Nov 212017
 

dok. Penduduk Rohingya yang meninggalkan rumah mereka di Myanmar mengungsi ke Bangladesh (Unicef)

Shanghai, Jakartagreater.com – China mengusulkan rencana tiga tahap untuk menyelesaikan kemelut Rohingya, dimulai dengan gencatan senjata, dan rencana ini mendapat dukungan Myanmar dan Bangladesh, kata Kementerian Luar Negeri.

Lebih dari 600.000 Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh sejak akhir Agustus 2017, didorong oleh tindakan militer di negara bagian Rakhine, Myanmar. Penderitaan warga Rohingya menimbulkan kecaman dunia.

Dalam kunjungannya ke ibu kota Myanmar, Naypyitaw, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mengatakan bahwa China meyakini permasalahan itu dapat diselesaikan dengan cara yang dapat diterima Myanmar dan Bangladesh melalui perundingan.

Gencatan senjata harus dilanjutkan dengan pembicaraan dwipihak untuk menemukan penyelesaian, yang dapat diterapkan, kata laman kementerian itu pada Minggu, 19 November 2017. Tahap ketiga dan terakhir adalah bekerja menuju penyelesaian jangka panjang.

Wang Yi mengatakan bahwa gencatan senjata pada dasarnya sudah terjadi, dan kuncinya sekarang ini adalah mencegah agar masalah tidak kembali muncul. Wang Yi berharap kedua pihak dapat segera menandatangani dan menerapkan kesepakatan yang sudah dicapai terkait pemulangan pengungsi.

“Masyarakat dunia dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa harus memberi dorongan dan sokongan kepada kedua negara untuk menciptakan kondisi yang diperlukan dan lingkungan yang baik,” ujar Wang Yi, mengutip pernyataan Wang Yi pada pertemuan pers bersama dengan Aung San Suu Kyi, pemimpin Myanmar.

Myanmar mendukung rencana China tersebut yang dipaparkan di Bangladesh, tempat Wang berkunjung pada awal pekan ini. Di Dhaka, Wang mengatakan bahwa masyarakat dunia seharusnya tidak mempersulit keadaan. (Antara/Reuters).

  3 Responses to “China Usulkan Rencana 3 Tahap Penyelesaian Kemelut Rohingya”

  1. Moga kedamaian rohingya terwujud

  2. harus cina yg turun tangan nih…baru beres..

  3. Tetap RI yg pertama sekali membuka jalan damai dan diterima usulannya oleh Myanmar!

 Leave a Reply