Cuaca Buruk dan Kehilangan Tenaga – Penyebab F-16 Jatuh di Jerman

Kaiserslautern, Jakartagreater.com – Kehilangan sebagian daya dorong saat cuaca buruk menyebabkan pesawat tempur F-16 dari Pangkalan Udara Spangdahlem jatuh pada musim gugur yang lalu selama penerbangan pelatihan rutin, kata Angkatan Udara pada hari Selasa, lansir Military.com.

F-16 itu jatuh pada 8 Oktober di daerah terpencil yang berhutan dekat kota Jerman Zemmer-Rodt, beberapa mil di selatan pangkalan dan utara kota Trier. Pilot mampu keluar menyelamatkan diri dan mengalami cedera ringan, tetapi pesawat senilai US$ 25,5 juta itu hancur.

“Hilangnya tenaga mesin menyebabkan kegagalan penerbangan dan instrumen navigasi pesawat pada saat kondisi cuaca menghambat penglihatan pilot, mengharuskan pilot untuk bergantung pada instrumen tersebut untuk mempertahankan kontrol pesawat,” kata pejabat Angkatan Udara di Eropa dalam sebuah pernyataan.

“Dua faktor tersebut digabungkan selama fase kritis penerbangan, menyebabkan pilot eject untuk menyelamatkan diri,” kata para pejabat, yang merangkum temuan-temuan Dewan Investigasi Kecelakaan Angkatan Udara.

Pada saat kecelakaan itu, juru bicara Fighter Wing ke-52, Kapten Angkatan Udara Erin Rencanzone, mengatakan tidak ada seorang pun di darat yang terluka dan tidak ada properti yang rusak ketika pesawat itu jatuh.

Tetapi jet tempur itu menghancurkan sekitar 1.000 pohon di atas lima hektar hutan ketika jatuh, menyebabkan setidaknya kerusakan lingkungan sebesar US$ 27.000, kata polisi hutan setempat Thomas Gruenhaeuser, Selasa.

“Jet pecah menjadi potongan-potongan kecil. Anda masih dapat menemukan sejumlah besar pecahan itu di pohon-pohon,” kata Gruenhaeuser.

“Bagi kami, hutan masih menjadi medan perang. Kita harus membersihkan semuanya dan mengubahnya menjadi hutan nyata lagi.”

F-16 Fighting Falcon ditugaskan ke satu-satunya skuadron tempur Angkatan Udara AS yang bermarkas di Jerman, Fad Squadron ke-480 Spangdahlem. F-16 saat itu ikut ambil bagian dalam latihan dasar menguji kemampuan untuk beroperasi di lingkungan masa perang.

5 pemikiran pada “Cuaca Buruk dan Kehilangan Tenaga – Penyebab F-16 Jatuh di Jerman”

  1. sangat wajar pesawat ini banyak mengalami kecelakaan krn pesawat ini paling banyak didunia lebih dari 26 negara didunia memiliki f16 dan menurut military machine 2691 unit terjual didunia menjadikan pesawat f16 paling populer didunia….Ambil contoh pesawat penumpang yg paling banyak jatuh didunia yaitu Boeing dan Airbus krn kedua merk tsb paling banyak digunakan didunia bahkan Rusia dan RRC pun menggunakan Boeing dan Airbus…Di Indonesia kecelakaan darat paling banyak adalah sepeda motor dan merknya Honda kenapa ? krn Honda paling banyak dipakai di Indonesia jadi wajarlah selalu merk yg paling banyak pasti paling banyak kecelakaan….hehehe….

Tinggalkan komentar