Danyonif 10 Marinir /SBY Menutup Latihan di Pulau Galang Batam

Latihan Prajurit Yonif-10 Mar/SBY, telah dilaksanakan selama 5 hari, di Pulau Setokok sampai dengan Pulau Galang, Batam – Kepri.

Batam, Jakartagreater.com    –   Komandan Batalyon Infanteri 10 Mar/SBY Letkol Mar Rino Rianto dalam upacara penutupan latihan UNPD dan UNPK TW I Tahun 2019, secara resmi menutup latihan tersebut. Upacara penutupan latihan dilaksanakan pada Seni 1 April 2019  di Lapangan Apel Ksatrian Yonif-10 Mar/SBY.

Prajurit Yonif-10 Mar/SBY telah melaksanakan latihan UNPD dan UNPK TW I Tahun 2019, selama 5 hari di Pulau Setokok sampai dengan Pulau Galang, Batam – Kepri.

Adapun Materi Latihan yang telah dilaksanakan oleh Prajurit Yonif 10 Mar/SBY terbagi dalam beberapa tahap yaitu :

  1. Menembak.
  2. Lari Lintas Alam.
  3. Renang Laut.
  4. Ketahanan Mars(Hanmars).
  5. Halang Rintang yang telah terlaksana dengan lancar dan aman.

Dalam amanat Komandan Batalyon Infanteri-10 Mar/SBY yang juga sebagai Pimpinan Latihan, pada upacara penutupan latihan menyampaikan bahwa latihan UNPD dan UNPK yang merupakan latihan yang sudah rutin dilaksanakan, mengucapkan terima kasih atas terlaksananya latihan dengan sukses serta atas loyalitas dan semangat seluruh prajurit.

Letkol Mar Rino Rianto juga menyampaikan, bahwa hendaknya latihan ini tidak dianggap sebagai rutinitas belaka namun dapat dijadikan sarana untuk melihat sejauh mana kemampuan perorangan dasar prajurit dan kesenjataan serta kesiapan Yonif-10 Mar/SBY.

Sebagai ujung tombak pengemban tugas pokok Korps Marinir dan sebagai prajurit Brigif-4 Mar/BS khususnya Yonif-10 Mar/SBY akan senantiasa berhadapan langsung dengan kondisi dan situasi di lapangan, oleh karena itu melalui latihan ini diharapkan para prajurit memperoleh peningkatan yang semakin maksimal secara lebih dan berhasil.

Komandan Batalyon Infanteri-10 Mar/SBY juga menyampaikan kepada seluruh prajurit petarung jenawi dengan terlaksananya latihan TW-I ini diharapkan disiplin tempur sebagai prajurit Korps Marinir tetap terjaga dan terpelihara.

Komandan Batalyon Infanteri-10 Mar/SBY Letkol Mar Rino Rianto menyampaikan agar kedepannya dalam perkembangan Dunia yang dinamis pada saat ini merupakan tantangan bagi prajurit Batalyon Infanteri-10 Mar/SBY untuk tetap eksis dan mampu mengambil peran yang optimal bagi kemajuan bangsa dan Negara di bidang pertahanan. (marinir.tnial.mil.id)

Tinggalkan komentar