Dankodiklatad dan Sekjen Kemhan Tinjau Latihan Kavkaz-2020

Jakartagreater –   Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto S.Sos. mendampingi Sekjen Kemhan, Marsdya TNI Donny Ermawan T., M.D.S. menghadiri latihan puncak gabungan Angkatan Bersenjata (AB) Rusia “Kavkaz-2020” yang digelar di wilayah Selatan Rusia, dirilis Dispenad, Kamis 1-10-2020.

Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodiklatad Letkol Kav Christian Gordon Rambu dalam keterangannya di Bandung.  Dijelaskan Kapen Kodiklatad, latihan Kavkaz-2020 yang berlangsung dari 21  sampai 26 September 2020 tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan tempur Angkatan Bersenjata Rusia dalam menghadapi berbagai skenario.

Tidak hanya Rusia saja yang turut serta dalam latihan berskala besar ini, tetapi ikut juga kontingen militer dari Armenia, Belarusia, China, Pakistan dan Myanmar.  Pengamat militer juga turut diundang dalam latihan ini, seperti dari Azerbaijan, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Tajikistan dan Sri Lanka.

Dijelaskan oleh Kapen Kodiklatad, rombongan delegasi Indonesia sebelum menyaksikan latihan puncak tersebut berkesempatan mengunjungi Kedutaan Besar RI di Moskow, dan bersilaturahmi dengan Kuasa Usaha Ad-Interim/Wakil Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus, Azis Nurwahyudi.

Turut serta dalam Delegasi Indonesia, yaitu :

  1. Pangkohanudnas, Marsda TNI M. Khairil Lubis.
  2. Danpussenkav Kodiklatad, Mayjen TNI Wawan Ruswandi, S.I.P., M.Si.
  3. Pangkoopsau II, Marsda TNI Minggit Tribowo, S.I.P.

Latihan Kavkaz-2020 difokuskan kepada :

  1. Penggunaan taktik pertahanan.
  2. Operasi serangan gabungan.
  3. Taktik dalam pengepungan.
  4. Latihan ini juga menekankan pada kemampuan komandan dan staf dalam mengontrol jalannya pertempuran.

“Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, lebih dari 80.000 personel, dengan 250 Tank, 450 APC, 200 unit sistem pertahanan artileri, 20 kapal perang, 80 unit jet tempur, 80 Helikopter serta peralatan tempur pendukung lainnya ikut serta dalam latihan ini, serta puncak latihan disaksikan langsung oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin, “ jelas Letkol Kav Christian Gordon Rambu.

Sebelum menuju daerah latihan Proudboy yang terletak sekitar 1000 kilometer dari Moskow, seluruh rombongan delegasi dari berbagai negara termasuk Indonesia yang menghadiri Latgab Angkatan Bersenjata Rusia diberi kesempatan untuk mengunjungi Hall of Military Glory di Mamayev Kurgan Historical Memorial Complex.

Di dalam lokasi ini berdiri patung berbentuk tangan memegang obor yang dikelilingi dengan 34 kain panjang berisi 7200 nama para pejuang yang bertempur dalam Perang Dunia II mempertahankan kota Stalingrad (kini bernama Volgograd).

Setiap anggota delegasi negara diberi kesempatan melaksanakan peletakan bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan Rusia yang telah gugur demi negaranya.

Tinggalkan komentar