikel di situs Walikota Shanghai pada bulan Juni 2015, yang menutip pernyataan CEO Hudong Mesin Berat Co, LTD, sebuah anak perusahaan dari grup CSSC yang mengkhususkan diri dalam mesin diesel laut. Keluarga mesin diesel yang sama juga digunakan oleh kapal tanker Tipe 901 (40.000 ton) dan kapal serang amfibi Tipe 071 (20.000 ton).

Rincian peralatan untuk LHD Tipe 075 masih belum terungkap untuk saat ini, namun kemungkinan akan dilengkapi dengan 2 buah CIWS H/PJ-11 dan 2 peluncur rudal HQ-10 untuk perlindungan diri.

Diprediksai bahwa modul pertama dari LHD Tipe 075 akan datang sebelum akhir tahun. Salah satu sumber menyebutkan bahwa Angkatan Laut China telah memesan 3 unit LHD Tipe 075 untuk gelombang pertama, namun jumlah akhir bisa bervariasi, semua tergantung pada situasi geopolitik di seluruh China.

Leave a Reply