Dana Rp 2,5 T Belum Cair, Proyek Kapal Selam BUMN Mundur

67
http://images.detik.com/content/2014/09/01/1036/175538_kapalselam.jpg
Jakarta -Proyek kapal selam milik PT PAL Indonesia (Persero) diperkirakan molor. Pasalnya, suntikan dana Rp 2,5 triliun dari Pemerintah belum cair.

BUMN produsen kapal tempur ini sudah mengajukan permintaan dana, dan sekarang tinggal menunggu persetujuan DPR. Uang itu akan digunakan untuk modal kerja dan keperluan investasi mulai 2015-2016.

Menurut Direktur Utama PAL Firmansyah, beberapa proyek yang akan dikerjakan setelah dana tersebut adalah membangun fasilitas pengambungan kapal selam, pembelian peralatan produksi, dan lain-lain yang menunjang pembangunan kapal selam tersebut.

“Dana yang dibutuhkan sebenarnya lebih besar dari itu jika kita bangun dari nol. Tapi karena PAL sudah ada, maka digunakan peralatan yang sudah ada, tapi yang sangat spesifik untuk kapal selam harus diadakan,” ujarnya di Gedung DPR, Selasa (1/9/2014).

Perusahaan pekat merah itu berencana membangun tiga kapal selam mulai Desember 2015. Pembangunannya butuh waktu tiga sampai empat tahun.

“Ya mundur juga kapal selamnya. Kalau anggaran Januari 2015 turun, bikin fasilitas sampai November dan baru bikin kapal selamnya. Kalau (PMN) mundur ya mundur semua,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini PAL sudah punya fasilitas pembangunan kapal, tapi khusus kapal di atas. Nah, peralatan untuk pembangunan kapal di atas air ini berbeda dengan kapal selam.

Tak hanya di peralatan, tapi si sektor sumber daya manusia dan teknologinya juga. Fasilitas untuk perawatan kapal selam juga akan dibangun secara bersamaan. (finance.detik.com)

112 KOMENTAR

  1. Astagfirullah nih pantat ijo masih ngambek kasus lama dia dengan PT. PAL ya. Memang ada sejumlah persyaratan yg diminta dan saya yakin ini ada kaitannya dengan politik. Jadi pengen turun gunung, mau diskusi dengan mereka. Waktu itu saya pernah ketemu dengan beberapa orang anggota yg mengaku wakil rakyat yg terlibat dalam persetujuan maslaah ini. Dan beliau katakan tidak ada masalah dalam penetapan tanda bintang, dan dan akan segera cair. Kenapa kenyataan berbalik, sial saya ditipu, sing sabar Pak DI.

  2. Ada apa sebenarnya gerangan yang terjadi? Rentetan berita kaget yang bikin para jin dan mahluk halus juga kaget.
    Dimulai dari mafia KPK mau pacaran sama TNI,penyunatan teh sosro BBM,pengantin kahwin lari migas,obralan pesawat aladin RI,dan sekarang urung menternak chang bogo PT PAL.Sepertinya ada skenario bikin film “bernafas dalam lumpur” jilid ll dan sutradaranya adalah impor dari Negeri Hollywood.

  3. pingin diajak maju kok yo susah…maunya itu seperti apa sih mereka, apa kagak nyadar itu semua buat negara, melindungu nusantara, apa kagak nyadar kalo keluarga, dan cucu2nya kelak juga akan tinggal di Indonesia, butuh perlindungan yg mumpuni dari pihak luar….kalo mikirnya seperti itu terus, saya doakan saja bukan cuma gedungnya saja yg pantatnya ijo,,,tapi sak menungso2ne sing nang njerone pantate yo ijo permanen kabeh…eram

  4. Padahal uang sebesar itu tidak ada apa-apanya dibandingkan kemandirian bangsa kita untuk membuat kapal selam sendiri. Pembuatan kapal selam ini akan menjadi buatan pertama bangsa kita dan satu-satunya negara di asia tenggara yang telah membuat kapal selam apalagi kapal selam merupakan alutsista strategis yang sebaiknya bisa dibuat sendiri di dalam negeri. mungkin DPR pinginnya kita tetap terus memberi kapal selam tsb dari luar negeri shg bangsa kita tdk pernah mandiri.

    Jadi disini kita bisa tahu siapa sebenarnya yang menghambat kemajuan bangsa.

  5. Sistemnya ganti kerajaan aja biar hebat kayak majapahit siapa yang terkuat jadi raja absolut, gak perlu ada pileg, pilpres yang bikin ribut, gak ada suap, hukum tertinggi raja, raja wakil tuhan di bumi, korupsi hukum mati, politik stabil, kepastian hukum terjamin….demokrasi terbukti gagal yunani contohnya mbahnya demokrasi dah kolaps sekarang