Mar 182017
 

Pesawat tempur F-16 TNI Angkatan Udara dengan nomor registrasi TS1603. (defence.pk/Svantana)


Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan penyebab tergelincirnya pesawat tempur F-16 A/B Block 15, sebelum memutuskan untuk mengaktifkan kembali Skadron Udara 16.

“Penyebab masih dalam penyelidikan. Mudah-mudahan segera ditemukan, dan dapat diaktifkan lagi untuk kemudian bisa ikut HUT TNI AU 9 April mendatang,” ujar Marsekal Pertama Henri Alfiandi, di Pekanbaru, Jumat.

Pesawat F16 tipe A/B Block 15 bernomor ekor TS1603 tergelincir di ujung landasan pacu Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (14/3). Akibatnya, badan pesawat terbalik dengan bagian roda menghadap ke atas.

Pasca-kejadian, Lanud Roesmin Nurjadin langsung menghentikan operasional F-16 dari Skadron Udara 16 hingga penyebab pasti insiden diketahui.

Marsekal Pertama Henri Alfiandi menjelaskan bahwa dugaan penyebab tergelincirnya pesawat tempur buatan Amerika Serikat itu adalah kegagalan fungsi rem (brake malfunction).

“Penyebab masih dalam penyelidikan, tapi memang mengarah ke sana,” ujarnya kepada ANTARA News.

Danlanud Roesmin Nurjadin menambahkan, “Memang suspect atau dugaan terbesar adalah rem. Rumitnya, F16 sistem pengeremannya bukan mekanik. Melainkan informasi elektronik. Tapi, jelas sudah mengarah ke sana.”

Selain memeriksa pesawat F-16 TS1603 yang tergelincir, Marsekal Pertama Henri memastikan bahwa tim ahli turut memeriksa seluruh pesawat F16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin.

Sumber: Antara

  23 Responses to “Danlanud Roesmin Nurjadin Berharap Skadron Udara 16 Dapat Segera Aktif Kembali”

  1. PERTAMAX

    • Pokoknya Su 35..

    • Proyek kfx sepertinya meragukan untuk menuju kemandirian 100% menguasai teknolologi pespur.

      Kutip dari warung sebelah:

      Merespon postingan di Jakartagreater yg menyebut ToT Gripen adalah ToT karoseri, tampaknya penulis terbawa factor emational saja.

      ToT yg saya sebut di postingan saya ini justru menuju kearah Radar/computer/electronic bukan karoseri. Contoh yg berhasil dg ToT model ini adalah Brazil: ? Dulu sebenarnya kita pernah coba mengembangkan electronic dg PT INTI dan PT LEN tapi ternyata rekan2 PT INTI amat sangat bersifat PNS sehingga PT INTI saat ini kalah dari Huawei.

      Taukah teman2 kalo PT INTI dan Huawei startnya sama dari rekanan Siemens ? Swedia technologi radar, electronic dan computernya bagus karena mereka ada Ericsson.

      Justru saya khawatir KFX itu ToTnya hanya pada part karoseri, bodi, rangka, sayap, dll saja karena toh “tidak ada Lapan, PT INTI atau PT LEN” disana, jadi siapa yg bakal belajar hal itu ???. Semoga tidak.

      Dan tiba2 sepertinya muncul anggapan KFX adalah project Dewa yg tiba2 membuat Indonesia mampu dibidang electronic, material stealth, engine, weapon, dll.

      Kutipan diatas menjawab artikel ini:

      http://jakartagreater.com/polemik-tot-saab-gripen-ng/

  2. Ayolah Ganti F16 nya sama typhoon 48 unit..

  3. .
    F16 di ganti aja sama sukhoi 30 Sm
    2 skuardon aja cukup buat sementara ,

    F16 geser aja ke medan atau aceh ,

  4. Tidak semua pesawat harus aktif, ada yg aktif ada yg di non aktifkan.
    itung2 pulkam ke kutub eropa, mumpung ada kesempatan.

  5. beli F16 terbaru,, Viper he he he

  6. ekor ama hidungnya sampai patah kayak gitu….

  7. tes

  8. F16 jadi pswt lapis ke 2 aja, sambil secepatnya dipensiunkan, pswt ini sejak saya masih SD sampe skrg udah punya anak 2, masih bertugas, kasihan

    • F16 memang semua akan di pensiunkan dan di ganti IFX, karena itu pemerintah zaman dlu, beli F 16 hibah,, hanya sekedar mengisi kekosongan sambil menunggu IFX operasi.

      umur F 16 C/D klo ga salah sampai 10 thn.. yg datang dari thn 2015 otomatis di ganti thn 2025 ( klo kfx dan ifx dah produksi)

  9. Njir nih peswat lucu juga bentuknya kalau tempat radarnya Patah

  10. Resiko populasi pespur dibawah 10% dibanding luas negara…hehehe

  11. Mohon pencerahan, f16 yg kemaren terbakar di halim pk kabarnya gimana. Apakah masih garansi/perbaikan atw dijadiin besi tua. Trims sebelumnya

  12. Sampai hari ini posisi kekuatan udara RI masih kekurangan skadron tempur, bahkan jauh lebih sedikit dibandingkan jaman Presiden Soekarno berkuasa yg memiliki 12 skadron tempur, ada skadron pembom jarak jauh lagi

  13. Emang f16 nya ngga ada parachute break nya. ?

  14. rezim mbeye suka’y beli rongsokan..

  15. Ganti dgn Gripen atau typhoon

  16. Do’akan saja ekonomi maju dgn begitu anggaran pertahanan jg naik agar semua alutsista bs dibeli/dibuat yg baru yg lbh gahar!

 Leave a Reply