Jan 022015
 

image

Jakarta – Rombongan dari Rusia yang dikirimkan untuk membantu pencarian Black Box Pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan selatan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Mereka mengaku membawa peralatan canggih dan modern.

Pantauan di lokasi, rombongan tiba pada pukul 14.15 WIB, Jumat (02/01/2014). Rombongan yang membawa alat canggih tersebut merupakan tim Emercom, yang merupakan badan kemanusiaan Rusia. “Dari Rusia mereka mengirimkan 2 pesawat, ini Ilyushin II-76. Satu lagi nanti malam,” ujar Kepala KNKT Tatang Kurniadi yang menyambut rombongan di lokasi.

Menurut Konselor Kedubes Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva, kedatangan rombongan Rusia atas inisiatif mereka sendiri untuk membantu Indonesia dalam menemukan Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura tersebut. Untuk rombongan pertama ini ada 46 tenaga ahli yang datang.

“Atas inisiatif kami. Kami mengusulkan ke Indonesia, dan disambut baik. Untuk yang ini mendatangkan membawa peralatan penyelaman, 46 orang termasuk penyelam dan operator untuk alat,” kata Veronika di lokasi yang sama.

“Itu peralatan paling modern dan canggih, kedalamannya bisa sampai 1000 meter,” sambungnya. (Detik.com).

image

Moskow: Pemerintah Rusia mengirimkan dua pesawat untuk membantu pencarian pesawat AirAsia QZ8501. “Menanggapi permintaan dari Pemerintah Indonesia, pihak Kementerian Darurat Rusia mengirim tim untuk membantu pencarian dan penyelamatn di lokasi jatuhnya Airbus (AirAsia QZ8501),” tutur Juru Bicara Kementerian Darurat Rusia Alexander Drobyshevksy, seperti dikutip Sputnik, Jumat (2/1/2015).

Menurut Drobyshevsky, Rusia sudah menawarkan bantuannya pada 29 Desember 2014 lalu. Dan tawaran itu pun ditanggapi positif oleh pihak Indonesia.

Adapun dua pesawat yang dikerahkan oleh pihak Rusia, juga dilengkapi dengan 72 personel tim penyelamat.

Pesawat AirAsia QZ8501 dinyatakan hilang pada Minggu 28 Desember 2014. Pesawat itu membawa 162 orang ketika akhirnya dinyatakan jatuh.

Proses pencarian yang simultan pun membuahkan hasil penemuan puing dari pesawat dan jenazah. Total, 10 jenazah sudah ditemukan oleh tim pencari yang dipimpin oleh Basarnas.(MetrotvNews.com).

  75 Responses to “Dan Rusia pun Akhirya Datang”

  1.  

    heeee ajang pembuktian kecnggihan sonar dari kapal KRI Bung Tomo (inggris) , USS Samson (USA), kd Kedah (German), Baruna Jaya pake punya mana ya? dari pesawat Il-76 (rusia), orlion (KS dan ustralia), CN 235/295 (malaysia,indonesia). kira-kira siapa yang menang dapat black boxnya

  2.  

    ayo tebak2an, nanti org rusia pulang naik apa? 1. ilyushin 2.garuda (berkhayal boleh dong)

    btw mistral ga d kirim2 k rusia, gmn kalo di bayarin aja deh buat tni

  3.  

    Kenapa harus perang kecanggihan sih, itu Amerika, Korea Selatan, Singapura, Malaysia yg datang tentaranya. Kalau Rusia itu lembaga reaksi Cepat, itu masuk ke sipil bukan militer. Dibaca dulu baru dibandingkan, lagian disana gak butuh siapa ceoat atau mau pamer kecanggihan alatnya. Buktinya yg datang bukan alutsista pentingg mereka. Kenapa destroyer? Karena harus kapal besar biar bisa mengantisipasi ombak yg besar2 itu, tentara negara lain punya perhitungan. Kenapa hercules gak C17 atau pesawat besar lainnya? Karena bandara Iskandar Pangkalan Bun itu kecil. Makanya disana gak ada niat buat pamer, niat mereka adalah membantu misi kemanusiaan , gimana secepatnya bisa mengeluarkan mayat dari dalam laut. Kan mayat itu punya ketahanan, sekalian menambah pengalaman mereka.

    •  

      biasa bung jalo.kebanyakan disini otak naruto…sopo lawan sopo seng menang sopo…padahal perang kedepan ya ga gitu…otak komik tapi lagak melebihi menhankam pangab..kacau

  4.  

    @bung jalo
    siip kena lngsng ke jantung….maklum bung assl ngiming g d baca dulu
    jd gt deh ngelantur

  5.  

    Blessing in Disguise..