Jun 232014
 
Dua TKI asal NTT Kabur dari Malaysia, karena kerap disiksa (photo: Metro TV).

Dua TKI asal NTT Kabur dari Malaysia, karena kerap disiksa (photo: Metro TV).

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, turut berduka cita atas musibah TKI yang tenggelam di Perairan Malaysia. Saya jadi teringat sewaktu merantau ke Batam di tahun 2000 ketika masih situasi krisis moneter, saya sempat melihat teman-teman yang saya temui baik yang dari Jawa, NTB dan lain-lain. Setelah di deportasi dari Malaysia, ada semacam kecanduan untuk masuk menyelundup kembali. Padahal mereka banyak yang sengsara.

Mereka yang menyelundup ke Malaysia biasanya bekerja di perkebunan dan konstruksi. Baik yang ilegal maupun yang legal, banyak yang dibodohi oleh cukong-cukong Malaysia di sana. Jika yang mempunyai passport yang masuk secara legal, cukong Malaysia yang berotak jahat biasanya menahan passport mereka dan setelah sebulan bekerja atau beberapa bulan setelah bekerja ketika mereka meminta gaji, sang cukong konspirasi dengan polisi setempat, untuk menggerebek para pekerja, sehingga ditangkap dan dideportasi. Akhirnya sang cukong tidak perlu dan cuci tangan tanpa menggaji karyawannya.

Apalagi TKI illegal yang masuk ke Malaysia lebih sengsara lagi, selain mendapat perlakuan seperti di atas, mereka kerap diperdagangkan atau human trafficking, bekerja tanpa digaji dan jika mereka berunjuk rasa untuk meminta gaji, maka sang cukung konspirasi kembali dengan polisi di sana untuk menangkap dan mendeportasi kembali. Meskipun tidak semuanya seperti itu, tapi sebagian TKI yang dideportasi, saya lihat berperingai aneh seperti orang yang tidak waras, ada pula yang mempunyai penyakit kaki gajah tanpa diobati hingga tanpa diketahui oleh siapa pun TKI tersebut meninggal, di teras Masjid Raya Sei Jodoh.

Saya dulu sempat mempunyai keinginan untuk bekerja di Singapore, baik legal maupun illegal, karena tertarik oleh gajinya yang Sing$, jika di-kurs-kan ke rupiah lumayan besar tentunya, saya pikir waktu itu. Banyak cara kawan-kawan saya yang saya temui berkisah tentang masuk mengais rezeki di Singapore. Mulai dengan cara overstay alias matikan passport hingga yang illegal dengan mendayung sampan agar tidak terdeteksi oleh radar pemerintah Singapore, tapi di Singapore pun mereka bukan berarti senang. Mereka yang bekerja di sana, agar tidak tertangkap, jika tidur di taman-taman dan ada pula yang tidur di gorong-gorong saluran air yang memang besar-besar, ukuran bisa dilalui mobil seperti saluran banjir kanal di Jakarta, tapi jika overstay dan tertangkap pun bukannya nyaman langsung di deportasi. Oleh pemerintah Singapore TKI illegal kita dipenjara dulu lalu dicambuk sebelum dipulangkan ke Indonesia.

TKI korban Penyiksaan  (photo: jambendawe.wordpress.com)

TKI korban Penyiksaan (photo: jambendawe.wordpress.com)

Cambuknya memang cuma sekali, tetapi sekali cambuk oleh Algojo penjara kulit pantat kita bisa terkelupas dan membekas, seperti yang ditunjukan kawan-kawan saya yang ada di Batam yang bekas cambukannya berbekas jadi kenangan pahit dan pilu. Karena melihat perlakuan yang tidak manusiawi dari 2 negara tetangga tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk bekerja di Indonesia yang jika bekerja keras dan disyukuri hasilnya lebih berlipat-lipat dari pada jadi TKI di Malaysia dan Singapore.

Kalau pepatah bilang “Hujan batu di negeri orang masih lebih baik hujan emas di negeri sendiri” hehehehe… Sebuah celoteh yang teringat masa lalu. (by Gunung Jati).

  71 Responses to “Cukong, Cambuk dan Penderitaan TKI”

  1. Pertamax

  2. GAK ADA ARTIKEL LAIN SELAIN BHS TKI GAK SERU NI, MENDING BABAR RUMOR TTG JET TEMPUR BANGO ATAU JET TEMPUR SRIKANDI INDONESIA

    • Iya elo orang berada kalo kayak mereka masak ngurus jet tempur, mendingan cari makan dengan cara halal walaupun berat dari pada kong kalikong sikut sana palak sini. Mereka minta perhatian dari pemerintah sebagai warga negara dan hebatnya kalo negara ini perang mereka pulang ngga bakalan seperti orang berada yang cenderung pergi. Jadi apanya artikel yang ngga bagus

    • @praboni.. Saudara2 TKI ini jg pny sham dlm pngadaan pesawat tmpur/ alutsista yg laen, devisa dari hasil darah n kringat mrk jg pny andil dlm membiayai pmbangunan di negara ini, namun feedback yg mrk dpt dr pmerintah ini blm seimbang dg pngorbanan yg sdh mrk lakukan.. Mereka lbh mulia dr pjabat2 korup, darah n krgt mrk lbh wangi dr mrk yg suka mnghisap darah rakyat..

      So blajarlah mnghargai pngorbanan TKI ini

      • maksudnya dpercepet tu proyek rahasia JET TEMPUR BANGO BUAT ngehajar malay yg suka nyiksa TKI

        • Ngga nyambung. Kalo maksud ente j10b udah dari kemarin2 tapi bukan proyek rahasia lha wong cina punya. Lainkali sopan sedikit. Lagian kalo beneran tau proyek rahasia pemerintah trus dapet apa. Mau jual informasi atau apa

    • Keep calm bung Praboni, mereka juga saudara qt, kontribusinya cukup besar sbg penyumbang devisa buat negara tp negara kayaknya lalai menghargai mereka. Sesekali kita melihat kebawah agar tdk terpeleset dan tdk jumawa. Masih banyak sodara qt yg butuh perhatian dr qt semua. Banyak pungutan baik resmi maupun tidak resmi yg diterima mereka, shg sy bs memahami kalo mereka banyak yg brgkt dan pulang scr illegal krn sulitnya birokrasi dan oknum birokrat di negara qt yg kurang/blm bs menghargai perjuangan mereka di tanah seberang. Imho

    • Apa ya sudah engkau berikan pada Bangsamu Bung?

  3. Kesempatan.mungkin itu salah satu yg mereka ga punya dinegeri ini.masih bnyak orang2 yg lebih cukup mumpuni dibidangnya tapi ga bsa dpat kesempatan karena dah terisi oleh sanak saudara dari yg sudah kerja duluan dibidang tersebut.hingga akhirnya nekat mengadu nasib dinegeri orang

    • iya bung Guns…., kesempatan kerja yang diberikan pemerintah yang tidak mencukupi, hingga sebagian masyarakat rela untuk mengais rejeki di negeri orang untuk bisa mempunyai kehidupan lebih baik. meski ada yang berhasil dan banyak juga yang tidak berhasil. salam kenal bung Guns…hehehehe….

      • Pengalaman pribadi ya bung gunung jati ? Hehehe salam kenal juga bung…salam hangat

        • hehehehe…iya bung Guns. saya dulu di tahun 2000 sempat bekerja di salah satu Hotel Bintang 4 di Batam grup Sol Melia. karena dulu rencana mau kerja di luar negeri, maka saya berteman dengan para Pelaut dan TKI- TKI yang banyak berkumpul di antara Sei Jodoh dan Nagoya batam yang pada saat itu jumlahnya ribuan di batam karena mau nyebrang ke luar….hehehehe….

  4. faktor ekonomi dan bujukan cukong serta teman sendiri biasanya seseorang tertarik pergi kerja ke negara lain padahal dia dah melihat tetangganya jadi korban

  5. DILEMA

  6. Sungguh menyayat hati

  7. Sebenarnya Negara Indonesia yang kaya ini, apabila dikelola oleh suatu sytem pemerintahan yang baik dan benar dan berpihak pada ke pentingan rakyat dan dipimpin oleh pemimpin yang yang mengerti permasalahan rakyatnya dan mengetahui solusinya. tentu tidak perlu ada TKI atau TKW dengan tenaga kerja seperti pembantu dan pekerja perkebunan. apabila kita difasilia negara dengan pendidikan yang benar dan mempunyai SDM yang handal tentu TKI yang keluar negri adalah TKI yang punya skill, lihat saja contoh ketika ada olimpiade matematika fisika banyak dari anak anak indonesia mendapatkan juara umum, sering kontes robot masiswa kita dari ITS, ITB sering juara ditingkat dunia. sedih rasannya melihat bangsa ini rakyatnya masih banyak yang sengsara..
    tetapi saya masih punya keyakinan kedepan indonesia akan menjadi bangsa yang besar, jadi mercusuar dunia. smoga pemimpin kedepan orang yang tepat memimpin bansa ini. INDONESIA JAYA…

    • semoga menjadi kenyataan bung, indonesia bisa sejahtera dengan pemimpin yang baru nanti.amin….makanya jangan salah pilih bung Krishna di dalam pilpres nanti…hehehehe….

  8. sam bung Gunung jati

  9. waaaaduh Bung Diego jadi malu nih…..cuma iseng tulis memory dulu waktu di batam kok di jadikan artikel….hehehehe…tetapi sebelumnya terima kasih sudah menjadikan celotehan tukang cuci mobil sebagai artikel di jakarta greater ini. suatu kehormatan bung..hehehehe…..semoga sehat selalu bung Diego sekeluarga. amin…

  10. selamat bung Gunung jati, komentarnya naik artikel… semoga dengan kasus ini menyadarkan kita bahwa masih banyak saudara2 kita yang mendapatkan ketidakadilan di luar negeri sana..salam

    • terima kasih bung DewaKembar…salam hangat bung…..hehehehe…., memang miris jika melihat kondisi para TKI kita yang didak mendapatkan keadilan di luar negeri. sepertinya pemerintah harus lebih komprehensif memberikan perlindungan kepada pahlawan devisa ini. karena biar bagaimana pun pemerintah juga yang di untungkan dari hasil remmitansi uang para pekerja TKI yang jumlahnya milyaran dollar. mungkin pemerintah bisa belajar bagaimana mengelola para TKI ini dari segi hukum maupun peningkatan skill kepada India maupun Philipina yang sukses mengelola para pekerjanya dengan resiko yang minimal dgn dgn remittansi yang lebih besar dari Indonesia….

  11. mudah-mudahan pemerintah yang baru nanti bisa lebih memperhatikan nasib para tki

  12. miris
    semoga 5-10 tahun kedepan
    gk ada lagi yang namanya TKI
    semua bisa bekerja secara layak dan aman di dalam negeri,
    mengolah SDA indonesia yang luar biasa melimpah ini
    #indonesiabangkit

  13. justru otaknya adalah org indonesia ,mereka punya jaringan sampe ke desa2 terpencil,komplotan pjtki2 ilegal ini yg harus dibasmi dan dihukum seberat2nya,dan harus ada keseriusan dan kerjasama yg baik antar perangkat pemerintah utk memberi pencerahan kepada masyarakat khususnya di pedesaan tentang resiko menjadi tki ilegal,yg resmi saja msh sering mendapatkan ketidak adilan apalg yg ilegal.miris mmg melihat betapa msh byk orang2 dinegri ini yg tega menjual bangsanya sendiri..

    • dalam hal ini memang anda ada benarnya bung Frans…, seharusnya pemerintah bisa mengelola para TKI ini supaya dapat memiliki perlindungan yang layak di negeri orang. sebagai negara berpenduduk ke 4 terbesar di dunia memang pekerjaan TKI ini tidak bisa di hilangkan. tetapi mungkin lebih baik mengelolanya dengan mementingkan para pekerja migran ini utk dapat tenang bekerja di luar negeri. untuk yang anda maksud orang2 indonesia yang salah pun tidak semuanya benar, karena tetap ada permintaan dari para pengusaha malaysia yang dari pembicaraan para TKI di batam dgn saya, mereka di minta utk datang ke malaysia, mungkin karena bisa di gaji lebih murah di bandingkan para pekerja malaysia maupun TKI resmi….salam hangat bung frans….hehehehe…..

  14. Salah sendiri mau jadi TKI kalo butuh kerja datang sama saya, kedubes sama kemenlu tidak mampu melindungi WNI atau memang bangsa Indonesia dipandang remeh oleh bangsa lain kenapa? karena memang kita masih lemah ingat itu, kenapa kita masih lemah karena kebanyakan dosa para pemimpin dan pejabatnya yang bisa dibeli dengan uang, apalagi rakyatnya bisa di beli dengan harga cukup murah Rp. 100.000 per suara hahahahaha jayalah NKRI jayalah kapitalis dan neokolonialisme

  15. bang militan@saya rasa tdk seluruhnya begitu,walau tdk dipungkiri itu msh terjadi tp grafiknya menurun.
    msh banyak jg orang malaysia yg justru mengutuk segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap tenaga kerja pendatang,mereka jg mendirikan semacam foundation yg memberi ruang kpd para (tki khususnya) yg sering mendapatkan ketidakeadilan,byk jg kisah para tki yg sukses,mendapatkan majikan yg care bahkan dianggap seperti saudara,msh menjalin komunikasi dan jg msh memberikan bantuan berupa uang walau sdh tdk bekerja dan kembali ke indonesia.bahkan byk yang disekolahkan hingga perguruan tinggi..cm hal2 ini tdk byk diekspos,yg di ekspos cm perlakuan negatifnya saja

    • Memang sih masih banyak warga malaysia yang baik dengan kami, saya sendiri mengalaminya waktu beberapa keluarga kami melakukan umroh dan ditipu oleh biro perjalanan lalu kami semua ditelantarkan di Bandara KL, lalu ada Bpk Rohman yang menolong kami menampungnya di rumah beliau sampai makananpun beliau sediakan buat kami semua, sampai urusan kami semua beres beliau tampung kami di rumahnya. Terima kasih kawan, Kami tidak membenci Malaysia, tapi kami membenci Klaim saja,

  16. Kebetulan nih lagi bahas masalah TKI kita. Saya cuma ingin menyampaikan pendapat dari hasil debat semalam, ada poin yang cocok untuk menangani masalah TKI ini.

    Poin dari capres No. 1, adalah di tingkatkan lapangan kerja di Indonesia, agar bisa mengurangi jumlah TKI yang harus di kirim ke luar negri. Karena beliau perpikiran TKI semakin banyak karena lapangan pekerjaan di negeri sendiri masih sangat minim, mereka rela meninggalkan sanak saudara untuk mencari nafkah, karena nafkah di negri sendiri sangat sulit didapatkan. Selain lapangan pekerjaan kurang, pendidikan juga perlu ditingkatkan karena juga dapat menunjang agar menciptakan tenaga kerja yang handal dan bersaing dengan tenaga kerja negara lain.

    Kalau poin dari capres No. 2, beliau ingin meningkatkan pengawasan dari TKI kita. Beliau menginginkan kedubes2 di negeri luar tetap selalu memantau, mendata, dan mengecek secara berkala terhadap TKI. Apakah mereka sedang dalam keadaan yang baik, atau justru sebaiknya. Dan apabila suatu negara sudah sangat sering terjadi hal2 yang tidak diinginkan terhadap TKI kita, maka pengiriman TKI ke negara tersebut harus dihentikan. Selain itu, sebelum pengiriman TKI pun harus di seleksi dan di sertifikasi secara ketat.

    Saya rasa pendapat mereka adalah solusi yang baik untuk saudara2 kita TKI diluar negri. Siapapun yang akan menang, solusi terhadap TKI kita sangat bermanfaat. Asalkan apa yang mereka janjikan ini gk di ingkari ketika mereka sudah menjabat.

    Salam hangat untuk saudara2 kita yang jadi TKI di negri sana. Semoga tetap sehat dan diberi rejeki terhadap keluarganya.
    Salam kenal dan salam hangat juga untuk Bung Gunung Jati dan sepuh warjag lainnya.
    I L Warjag

    • salam kenal dan salam hangat juga bung BRICI…hehehehe…., mungkin penciptaan lapangan kerja baru yang lebih menarik bung, karena jika lapangan kerja kurang maka TKI illegal tetap bakal ada, karena pengawasan dari kedubes maupun konsulat hanya terbatas pada TKI yang resmi. sedangkan yang Ilegal itu tidak bisa terpantau, jangan kan oleh kedubes maupun konsulat, polisi malaysia pun kesulitan untuk mencari mereka, karena seperti pekerja ilegal di perkebunan mereka tidurnya di hutan dan di perkebunan agar tidak tertangkap. jadi penciptaan lapangan kerja yang baru dan menciptakan pengusaha2 baru utk bisa menciptakan lapangan kerja lebih banyak yang lebih masuk akal.

  17. Salam kenal bung Gunung Jati.ikut senang komentarnya dijadikan artikel tersendiri oleh bung Diego. Miris kalo baca, apalagi dengar dr sikorban atau melihat langsung perlakuan tdk manusiawi thd mereka. Semoga siapapun presiden yg terpilih punya kepedulian yg tinggi pd nasib sodara sodara qt tsb, aamiin!

    • terima kasih bung Ekki…. salam kenal dan salam hangat juga dari saya. semoga presiden yang akan datang bisa meningkatkan perekonomian kita agar lebih maju lagi dan bisa melindungi para pekerja migran kita di luar negeri. semoga kita tidak salah pilih dan mundur kembali 5 tahun kebelakang.

  18. kalau saja lowongan pekerjaan di indonesia ini banyak. mungkin saja akan mengurangi jumlah TKI, pemerintah juga harus bisa menjaga keselamatan TKI diluar sana. memang, pilihan presiden nanti akan sangat menentukan masa depan ekonomi kita.

    • betul bung Dukun Sakti. semoga kita tidak salah memilih capres, karena ini menyangkut saudara2 kita yang ingin mempunyai kehidupan lebih baik. penciptaan lapangan kerja baru adalah suatu keharusan agar dapat mengurangi keinginan para TKI keluar negeri. biar bagaimanapun hidup normal dengan keluarga dan bekerja di kampung halaman adalah cita cita semua para TKI, makanya menjadi tugas pemerintah yang akan datang utk menciptakan lapangan kerja dan menciptakan banyak pengusaha baru.

  19. innalillahi wa inna ilahi rojiun
    turut berduka cita bagi keluarga korban
    berharap kedepannya tidak ada pengiriman tki baik legal atau ilegal. pemerintah dalam jangka panjang harus mampu menciftakan peluang lerja didalam negri

  20. Sedih lihat debat capres tadi malam,,
    ternyada ada capres yang gak ngerti soal LCS
    waduh,, getun aku

    • Menurut bung onthel knp capres itu gak ngerti masalah LCS ?

      • maaf nih, jadi rada kampanye bung rafly,

        menurut saya, salah satu calon tersebut tidak berpengalaman di bidang hubungan internasional dan konsep pertahanan.
        masih menganggap pertahanan itu nomer dua,
        padahal syarat utama berdiri satu negara adalah pertahanan (senjata).
        kalau misalnya kelihatan negara tidak punya senjata tapi aman aman saja, lihat siapa dibelakangnya, artinya ada senjata juga yang siap bergerak jika eksistensi negara lemah itu diganggu

        • Saya berkesimpulan bahwa capres tsb masih memakai pola pikir regional ya bung belum memakai pola pikir global jika melihat jawaban anda. mungkin tdk bs disalahkan jg bung krn pola pikir beliau kan masih terbatas pd spek kota belum negara.

    • Sedih karena dibilang kita itu nggak berkepentingan dengan LCS. Padahal ZEE kita masuk nine dash line nya naga

  21. kasihan

  22. Mentrinya kebanyakan kampaye bung…he he he

  23. selamat bung gunung jati,pertamax ya artikelnya naik tayang
    hehehehehe
    masalah tki memang takkan pernah hbs kalau tidak ada niat dan kerja keras yg terus menerus untuk mengurangi masalahnya
    mgkn akar permasalahannya adalah pada dukungan pemenrintah pada sektor pertanian,peternakan dan kelautan
    seandainya pertanian peternakan dan kelautan di dukung penuh melalui sistem keuangan dan teknologi mgkn para rakyat Indonesia tidak perlu keluar negeri menjadi tki
    karna kebanyakan tki berasal dari desa
    pembangunan harus dimulai dari desa,penerapan teknologi untuk bidang pertanian,peternakan dan kelautan harus disegala bidang.
    saya yakin akan lbh banyak menyerap tenaga kerja dibanding membuka lowongan pekerjaan
    ditambah info yg kemarin2 saya dapat terdapat degradasi jumlah petani yg signifikan
    sungguh memprihatinkan dan jadi masalah yg harus diselesaikan oleh pemerintahan yg akan datang

    • makasih bung Urakan, salam hangat dari saya…hehehehe…., memang masalah TKI atau migran tidak bakal bisa hilang 100%, karena dengan jumlah penduduk yang ke 4 terbesar di dunia peerintah kita belum bisa memenuhi kebutuhan lapangan kerja yang banyak. solusi dengan meningkatkan pembangunan di bidang perkebunan, peternakan dan perikanan itu merupakan salah satu solusi yang jitu. beri mereka pinjaman modal yang berbunga murah sekitar 1-2% seperti di negara lain, karena saat ini suku bunga perbankan kita berkita 11-13% utk Small Medium Enterprise, yang sebenarnya itu cukup mencekik bagi kalangan bawah, meski suku bunga sekitar itu menarik bagi investor atau orang asing yang menanamkan uangnya di indonesia. subsidi minyak jangan sampai bocor kepada orang yang tidak berhak. ketika saya di Jambi banyak orang yang nakal menjual minyak subsidi kepada industri, selain SPBU yang nakal, masyarakat yang merubah tangki mobilnya utk muat hingga ratusan liter BBM sampai oknum2 aparat yang mengalihkan BBM subsidi terutama solar yang di jual ke industri dengan harga yang miring. sampai ada istilah” Pangkat Kopral Gaji Jendral “. semoga pemerintah yang akan datang bisa memberikan kemajuan untuk 5 tahun mendatang. amin

  24. Aku Ingat DiAfrika…Kalo Musim Kemarau Woldhebise ( Hewan yg mirip kerbau ) ber – Imigrasi mencari Rumput puluhan kilometer bahkan ada yg meninggal diperjalanan ..begitu pula Harus menyebrangi sungai yg Banyak Buayanya Dan Banyak yg meninggal dimakan Buaya….Begitu pula dg kehidupan Para TKW dan TKI banyak dari Desa yg Mengadu nasib kenegara lain demi sesuap Nasi …..Indonesia Yg tanahnya luas dan subur tidak dimanfaatkan sebaik mungkin….Mudah- mudahan pemerintahan yg akan datang Peduli dg pertanian dan Waduk dan irigasi diperbaiki agar bisa menopang pertanian terutama untuk mengairi sawah . Sehingga penduduk dari desa tidak perlu lagi pergi menjadi TKW atau TKI karena diwilayahnya sendiri RUMPUT SELALU HIJAU ( Lapangan Pekerjaan Melimpah ).

  25. komen dulu baru baca

    • salam hangat buat warjager semua, emang benertu para cukong tu ibarat germo dal;am dunia prostitusi, atau kalo jaman jahiliah pedagang budak, para tki yang kena razia ma polisi diraja mereka beli dibayari bis tu di suruh kerja sms mereka buat ganti duit yang buat beli itu macam budak belian jaman jahiliah dulu gitu, tetangga saya ja dulu hampir pernah jadi korbanya untung bisa lolos deh dan pulang sampai indonesia, dan sekarang dia kapok buat jadi tki lagi.

      mo belah diri dulu ah

  26. dua2nya punya pandangan yg baik dlm segala hal..
    jd Yg kalah dlm pilpres nanti klo bs tetap dilibatkan dlm pemerintahan atau bs jd penasehat utama presiden..

  27. Hukum dan HAM berlaku dalam masyarakat yang memiliki Hukum dan HAM.

    Kalau anda TKI Legal (dan anda merasa dirugikan) silahkan gugat secara hukum melalui peradilan yang berlaku.
    Tapi bila anda TKI ilegal, silahkan pakai jasa Preman, Tentara Sipil atau bahkan gunakan diri anda melawan apa yang anda anggap melecehkan anda.

    Sama seperti ketika anda memergoki pencuri yang sedang meniduri istri anda atau menodong anak anda, tidak mungkin anda kepengadilan dulu kan?

    Kalau soal kalah dan menang, itu soal belakang.
    Itulah namanya Jihad, Martyr, Etika Situasi, dsb. Konsep yang tidak diajarkan didalam sekolah Formal.

  28. klo d’malaysia ngaku aja orang banyuwangi gan. djamin polis malaysia cuma beraninya maki ga berani nindak
    pengalaman pribadi sech

  29. solusi mungkin bs dirangkum dr ajar permasalahan:

    Pertama, perlu dibentuk Badan Penempatan TKI di Luar Negeri, Badan ini harus merumuskan kebijakan, termasuk masalah perekrutan, training, penempatan, pengawasan, dan lainnya.
    Kedua, dalam rangka memberi perlindungan bagi TKI di luar negeri, perlu dibuat nota kesepahaman (MOU) antara Pemerintah Indonesia dan pemerintah negara penerima TKI.
    Ketiga, setiap pengiriman dan penempatan TKI harus dibuat kontrak kerja (kesepakatan kerja bersama), baik secara perseorangan maupun kolektif, yang dilakukan perusahaan pengirim TKI dengan perusahaan penerima TKI, dan dilaporkan kepada Mennakertrans serta Kedutaan
    Keempat, di negara di mana TKI ditempatkan agar diadakan Atase Perburuhan untuk ikut membantu mengawasi dan mengatasi aneka masalah TKI di luar negeri sesuai dengan kebutuhan.
    Kelima, tiap TKI wajib diasuransikan sehingga bila terjadi kecelakaan/kematian, biaya menjadi tanggungan asuransi itu.
    Keenam, pendidikan/training untuk meningkatkan kualitas TKI dan perlu spesialisasi mengenai pekerjaan-pekerjaan yang akan ditangani di luar negeri.Ketujuh, diperlukan undang-undang yang mengatur masalah penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
    Kedelapan, perlu adanya Kebijaksanaan Perencanaan Ketenagakerjaan Nasional dan Daerah di mana masalah TKI ke luar negeri merupakan bagian dari perencanaan tersebut.

  30. artikel yg bagus bung@ gunung jati.!!! intinya hanya 1 bikin lapangan pekerjaan yg banyak & gaji yg lumayan besar, apalagi ada janji dari salah satu capres yg ingin meningkatakan sektor ekonomi, yg bisa menahan laju keinginan rakyat ini untuk bekerja di luar negeri..semoga capres mendatang bisa mewujudkan nya.!! ane berharap semoga negeri ini menjadi negeri yg maju yg bisa mensejahterakan rakyatnya, pemimpinnya yg adil,nasionalisme & mengedepankan kepentingan rakyat..!!! NKRI HARGA MATI..!!!

    • setuju bung ismeds beckham…. memperbanyak lapangan kerja dengan memberi kemudahan investor mendirikan pabrik2 dan pembenahan infrastruktur juga penciptaan pengusaha-pengusaha SME akan mengerem laju para migran atau TKI ke luar negeri. semoga kita tidak salah memilih pemimpin utk 5 tahun kedepan. salam hangat bung ismeds….hehehehe…..utk artikelnya sebenarnya ga sengaja, saya hanya lagi nostalgia tulis cerita di komentar, tetapi malah di jadikan artikel sama bung Diego…walah-walah…matur suwun ger….hehehehe…..

  31. Bung Gunung Jati..! Seneng banget bisa baca komen anda kemarin, sudah menjadi sebuah artikel..! Selamat ya..! Bagus bung..! Besok lusa gak cukup hanya bikin komen, tapi juga harus bikinin artikel..! Saya tunggu lho..! Salam hangat bung..!

  32. pepatah melayu ada mengatakan kerana nila setitk rosak susu sebelanga.. jangan kerana segelintir habis semua kamu label kan jahat..

    disini kebanyakan TKI rata2 semua dan kebanyakan tak ada permit langsung masuk secara haram dan bekerja secara haram.. walhal pon begitu.. tak semua membuat onar.. ramai sahaja warga indonesia kamu berniaga disini malah berjaya.. cth warga aceh banyak aja yang ada kedai runcit di kuala lumpur, di danau kota kuala lumpur.. rata yang berniaga .. warga indonesia.. .. ….elok2 sahaja.. tak ada pula yang kena dera.. kena siksa.. even jiran aku sebelah rumah warga TKI tanpa permit .. duduk menyewa.. elok sahaja.. tak ada masalah.. cuma segelintir yang kena siksa tuh tidak bernaseb baik… dan di pihak kami ada mengambil tidakan…

  33. Takut untuk membaca..

  34. turut prihatin dengan penderitaan pahlawan devisa kita.
    selalu nyimak artikel jakartagreter

  35. Kasihan ya. Bangsa besar yang menjadi kecil dinegara tetangga.
    Menjadi kecil hanya utk sesuap nasi.
    Bahana mendpt pemimpin mikirin perang terus. Dwikora, trikora dll.

 Leave a Reply