Mar 072018
 

Parade Angkatan Bersenjata China (PLA). © William Ide Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – China pada hari Senin, 5 Maret mengumumkan bahwa anggaran militernya tahun ini akan tumbuh sebesar 8,1 persen dari tahun 2017, suatu kenaikan yang lebih besar dibanding dua tahun sebelumnya bahkan pada saat negara tersebut mempertahankan target pertumbuhan ekonominya, seperti dilansir dari CNBC.com.

Anggaran Pertahanan tahun 2018 akan menjadi ¥ 1,11 triliun atau sekitar $ 175 miliar, menurut laporan anggaran yang dikeluarkan di saat pembukaan pertemuan tahunan parlemen negara tersebut.

Tahun lalu Anggaran Pertahanan China ditetapkan hanya meningkat 7 persen, menjadi ¥ 1,044 triliun atau sekitar $ 164,60 miliar dan hanyalah seperempat dari pengeluaran pertahanan AS yang diusulkan untuk tahun ini.

Kenaikan “anggaran” adalah angka yang diawasi dengan ketat di seluruh dunia sebagai petunjuk terhadap tujuan strategis China, yang muncul di saat pertumbuhan ekonomi meningkat, sekitar 6,9 persen tahun lalu, percepatan pertama pertumbuhan tahunan sejak 2010.

China tetap mempertahankan target pertumbuhan ekonomi 2018 disekitar 6,5 persen, Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan dalam sambutannya tersebut disiapkan untuk pengiriman di sesi pembukaan parlemen, masih sama seperti pada 2017 lalu meskipun berhasil mencapai pertumbuhan.

“China akan memajukan semua aspek pelatihan militer dan kesiapsiagaan perang, dan dengan mapan dan tegas untuk melindungi kepentingan kedaulatan, keamanan serta pembangunan nasional”, kata Li.

Li menambahkan bahwa sedang dihadapkan pada perubahan besar dalam lingkungan keamanan nasional kepemimpinan mutlak militer oleh Partai Komunis yang berkuasa harus diobservasi, dan persatuan antara pemerintah dan militer serta rakyat dan militer harus selalu kuat seperti batu.