China : Palestina Harus Diperbolehkan Merdeka

21
6
Warga Palestina (belakang) diperiksa tentara Israel.

Beijing – Palestina harus dibolehkan membangun negara merdeka, ujar Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Kamis, 13/4/2017 sesudah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki, yang mendorong Beijing berbuat lebih banyak dalam upaya perdamaian Timur Tengah.

Utusan China kadang-kadang mengunjungi Israel dan Palestina, tapi China sejak lama memainkan peran kecil dalam sengketa atau diplomasi Timur Tengah, kendati tergantung pada minyak wilayah itu.

Wang dalam jumpa pers bersama dengan Maliki mengatakan bahwa 70 tahun sesudah resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang rencana untuk negara Yahudi disahkan, Palestina masih dicegah untuk memiliki negara merdeka.

“Itu tidak adil. Itu jenis ketidakadilan sejarah, yang harus diralat. Itu tidak bisa berlanjut,” ujar Wang.

Sudah waktunya mengatasi kelemahan dan memulai lagi pembicaraan perdamaian Israel-Palestina, katanya.

Maliki menyatakan Palestina menghargai dan menyambut upaya China untuk memudahkan upaya perdamaian.

“Kami mendorong China melakukan lebih dari pendekatan semacam itu, untuk melihat perdamaian pada akhirnya dicapai di wilayah kami,” tambahnya.

Beijing secara tradisional memiliki hubungan baik dengan Palestina.

Tapi, Timur Tengah penuh dengan bahaya bagi China, negara dengan sedikit pengalaman mengelola ketegangan politik dan keagamaan, yang sering mengguncang wilayah tersebut.

Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Maret bahwa hidup berdampingan secara damai Israel dengan Palestina akan baik bagi kedua pihak dan kawasan tersebut, dan bahwa itu disukai masyarakat dunia.

Antara/Reuters

21 COMMENTS

  1. Mereka lagi mau merangkul negara 2 muslim yg merasa tersingkir dari perhatian usa belakangan ini, dalam rangka mensukseskan lcs dan lct , uda terlihat dgn mencari dukungan arab saudi juga turki yg punya pen garuh ,dikancah negara muslim atau oki , wallahualam ,

LEAVE A REPLY