Apr 122018
 

Jet tempur Boeing EA-18G Angkatan Udara Australia. © Boeing

JakartaGreater.com – Lockheed Martin dan Cobham bergabung dalam pengembangan jammer mutakhir yang disebut Next Generation Jammer Low Band (NGJ-LB) dan telah direncanakan menggantikan sistem jammer taktis ALQ-99 yang digunakan pada jet tempur EA-18 Growler Angkatan Laut AS (US Navy), seperti dilansir dari Cobham.

“Tim Lockheed Martin dan Cobham akan memanfaatkan keahlian kedua perusahaan untuk menawarkan sistem yang sangat penting kepada US Navy dengan peningkatan kemampuan dan mengurangi risiko”, kata Joe Ottaviano, direktur pernika di Lockheed Martin.

Dan menambahkan bahwa tim tersebut yakin dapat memenuhi kebutuhan Angkatan Laut AS untuk meningkatkan kemampuan jamming dengan desain arsitektur terbuka dan terukur yang menyeimbangkan kemampuan dengan ukuran, berat dan kendala daya.

Cobham adalah satu-satunya mitra yang memproduksi Low Band Transmitter/Antenna Group (LBT/AG) untuk jammer ALQ-99 US Navy dan sudah mendukung program itu selama lebih dari 20 tahun.

Lockheed Martin telah mengembangkan solusi pernika itu selama lebih dari 40 tahun dan memiliki pengalaman di berbagai program peperangan elektronik baik di udara dan laut lainnya, termasuk sistem Advanced Off-Board Electronic Warfare (AOEW) dan juga sistem multi-misi AN/ALQ-210 dan Electronic Support Measures (ESM) AN/ALQ-217.

Produk Lockheed Martin itu memberikan kesadaran situasional, peringatan ancaman, dan solusi peperangan elektronika yang telah terbukti untuk mendeteksi, melacak dan menghalangi ancaman yang masuk.

“Cobham terus berinvestasi dibidang pemancar Airborne Electronic Attack (AEA) generasi mendatang untuk komunitas EA-18G dan berharap dapat terus memberikan solusi yang andal dan terukur ke masa depan”, kata Jim Barber, wakil presiden senior dari Cobham Integrated Electronic Solutions, unit bisnis Cobham Advanced Electronic Solutions.

Menurut Barber, kemitraan yang kuat dengan Lockheed Martin dalam program seperti AOEW dan Surface Electronic Warfare Improvement Program (SEWIP) Blok 2, bersama dengan komunitas pernika akan memberi nilai terbaik bagi US Navy. Sistem jammer mutakhir NGJ-LB akan diintegrasikan pada pesawat EA-18G dan akan menggantikan pod low band ALQ-99.

ALQ-99 adalah sistem jamming taktis yang telah disebarkan pada EA-6B Prowler dan sekarang pada EA-18G Growler. Sementara sistem jammer NGJ-LB akan memberikan kemampuan serangan elektronika yang lebih besar secara signifikan pada pita frekuensi yang lebih rendah dari spektrum elektromagnetik melawan ancaman modern.

Berbagi

  14 Responses to “Cobham-Lockheed Akan Kembangkan Jammer Mutakhir”

  1.  

    Wah, jadi juga nih..

  2.  

    sepintas baca LBT/AG seolah jadi LGBT 😆 hihihi

    •  

      wah… makin panas nih… kita lihat aja deh… siapa yg jual dan siapa yg beli

    •  

      False flag yg sukses memicu perang dunia lanjutan!he3. Nyawa manusia kok dinggap murahan dijadikan kelinci percobaan tarik menarik polotik dan pengaruh.

    •  

      ga mungkin lha bung,,,,,medan disana kebanyakan padang pasir dan beberapa ada kota2 yg cocok utk CQC,,,
      kalau padang pasir butuhnya divisi kavaleri, sedangkan amrik kavalerinya disana kgk ada.
      untuk pertempuran kota butuh infanteri dan klo ga spec ops, ditambah lagi medan yg sudah berubah membuat jenderal amrik ragu2 utk menyerang, apalagi klo dronenya kena jammer, makin sulit utk memprediksi kemenangan.

      jadi klo dilihat 2 minggu ini masih ada waktu tenangnya, mobilisasi amrik masih kecil2an.
      tpi klo kedepannya mungkin ada operasi besar….tpi gw ga tahu,,,tergantung pengambil keputusan di amrik sono……..

    •  

      .. aku dr kmrn pantengin berita masalah ini.. berharap jgn Suriah yg jadi ajang..pindah ke Inggris /Perancis biar rakyat sana tau rasanya ketakutan

 Leave a Reply