Oct 102018
 

Pesawat udara tanpa awak (UAV) Wing Loong II buatan China © Mztourist via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pakistan Aeronautical Complex (PAC) bersama Chengdu Aircraft Corporation (CAC) dilaporkan akan bersama-sama memproduksi sebanyak 48 pesawat udara tanpa awak berkemampuan menyerang dan pengintai, Wing Loong II, seperti di lansir dari laman IHS Jane.

Pengumuman tersebut dibuat pada tanggal 6 Oktober 2018 lewat halaman Facebook Tim Sherdils Aerobatic Angkatan Udara Pakistan (PAF), juga diliput oleh Global Times. Namun, tidak ada rincian yang diungkapkan tentang nilai kesepakatan, kapan dimulai, jadwal pengiriman, serta apakah semua platform dimaksudkan untuk digunakan oleh militer Pakistan atau pesanan negara lain.

Jika dikonfirmasi, maka kesepakatan itu akan menjadi salah satu pesanan asing terbesar yang diketahui untuk UAV turboprop yang dikembangkan oleh China.

Perkembangan terakhir terjadi setelah citra satelit komersial yang ditangkap pada 24 November 2017 menunjukkan bahwa militer Pakistan mungkin sudah mengoperasikan UAV Wing Loong I. Citra tersebut menunjukkan gambar yang tampak seperti Wing Loong I di depan hanggar di Pangkalan Udara MM Alam PAF di Distrik Mianwali, yang terletak di Provinsi Punjab, Pakistan.

Pesawat udara tanpa awak (PTTA) Wing Loong II buatan China © Wikimedia Commons

UAV tempur generasi kedua, Wing Loong II pertama kali ditampilkan di China Airshow 2016 di Zhuhai, dan melakukan penerbangan perdananya pada bulan Februari 2017.

Pada bulan Desember 2017, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa platform pesawat udara tanpa awak ketinggian medium dan tahan lama (MALE) tersebut mampu untuk menghancurkan lima target secara berurutan dengan menggunakan lima jenis rudal berbeda, sebagai bagian dari uji tembak secara langsung.

Mengutip pernyataan dari Aviation Industry Corporation of China (AVIC), bahwa UAV Wing Loong II mencapai “100% hit rate” yang menetapkan rekor live-firing baru untuk UAV buatan China dalam satu sortie.

Wing Loong II memiliki desain yang sangat mirip dengan UAV MQ-9 Reaper produksi General Atomics Aeronautical Systems Inc (GA-ASI), pesawat monoplane bersayap ramping dan empennage dengan ekor V-tail serta ventral yang menonjol.

  2 Responses to “China-Pakistan Produksi Bersama Wing Loong II”

  1.  

    Kalau bisa terbang di ketinggian 10.000 meter bagus tuh, tidak bisa kena sasaran tembakan GPK, drone cukup tinggal nimpukin GPK dgn paku, batu dan helm

    😀

  2.  

    kapan kita bisa buat pesawat uav yg besar seperti ini.

 Leave a Reply