Sep 012014
 
https://i2.wp.com/images.detik.com/content/2014/09/01/1036/175538_kapalselam.jpg?w=695
Jakarta -Proyek kapal selam milik PT PAL Indonesia (Persero) diperkirakan molor. Pasalnya, suntikan dana Rp 2,5 triliun dari Pemerintah belum cair.

BUMN produsen kapal tempur ini sudah mengajukan permintaan dana, dan sekarang tinggal menunggu persetujuan DPR. Uang itu akan digunakan untuk modal kerja dan keperluan investasi mulai 2015-2016.

Menurut Direktur Utama PAL Firmansyah, beberapa proyek yang akan dikerjakan setelah dana tersebut adalah membangun fasilitas pengambungan kapal selam, pembelian peralatan produksi, dan lain-lain yang menunjang pembangunan kapal selam tersebut.

“Dana yang dibutuhkan sebenarnya lebih besar dari itu jika kita bangun dari nol. Tapi karena PAL sudah ada, maka digunakan peralatan yang sudah ada, tapi yang sangat spesifik untuk kapal selam harus diadakan,” ujarnya di Gedung DPR, Selasa (1/9/2014).

Perusahaan pekat merah itu berencana membangun tiga kapal selam mulai Desember 2015. Pembangunannya butuh waktu tiga sampai empat tahun.

“Ya mundur juga kapal selamnya. Kalau anggaran Januari 2015 turun, bikin fasilitas sampai November dan baru bikin kapal selamnya. Kalau (PMN) mundur ya mundur semua,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini PAL sudah punya fasilitas pembangunan kapal, tapi khusus kapal di atas. Nah, peralatan untuk pembangunan kapal di atas air ini berbeda dengan kapal selam.

Tak hanya di peralatan, tapi si sektor sumber daya manusia dan teknologinya juga. Fasilitas untuk perawatan kapal selam juga akan dibangun secara bersamaan. (finance.detik.com)

 Posted by on September 1, 2014

  112 Responses to “Dana Rp 2,5 T Belum Cair, Proyek Kapal Selam BUMN Mundur”

  1.  

    Untuk jadi anggota wakil rakyar (yang katanya terhomat šŸ˜€ ) itu butuh modal uang banyak loh šŸ˜€

  2.  

    Dulu waktu kasus Ambalat..DPR tergagap-gagap krn baru menyadari Indonesia tidak punya Alutsista sehingga Komisi 1 lgsg mendukung pembelian Alutsista besar2an oleh pk SBY. sekarang isu LCS ini jg harusnya di manfaatkan agar DPR gemetaran dan mendukung pengadaan Alutsista MEF 2/3 termasuk proyek2 TOT ini…IMHO…

  3.  

    wis g kaget..indonesia banget ini

  4.  

    Hoalah……piyr to yooo yoo….nggarai tambah gelo moco artikel iki…….

    untung Bung Lare Sarkem ada komen2 fenomenal jd suasana warjag tetep

    asyik…..hehehe

  5.  

    Anjrit ampe migrain gw baca infoh ini….????

  6.  

    Petinggi2 DPR minta jatah kali…. Pura2 audit ..

  7.  

    DPR itu siapa? Yang spesifik, apa Komisi Z, Kelompok koalisi mayor-minor, Tuan Polan, Fraksi Xyz. Aneh.. Perasaan pemerintah Pak SBY didukung Mayoritas Partai yang menguasai Parlemen. Lah Njur sopo? MAFIA Lagi

  8.  

    Sudah bisa ditebak dari dulu siapa salah satu penghambat kemajuan alutsista TNI dan musuh utama TNI, yaitu anggota2 DPR kita-kita sendiri.

    Salam.

  9.  

    Pengin ngrungokne lagune Dalang Poer,”KUDU MISUH”………ayo ndang di puter kabeh….!!!

  10.  

    Gak diberitakan pun smuanya udh tau…. udh bsa diprediksi. niat tu yang kurang, kapan mau mandiri klau sperti ini urusannya….. maklum….gak dpt jatah maknya ditunda

  11.  

    Astagfirullah nih pantat ijo masih ngambek kasus lama dia dengan PT. PAL ya. Memang ada sejumlah persyaratan yg diminta dan saya yakin ini ada kaitannya dengan politik. Jadi pengen turun gunung, mau diskusi dengan mereka. Waktu itu saya pernah ketemu dengan beberapa orang anggota yg mengaku wakil rakyat yg terlibat dalam persetujuan maslaah ini. Dan beliau katakan tidak ada masalah dalam penetapan tanda bintang, dan dan akan segera cair. Kenapa kenyataan berbalik, sial saya ditipu, sing sabar Pak DI.

    •  

      “Jikalau ingin menjadi penghuni surga setelah kiamat akir adalah menjadi anggota politikus DPR maka aku lebih memilih jadi rakyat biasa dan masuk neraka dihari kiamat itu tiba”

      Kayaknya aku sempet baca di toko buku 2 minggu lalu, tapi lupa siapa penulisnya šŸ˜€

    •  

      Hahahahahahahaha…….. presiden aja bisa mereka tipu bung jalo, apalagi cuma kita kita ini rakyat jelata, giliran pemilihan anggota dewan janjinya seabrek, setelah duduk urusan rakyat dilupakan, yang penting perut ama kantong dulu yg penuh duluan drpd org laen….

    •  

      mas Jalo..bisa barbar DPR itu yang jelasnya siapa? Kom.1 kah?..Fraksi apa kah?…biar jelas yang mana yang jadi Ularnya..

  12.  

    mauy DPR gmn si..ktay mewakili rkyt..la yg dpinginin rkyt yaa negara bisa mandiri..mau mandri mala djegal..wkil rakyat ap wakil parti c yg duduk dDPR..hadehhhh..

  13.  

    kecewa..harusnya untuk hal yang menyangkut pertahanan jangka panjang dan vital harus menggunakan hak preogatif presiden.maaf kalau salah komen

  14.  

    Gmn kalau seandai nya Armada TNI AL melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes kepada DPR?

    Ah..ingin rasa nya nabok mukanya oknum2 dewan ini!

  15.  

    Disantet rame rame wae cak.moco berita maleh budrek mikir dpr ki. Aku yain ini bukan kehendak rakyat yang memilihnya

  16.  

    Ada apa sebenarnya gerangan yang terjadi? Rentetan berita kaget yang bikin para jin dan mahluk halus juga kaget.
    Dimulai dari mafia KPK mau pacaran sama TNI,penyunatan teh sosro BBM,pengantin kahwin lari migas,obralan pesawat aladin RI,dan sekarang urung menternak chang bogo PT PAL.Sepertinya ada skenario bikin film “bernafas dalam lumpur” jilid ll dan sutradaranya adalah impor dari Negeri Hollywood.

  17.  

    Besok2 ga usah pkek slogan pro rakyat ato apalah klo kbijakannya ke’ gini.. bener kata Jenengan bung Satrio ” Merdeka Mbahmu ” (yg meresakan kemerdekan yg sebenarnya cuma mereka),

  18.  

    kita urunan aja ya.. sebesar Rp. 10.000. x 100 juta rakyat indonesia = terkumpul Rp. 1.000.000.000.000,- .. dan warga JKGR sebagai panitianya…

  19.  

    pingin diajak maju kok yo susah…maunya itu seperti apa sih mereka, apa kagak nyadar itu semua buat negara, melindungu nusantara, apa kagak nyadar kalo keluarga, dan cucu2nya kelak juga akan tinggal di Indonesia, butuh perlindungan yg mumpuni dari pihak luar….kalo mikirnya seperti itu terus, saya doakan saja bukan cuma gedungnya saja yg pantatnya ijo,,,tapi sak menungso2ne sing nang njerone pantate yo ijo permanen kabeh…eram

  20.  

    Pagi smua! Kubilang juga apa? Mending golput.Milih kanan dosa,kiri neraka.Nggak milih aja nelangsa.

  21.  

    ….gak iso ngomong aku klo dah nyangkut anggota dhewan yg terhormat.. Stress !!!

  22.  

    Padahal uang sebesar itu tidak ada apa-apanya dibandingkan kemandirian bangsa kita untuk membuat kapal selam sendiri. Pembuatan kapal selam ini akan menjadi buatan pertama bangsa kita dan satu-satunya negara di asia tenggara yang telah membuat kapal selam apalagi kapal selam merupakan alutsista strategis yang sebaiknya bisa dibuat sendiri di dalam negeri. mungkin DPR pinginnya kita tetap terus memberi kapal selam tsb dari luar negeri shg bangsa kita tdk pernah mandiri.

    Jadi disini kita bisa tahu siapa sebenarnya yang menghambat kemajuan bangsa.

  23.  

    Sistemnya ganti kerajaan aja biar hebat kayak majapahit siapa yang terkuat jadi raja absolut, gak perlu ada pileg, pilpres yang bikin ribut, gak ada suap, hukum tertinggi raja, raja wakil tuhan di bumi, korupsi hukum mati, politik stabil, kepastian hukum terjamin….demokrasi terbukti gagal yunani contohnya mbahnya demokrasi dah kolaps sekarang

  24.  

    Nah it yg mereka inginkan

  25.  

    Dasar anak kampung susah untuk diajak maju pikirannya

  26.  

    Lain kali berhati hatilah memilih wakil rakyat di DPR, perhatikan bibit, bebet, dan bobotnya, jangan seperti DPR yg kasus ini merugikan bangsa