Mar 202017
 

Rudal balistik jarak menengah Dongfeng DF-21D buatan China. (© Wikipedia)

MOSKOW – Sebagaimana dilansir dari Sputnik News, peluru kendali Dongfeng 16 memiliki jangkauan sekitar 1.600 kilometer dan sistem anti rudal balistik Taiwan akan mengalami kesulitan untuk mencegat mereka, yang ditambah dengan penyebaran rudal lainnya oleh China.

Tampaknya pengerahan rudal-rudal tersebut menunjukkan modernisasi senjata yang bisa ditujukan kepada Taiwan, demikian menurut surat kabar China Post yang mengutip laporan yang disampaikan oleh Feng ke Badan Legislatif Yuan.

Feng dalam laporannya mengatakan bahwa Taiwan akan meng-upgrade sistem peringatan dini dan memperkuat langkah-langkah respon sementara pada saat yang sama menjaga kebijakan yang ditujukan untuk perdamaian dan komunikasi.

Sejak tahun 1949, ketika pasukan Kuomindang pindah ke Taiwan sebagai akibat dari kekalahan melawan komunis Mao Zedong, Beijing telah menganggap pulau Taiwan sebagai provinsi yang membangkang.

Pada tahun 1992, kedua belah pihak mencapai konsensus bahwa hanya ada satu China, meskipun mereka tidak mengeluarkan arti penuh dari kesepakatan tersebut dan semua implikasi dari penerapan kesepakatan “satu China”. Namun, konsensus ini diandaikan bahwa Taiwan tidak akan mencari kemerdekaan secara resmi.

Bagikan Artikel:

  24 Responses to “China Miliki Rudal Dongfeng Jarak Menengah, Mungkin Membidik Taiwan”

  1. benarkah-?

  2. terserah manehlah nembak saha ge

  3. Walaupun pake smerch atau rhan sekalipun kalo di salvo siapa yg bisa…nangkis..apalagi disalvo dong feng…icbm nuklir..aduhh..

    Nangis iya nangkis tidak..

  4. icbm disalvo ?

  5. kira2 kebijakan apa yg muncul oleh pejabat2 NKRI ketika Taiwan dianeksasi RRC mengingat kebijakan 1 negara dua sistem mulai memudar seiring campur tangan langsung RRC terhadap pemilu Hongkong 2014 lalu?

    • hong kong milik rrt

    • Entahlah, kepala saya gk kepikiran sampe kesitu 😆

      Btw… daripada ngomongin masalah Reaksi pejabat kita saat taiwan dianeksasi, mendingan kita bahas masalah kemungkinan perang taiwan n chinok, seberapa mungkinkah hal itu terjadi? Pendapat bung?

      • perasaan udah tak perlu dijawab itu bung semakin tinggi di eranya trump
        bahkan sebelum dilantik trump dgn nyamannya menelpon presiden taiwan
        kita bisa lihat reaksi china selanjutnya disambut dgn latihan penembakan rudal2 ballistik,
        beberapa kali china melakukan tindakan subversif pada pemilu legislatif dan eksekutif taiwan dgn mendanai partai berhaluan2 kiri

        • Maksudnya, kemungkinan perang antara china dan Taiwan akan semakin tinggi di era Trump?

          Tapi bagaimana dengan konsekuensi? Perang antara taiwan dan China pasti akan “Cukup” berdampak pada Ekonomi china, lalu kenapa china benar2 “Harus” menganeksasi Taiwan? Apakah sepadan dengan resiko yg diambil?

          • yg anda pertanyakan tuh sama dengan pemikiran analis2 120 tahun lalu bahwa perang antara inggris dan jerman takkan meletus lantaran simbiosis mutualisme di bidang perdagangan dan konsekuensinya.
            namun yg terjadi adalah peperangan era modern tidak dimulai dgn siapa jotos duluan
            melainkan dgn perang pengaruh alias proxy dan di semenanjung balkanlah flashpoint pertama muncul.

            china sendiri tetap memaksa dgn kebijakan satu china nya, di eranya nixon sudah diakui namun lantaran “enemy of my enemy is my friend” alias perang dingin
            berhubung situasi geopolitik sudah berubah skarang dan trump ingin mengimbangi kembali kekuatan ekonomi as terhadap china tentu ada imbasnya ke kebijakan satu china oleh pendahulunya.

            soal sepadan atau tidak saya cuma bisa analisa sedikit.
            juga ada laporan dari pers china mengkritik kebijakan pemerintahan pusat terlalu ambisius yg mengakibatkan potensi titik2 konflik di perbatasan dgn potensi menghadapi lebih dari setengah kekuatan global.

          • antara perang china dan Taiwan, saya rasa memang mustahil terjadi, tapi nyatanya sejarah berkata sebaliknya.

            Dan masalah “Apakah Sepadan?”. Itulah yg selama ini membuat saya bingung, apakah benar2 sepadan? Sehingga China Rela memgambil resiko sebegitu besarnya demi menguasai dan memilki Taiwan? Biarlah waktu yg bicara 🙂

    • sangat dalam pertanyaannya bung :D

  6. 1.600 km

  7. Kalau SRBM yg ini lumayan untuk dibeli walaupun Kw tapi enak buat hancurin LHD Australi..di tambah si singapore yg wilayahnya kecil..

  8. Negara ambisius dan rakus, ini yg diajak kerjasama dgn Indonesia alamat akan menikam dr belakang!

 Leave a Reply