Apr 232017
 

Stasiun televisi Cina, mengungkap rudal balistik Dongfeng-11AZT. © CCTV

Cina baru-baru ini telah melakukan demonstrasi bersenjata, yang tampaknya bertujuan untuk meredam ketegangan di Semenanjung Korea yang terus meningkat. Lebih lanjut, Cina telah mengungkapkan beberapa sistem persenjataannya kepada pers, tidak seperti masa lalu.

Seperti dilansir dari Huffington Post, langkah yang dilakukan Cina tampaknya bertujuan untuk mengirim sebuah peringatan kepada pihak Korea Utara dan Amerika Serikat, yang secara langsung terlibat dalam ketegangan di semenanjung tersebut.

Stasiun televisi Cina, mengungkap rudal balistik DF-11AZT (Z2). © CCTV

Faktanya, Cina telah meluncurkan Dongfeng-11AZT (DF-11AZT), sebuah versi upgrade rudal balistik jarak dekat Dongfeng-11 (DF-11). Rudal Dongfeng-11AZT pertama kali diungkapkan ke publik oleh China Central Television (CCTV) pada hari Rabu. Ini adalah rudal balistik taktis baru yang belum pernah diungkapkan sebelumnya dan telah dikembangkan sebagai salah satu tanggapan atas permintaan perang modern.

Dongfeng 11 (varian ekspor: M-11, NATO menyebut: CSS-7), satu tahap rudal balistik jarak pendek (SRBM), dirancang oleh Wang Zhenhua di Sanjiang Missile Corporation yang terletak di Provinsi Hubei.

Rudal Dongfeng 11 dikembangkan pada tahun 1980-an dan ditujukan untuk pasar ekspor. Versi upgrade dari Dongfeng 11A, memiliki peningkatan jangkauan dan akurasi yang lebih besar, telah memasuki layanan militer Cina pada tahun 1999.

Menurut sumber militer, versi dasar rudal DF-11 memiliki jangkauan 280-350 km, hulu ledak 500 kg. Varian rudal DF-11AZT memiliki jangkauan antara 500-700 km. Selain mengusung hulu ledak konvensional (HE), rudal tersebut dapat dilengkapi dengan hulu ledak kimia, dan hulu ledak termobaric (FAE), serta dapat membawa hulu ledak nuklir taktis berkapasitas hingga 20 kt. Selain itu, rudal DF-11 memiliki akurasi tinggi dengan tingkat kesalahan 200 meter dan bisa diluncurkan dari darat maupun laut.

Ini bukan pertama kalinya Cina mengungkap sistem persenjataan kepada publik. Pada awal Februari, Cina meluncurkan rudal DF-16 dalam sebuah latihan militer. Upacara peluncuran kapal induk pertama buatan Cina, “Shandong” dijadwalkan pada hari Minggu (23/04/2017). Termasuk membocorkan kabar tentang rencana untuk membangun kapal induk nuklir.

Seorang mantan perwira di Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mengatakan, “Semenanjung Korea seperti gerbang timur bagi Cina. Apabila bermasalah, akan terjadi kemunduran besar dalam rencana negara tersebut untuk bergabung dalam jajaran negara-negara maju tahun 2025. Oleh karena itu, Cina tidak akan membiarkan adanya kekacauan seperti perang lokal. Militer Cina memiliki semua alasan untuk melakukannya”.

Tampaknya Cina akan melanjutkan upayanya untuk mengurangi ketegangan di semenanjung Korea dengan meluncurkan sistem persenjataan lainnya.

Bagikan Artikel:

  16 Responses to “China Ungkap “DF-11AZT”, Rudal Balistik Jarak Pendek Baru”

  1. Ping

  2. Jarak pendek. Kelebihannya apa ya jika dibandingkan dgn rudal balistik jarak medium-jauh?

  3. Seperti rudal Iskander nya Russia.

  4. HAHAHAHA !!! Apaan !!! Camkan kata-kata ini : KAGAK MONCER NI BARANG !!!

    • Ngomong kagak moncer sambil kencing di celana hahaha

    • Jujur ya, jangan selalu mencap produk China KW. Mereka alutsistanya jauh lebih baik dari kita dan sebagian besar buatan sendiri. Kita punya SS-2 dan SPR-2 yang berkelas dunia. Tapi cuma itu saja. Tidak akan berkutik melawan Donfeng 41. Rhan 450 saja belum masuk jalur produksi. Platform tempur pengusungnya bahkan belum pernah dibuat. Kalau kita mentertawakan prestasi orang lain apalagi yang jauh lebih baik dari kita, kapan kita bisa mengejar ketertinggalan kita?

 Leave a Reply