China Tuduh AS Langgar Perbatasan Maritimnya

Pembangunan pangkalan militer di gugusan karang yg ada di Laut China Selatan. © CSIS

JakartaGreater.com – Beijing telah menyatakan bahwa China akan mengambil tindakan yang diperlukan, untuk menjaga kedaulatannya, setelah kapal perusak Angkatan Laut A.S. berlayar dalam batas 12 mil dari zona yang diklaim oleh China di wilayah Laut China Selatan.

Seperti diilansir dari laman Sputnik, menyebutkan bahwa disaat Pemerintah AS mencari bantuan Beijing dalam mengurangi potensi ancaman nuklir yang diajukan oleh Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), sebuah kapal perusak rudal, USS Hopper, berlayar di dalam batas maritim Laut China Selatan yang diklaim oleh China.

“Setelah dilakukan konfirmasi atas identitas kapal perang AS, Beijing memerintahkan kapal perang tersebut untuk menarik diri”, tutur juru bicara kementerian luar negeri China, Lu Kang.

Lu mengamati bahwa kapal perang Angkatan Laut AS telah melanggar kedaulatan dan kepentingan keamanan Beijing dan bertindak dengan cara yang mengancam terhadap kapal dan personil China di wilayah tersebut.

Juru bicara kementerian luar negeri China menambahkan bahwa Beijing dengan tegas menentang penggunaan kesepakatan kebebasan navigasi global sebagai alasan untuk melakukan perjalanan melalui perairan yang disengketakan, ia menunjukkan bahwa AS harus “memperbaiki kesalahannya”, seperti dikutip oleh Reuters.

“Semua operasi dilakukan sesuai dengan hukum internasional dan menunjukkan bahwa AS akan terbang, berlayar dan beroperasi di manapun hukum internasional mengizinkan”, kata juru bicara Pentagon Letkol Christopher Logan.

Sebuah pernyataan dari Pentagon meremehkan masalah tersebut, dengan tidak secara langsung merujuk pada insiden itu, sementara menegaskan bahwa Angkatan Laut AS berpatroli di seluruh dunia secara teratur melakukan misi “kebebasan navigasi” .

Tinggalkan komentar