May 182018
 

Helikopter ASW Harbin Z-9 milik Angkatan Laut China. © POA(Phot) Owen King via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Varian terbaru dari helikopter pengintai/serbu multiperan buatan China, yakni Z-19 telah mengakhiri uji tembaknya minggu ini. Varian seri Z-19 ini, yang memasuki layanan Angkatan Bersenjata China pada tahun 2012, telah menunjukkan kemampuan manuver ultranya dan Aviation Industry Corporation of China (AVIC) milik negara, sebagai pengembangnya, menaruh harapan besar pada kemampuan pasarnya di luar negeri, seperti dilansir dari laman Asia Times.

Varan ekspor Z-19E ini, melakukan beberapa tes penerbangan dengan rudal udara-ke-udara dan udara-ke-darat serta proyektil roket dalam serangan presisi, disaksikan oleh sejumlah diplomat asing yang diundang untuk mengamati latihan tersebut, menurut People’s Daily.

Helikopter single-rotor Z-19E memiliki kokpit tandem serta bodi yang sempit dengan sistem avionik, senjata miniatur dan komprehensif serta terpasang radar kendali tebak gelombang milimeter untuk multitasking dalam semua kondisi cuaca. Secara khusus, helikopter multiperan inimemiliki dua pylon store untuk roket, pod senjata dan delapan rudal HJ-8 atau rudal anti-tank/udara-ke-permukaan/anti-kapal serta rudal udara-ke-udara.

Helikopter ASW Harbin Z-19 (varian ekspor dari Harbin Z-9) buatan China. © Allen Zhao via Wikimedia Commons

Helikopter varian Z-19E memiliki muatan besar yang efektif dengan berat lepas landas maksimum 4,25 ton pada kekuatan sepasang mesin turboshafts WZ-8C yang memiliki 940 daya kuda (masing-masing). Fitur lainnya adalah layar yang dipasang di helm guna memproyeksikan informasi ke mata pilot.

China mengklaim bahwa helikopter serbu serbaguna tersebut mampu menggagalkan taktik Taiwan untuk menggunakan kapal perang kecil untuk menyerang kapal perang PLA Navy.

Seperti banyak senjata dan pesawat lainnya yang China lemparkan untuk pasar ekspor, helikopter pengintai dan serbu ini dimodelkan pada komponen komersial dari produk asing, dalam hal ini adalah seri Eurocopter AS365 Dauphin, yang dibuat lisensinya oleh AVIC.

Angkatan Udara Pakistan dan juga Malaysia dikatakan sebagai pembeli potensial dari seri tersebut, menurut portal berita China yakni Sina News.

Sementara itu, armada PLA Navy baru-baru ini melakukan latihan tembak pakai amunisi aktif dengan helikopter-helikopter angkatan laut yang melibatkan sejumlah helikopter anti-kapal selam Z-9 yang telah dimodifikasi di sekitar Laut China Selatan.

“Helikopter serbu anti-kapal kami dapat dengan mudah melawan skema ini dan menghancurkan kapal-kapal kecil Taiwan tersebut”, menurut seorang komentator CCTV selama program tersebut.

Program Televisi Sentral Cina (CCTV) menyebut tentang penggunaan helikopter Z-9 dan Z-19 untuk meningkatkan kemampuan serangan PLA Navy dalam menghadapi Taiwan atau musuh lainnya di Laut China Selatan.

  19 Responses to “China Pamer Helikopter Serbu dan Anti Kapal”

  1.  

    boleh lah

  2.  

    Mirip hasil contekan milik tetangga

  3.  

    Kualitas metalurgi mesin,rotor dan bilah baling2nya gmn ya?

  4.  

    Indonesia Darurat Sikorsky !

  5.  

    Hahaha. Versi Low Budget Dari Duphin Kesayangannya Mbh Mien.

  6.  

    Ga usah keluar fulus milyaran dolar bisa buat sendiri,yg dibeli Bru ga ada rudal hellfire Amerika radarnye

  7.  

    TNI kasian Apache ga ada rudal api neraka Ama radar canggihnya beda yg usa punya bung

 Leave a Reply