Apr 082017
 

Armada jet tempur J-11 Angkatan Udara China

Sebuah jet tempur J-11 China, telah terdeteksi di sebuah pulau yang dikendalikan Beijing di Laut China Selatan untuk pertama kalinya dalam tahun ini, menurut sebuah lembaga think tank asal Amerika Serikat, seperti dilansir dari Defense World.

“Lebih banyak  jet tempur diyakini berada di dalam hangar terdekat, menurut lembaga think tank AS, Asia Maritime Transparency Initiative (AMTI), yang merupakan bagian dari Pusat Strategis dan Studi Internasional” seperti dikutip oleh berbagai media pada hari Kamis (04/04/2017).

Citra satelit diambil oleh AMTI menunjukkan sebuah jet tempur J-11 yang ditempatkan di lapangan terbang di Woody Island yang berada dalam gugus pulau Paracel. Foto itu diambil pada tanggal 29 Maret 2017 silam.

“Ini adalah pertama kalinya kami melihat jet tempur J-11 di Woody Island selama hampir setahun”, kata Conor Cronin, seorang penelitian di AMTI. “Telah ada penyebaran jet tempur pada bulan April 2016, tapi kami belum melihat apa pun sejak saat itu”, tambah Cronin.

Terlepas dari penyebaran jet tempur sebelumnya, China telah mempertahankan sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) HQ-9 pada Woody Island selama lebih dari setahun dan telah mengerahkan sejumlah rudal jelajah anti kapal ke pulau tersebut.

Berita terbaru tentang penyebaran jet tempur muncul setelah Trump bertemu dengan Xi Jinping di resort Mar-a-Lago, Florida, AS. Dalam pertemuan pertama mereka, keduanya diperkirakan akan membahas klaim AS bahwa China telah memiliterisasi pos-pos di Laut China Selatan.

Beijing terus memperluas kemampuan militernya di perairan tersebut karena berusaha untuk memperkuat kontrol yang efektif dari banyak jalur diperairan tersebut, di mana sebanyak USD 5 triliun perdagangan melewati Laut China Selatan setiap tahunnya.

Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan dan Brunei juga memiliki klaim yang tumpang tindih. Hingga saat ini China telah membangun tujuh pulau buatan di kepulauan Spratly yang diperebutkan tersebut, dengan tiga pulai diantaranya dilengkapi dengan landasan udara yang memiliki grade militer.

AMTI pada akhir Maret 2017 mengatakan bahwa bangunan utama di tiga pulau terbesar di kepulauan Spratly hampir selesai, yang memungkinkan Beijing untuk menyebarkan jet tempur dan peluncur rudal mobile ke daerah tersebut setiap saat.

Tiga pulau memiliki hangar yang dapat menampung 24 unit pesawat tempur dan 4 pesawat berbadan besar, termasuk pesawat pengintai, pesawat transportasi, pesawat tanker ataupun pesawat pembom. Shelter yang diperkuat dengan atap yang dapat ditarik untuk peluncur rudal mobile juga telah dibangun di pulau-pulau tersebut.

China juga telah membangun radar dan sensor array pada ketiga pulau terbesar, posisi mereka berdekatan dengan struktur pertahanan yang mampu memberikan perlindungan terhadap serangan udara ataupun rudal.

Penyebaran rudal dan pesawat tempur di Woody Island bisa menjadi cetak biru bagaimana China akan melanjutkan dengan fasilitas lain di Kepulauan Spratly, menurut analisis para ahli menambahkan.

“Membangun jaringan pos-pos di Laut China Selatan adalah cara yang strategis dan tegas untuk menggeser keseimbangan militer regional dalam mendukung China”, menurut sebuah laporan yang dirilis tahun lalu oleh lembaga think tank Lowy Institute asal Australia, yang berjudul “Pergeseran Lautan: Ketegasan Pasif Terbaru China dalam Keamanan Maritim Asia”.

“China akan dapat memperluas jangkauan dan daya tahan militer serta patroli penjaga pantainya, menyebarkan angkatan udara, angkatan laut dan aset penjaga pantai, juga melakukan patroli udara di atas perairan yang disengketakan, memungkinkan dalam mendukung ADIZ”, tambah pakar tersebut.

Kombinasi fasilitas radar berbasis darat, sistem pertahanan udara, rudal anti kapal dan jet tempur dipangkalan terdepan akan memfasilitasi pengembangan “zona larangan mini” yang membentang ke sebelah selatan dari Pulau Hainan China dan bisa digunakan untuk secara efektif mengusir Angkatan Laut AS keluar selat Malaka.

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  8 Responses to “China Sebarkan Jet Tempur J-11 di LCS”

  1. Chipeng lg…

  2. Test komen

  3. Nah ini baru sangar

  4. Semakin agresive dan rakus nih negara naga api gadungan!

  5. tidak ada militerisasi pulau2 buatan utk tujuan sipil di lcs

    itu adalah pesawat tempur utk keperluan sipil

  6. Klo ada 24 x 3 = 72 jet tempur J-11 sanggupkah negara-negara asean melawannya? 😀 hihihi

  7. itu cuman maenan yang mirip J-11, kemaren beli di Rusia

  8. Test

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)