Dec 292017
 

Citra komputer Kendaraan Luncur Hipersonik (HGV) WU-14. © Wikipedia

JakartaGreater.com – Dua uji coba rudal balistik DF-17 dilakukan masing-masing pada tanggal 1 November dan 15 November, menurut penjelasan singkat pejabat AS mengenai penilaian intelijen kepada The Diplomat pada tanggal 28 Desember, seperti dilansir dari laman Sputnik News.

Tes 1 November terdiri dari pengujian kendaraan luncur hipersonik (HGV – Hypersonic Glide Vehicle) pertama di dunia yang menggunakan sistem dimaksudkan untuk diajukan secara operasional”, kata pejabat AS tersebut. AS dan Rusia telah bekerja keras dalam mengasah teknologi peluncur hipersonik, namun tak satupun dari kedua negara tersebut diketahui telah melakukan pengujian HGV yang siap untuk beroperasi.

HGV China yang digunakan pada tes 1 November dirancang khusus untuk rudal balistik jarak menengah DF-17. Rudal tersebut mendarat hanya “beberapa meter” dari sasaran yang diinginkan dan diperkirakan akan beroperasi penuh pada tahun 2020, menurut penilaian intelijen AS.

Daya tarik utama HGV adalah bahwa mereka dianggap kurang rentan terhadap sistem pertahanan rudal lawan. Dengan kecepatan tinggi di mana kendaraan dapat mengangkut muatan, pencegat rudal tidak memiliki banyak waktu untuk menetralisir proyektil sebelum muatan mencapai sasarannya, menurut laporan Daily Beast.

“Kombinasi kecepatan tinggi, manuver dan ketinggian yang relatif rendah membuat [HGV] sebagai target yang menantang bagi sistem pertahanan rudal”, tulis laporan Pusat Intelijen Udara dan Ruang Angkasa Nasional yang dirilis pada bulan Juni lalu.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa HGV mampu meluncur lebih cepat dari 5 Mach dan menghabiskan sebagian besar penerbangan mereka di tempat yang jauh lebih rendah daripada rudal balistik.

Menurut James Syring, direktur Badan Pertahanan Rudal AS menyebut bahwa kendaraan luncur hipersonik (HGV) dan rudal yang bergerak pada lintasan non-balistik pertama kali diusulkan selama Perang Dunia ke II, dan kemajuan teknologi saat ini membuat sistem tersebut dapat diaplikasikan.

  26 Responses to “China Uji Rudal Balistik Baru dengan Kendaraan Luncur Hipersonik”

  1.  

    China duitnya nggak habis-habis apa ya

    •  

      Ya gak habis2 bung selagi masyarakat dunia membeli produknya yg murah meriah tanpa memikirkan jangka panjang kualitas dan usia pakai!he3. Tapi hebat jg China berawal dr jiplak dan curi teknologi sampai bs mengembangkan dan produksi secara mandiri, itu efek gentar yg sesungguhnya, RI kapan menyusul kemajuan klu dana masih terbatas, kalah otak dagang ma China.

      •  

        China saat ini memang ekonomi nya sedang maju pesat bung, disegala bidang china sdh berbenah, itu pun sdh diprediksi oleh ekonom2 dunia, sama hal nya dgn indonesia yg diamati akan menjadi negara maju dna modern di thn 2045-2050,,.,skr tinggal masyarakat nya aja, mau membantu indonesia ke arah sana ato ga? klo masih banyak yg korupsi duit negara hingga bertriliun2 rupiah itu, dijamin ga bakal trcapai,.,justru kebalikannya,,.menjadi negara miskin dan terbelakang

        •  

          Krn dlm beberapa tahun kedepan china akan mendominasi ekonomi dunia menggeser amrik…

          •  

            Exactly…tp dgn bbrp persyaratan, krn ga mungkin as memberi gelar semudah itu kpd china,,,gengsi as segede gaban bung,,.

        •  

          Itu yg saya khawatirkan bung, dengan menaikkan segala macam biaya pelayanan, menerapkan berbagai macam jenis pajak, klo semua itu hanya untuk di korupsi lalu untuk apa dilakukan? Toh yang menjadi korban adalah masyarakat.

          Saat ini kita tidak bisa yakin, apakah wakil rakyat yang kita pilih, apakah kepala daerah dan atau kepala negara sekalipun bisa bebas dari korupsi?

          Kita lihat saja, pejabat dan bahkan aparat penegak hukum sudah menjadi bagian dari sistem tersebut…

        •  

          Karena dsn Koruptor yg jelas lbh berbahaya drpd pembunuh gak dihukum mati dan disita seluruh harta dia dan keluarganya seperti China, malah diberi Fasilitas penjara VIP ditambah remisi dgn segala embel2 alasan dan tetap aja koleganya diinstitusi maupun dipartai membela mati2an! Selagi Hukum masih tajam kebawah sulit bagi RI bangkit menjadi macan Asia.just imho.

    •  

      Gak habis bung, soalnya duitnya dihasilkan dr rakyat mereka sendiri yg belanja barang yg diproduksi di dalam negeri mereka dng harga murah. Ditambah negara lain membeli jg barang mereka dng hrg murah. Itu nilai plus China.

      •  

        O pantesan. Pasar domestik mereka sendiri sudah sangat besar. Apalagi kalo sampai ekspor. Gimana nggak tajir tuh negara ..

      •  

        Kelemahan China adalah China sekarang dituntut untuk membuat sebuah benda atau alat yg punya teknologi tinggi tapi dg harga murah. Itu akan sangat susah.

        Disisi lain biaya kebutuhan hidup semakin tinggi, itulah kenapa kalo China punya proyek diluar negeri semua tenaga kerja dari yg ahli hingga kasarnya diambil langsung dari China. Bung Yuli udah ketemu langsung sama mereka tuh. Mungkin Bung Yuli bisa ceritain sedikit ttg mereka.

      •  

        Yg ini no kw tpi pioner blm th depan pesawat hipersonicnya

  2.  

    Coba sekali sekali judulnya”Indonesia Uji Rudal Balistik Dengan Kendaraan Luncur Hipersonik”.
    Pastinya keren banget.
    #berharapkanboleh

  3.  

    Judul nya jet tempur mutakhir, tau nya gambar hawk…xixixi kirain Esutigalima

  4.  

    Judulnya jet tempur mutakhir, tau nya gambar hawk,,,.kirain esutigalima…xixixi

    http://intisari.grid.id/Unique/Fokus/Jet-Tempur-Mutakhir-Itu-Ibarat-Macan-Bertaring-Bagi-Tni-Au-Untuk-Gentarkan-Lawan

  5.  

    Mach 5 apa 5 Mach???

    Sangat menarik, kalo bisa membaca emisi dan pola manuver HGV China, THAAD pun bisa menghancurkannya. Tapi sepertinya USA kurang begitu tertarik dg HGV. DARPA lebih tertarik dg laser dan meriam elektro magnetik. Apalagi kalo laser nya bisa dipasang di Satelit. Yah, kalo gak ada laser, tiang Tungsten Segede tiang listrik bisa lah buat dipasang di satelit buat pengganti nuklir tanpa radiasi.

  6.  

    Sebetoelnya, kecepatan rudal itu tidak mnjd perhitungan utama untuk menuju targetnya, karna ketika radar lawan mendetek warning? Maka rudal akan mengintersep rudal balistik pd saat brhadapan, bukan pd posisi mengejar, kecuali kecepatan rudalnya tidak bisa didetek dgn apapun & ini mnjd perhitungan sebetoelnya, bukan hitungan tn phd f16 v bantar gebang

    Hahhaahaaaa

  7.  

    Yang ini pioneer bukan kw nanti menyusul pesawat hipersonicnye dah tw ini era kaisar xi jjinpeng ga blh mengikuti tpi hrs jdi pioner,kita juga bisa asal ekonomi maju

 Leave a Reply