Deal, Polandia Beli Sistem Patriot Senilai $ 6 Miliar

Peluncur rudal permukaan-ke-udara Patriot di Fort Bliss, Jerman. © Mark Halloway via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Polandia pada hari Rabu, 28 Maret menandatangani kesepakatan untuk membeli sistem rudal pertahanan udara Patriot terbaru milik Raytheon, sebuah langkah untuk meningkatkan pertahanan udara negara itu yang memerlukan waktu selama bertahun-tahun untuk bernegosiasi.

Seperti diilansir dari laman The Hill, Pemerintah Polandia telah menandatangani surat penawaran dan penerimaan dengan Amerika Serikat untuk tahapan pertama program Wisla dari Warsawa, untuk pengadaan sistem pertahanan udara dan pertahanan rudal jarak menengah, menurut pernyataan dari kontraktor pertahanan AS, Raytheon.

Sistem tersebut mencakup Integrated Air and Missile Defence Battle Command System (IBCS) buatan Northrop Grumman dan Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) Missile Segment Enhancement (MSE) buatan Lockheed Martin, menurut pernyataan terpisah yang berasal dari perusahaan.

Kesepakatan penjualan militer asing yang mencakup pengadaan delapan baterai PAC-3 MSE tersebut diperkirakan hampir bernilai $ 6 miliar.

Kesepakatan Patriot terbaru kemungkinan ini akan memicu ketegangan Rusia-NATO. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow memandang sistem pertahanan rudal di Eropa timur sebagai “bahaya besar”, Putin juga mengancam bahwa Rusia akan dipaksa untuk meningkatkan kemampuan serangan rudalnya sendiri.

Penjualan tersebut telah lama dibuat, dimana Polandia pertama kali berniat membeli sistem Patriot tersebut pada tahun 2014. Presiden baru Polandia pada tahun 2015, bagaimanapun, melemparkan rencana tersebut dalam sejumlah pertanyaan karena pemerintah ingin melihat sistem lain yang mungkin untuk di akuisisi.

Kesepakatan PAC-3 SME tersebut juga telah diperlambat oleh desakan Polandia bahwa industri pertahanan domestik harus terlibat setidaknya 50 persen dari pembangunan sistem pertahanan rudal itu.

Setelah beberapa negosiasi tambahan, termasuk pada penggabungan IBCS yang masih dalam pengembangan, pada bulan Juli tahun lalu, pemerintah AS dan Polandia sudah menandatangani memorandum untuk pembelian rudal Patriot.

Sebanyak 14 (empat belas) negara, termasuk 6 (enam) anggota NATO, sudah memiliki sistem rudal pertahanan udara Patriot, dan ada banyak negara berniat untuk membeli rudal tersebut.

Rumania pada bulan November 2017 juga telah menandatangani surat penawaran dan penerimaan untuk membeli rudal Patriot dari AS untuk membantu melindungi wilayah udaranya, dan Swedia telah mengajukan permintaan resmi untuk sistem tersebut.

Sharing

Tinggalkan Balasan