Defile Militer di HUT TNI ke 69

74
104
Aksi pesawat tempur TNI AU di HUT TNI ke 69, Surabaya, Jawa Timur (all photos: jakartaGreater.com)
Aksi pesawat tempur TNI AU di HUT TNI ke 69, Surabaya, Jawa Timur (all photos: jakartaGreater.com)

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Perfect. Itulah yang terjadi dalam parade militer hari ini di HUT TNI ke 69, Surabaya Jawa Timur. Semua berlangsung sempurna, tanpa cacat.

Ada sekitar 1000 gambar yang saya abadikan dalam parade militer itu, lewat ipad, setelah kamera manual saya error, diawal-awal acara. Sedih juga terasa, tapi mau apa lagi.

Gambar yang ditampilkan akan dibagi ke beberapa bagian, karena terlalu banyak.

Salah satu momen yang mengundang kekaguman saya, adalah ketika atraksi F-16, Sukhoi SU 27 / 30 dan Tim Jupiter dengan pesawat KT 1 Woong Bee nya.

Saat puncak atraksi dari jet tempur itu, saya memilih untuk berhenti mengabadikannya, karena kekaguman saya. Saya tutup ipad, simpan di dada dan menikmati atraksi yang disuguhkan F-16 dan Sukhoi. Mereka melakukan roll out menuju penonton dan berputar ke kiri sambil melepaskan flare, bola bola api lalu menghilang. Suaranya begitu menggelegar, kering, renyah serasa sedang mendengarkan lagu beethoven. Akibatnya momen itu tidak saya abadikan. Pikiran saya kontradiksi saat itu :”kapan lagi saya menikmatinya, masak shoting melulu”.

Gambar ini hasil zooming dari ipad, sehingga kualitasnya tidak bagus. Selain itu saya juga tidak jago komposisi gambar, alias asal jepret saja.

Atraksi dari Tim Jupiter juga mengundang decak kagum penonton. Banyak akrobatik mereka yang terlihat berbahaya dan begitu aksi itu dilakukan mulus, tepuk tangan penonton pun pecah. Dari arah berlawanan datang kt -1 woong bee, seakan akan hendak beradu dan bertabrakan, namun ketika mendekat, mereka mampu menghindari tabrakan itu. Saya tadi sempat berpikir, bagaimana kalau kedua pilot itu, lupa harus bergerak ke kiri atau ke kanan saat sudah mendekat. Satu anggota tim jupiter juga terbang vertikal lurus ke atas langit. Ketika sudah di puncak nun jauh, pilot mematikan mesinya dan pesawat jatuh free fall ke bawah. Ketika dekat dengan tanah, pilot menghidupkan kembali mesin dan evade mencari celah untuk terbang lagi. Terakhir, Tim Jupiter memberikan cinta bagi pengunjung dan rakyat Indonesia, lewat dua pilot mereka yang terbang melepas asap berbetuk lambang cinta. Dirgahayu TNI ke 69. (JKGR).

74 KOMENTAR

  1. Saya pernah lihat thunderbirds dan red arrow live waktu IAS 1986 Kemayoran..saya pernah lihat Blue Angels live di Seattle 2005. I missed Elang Biru dg F16 Dan Jupiter dg Hawk. SAya kecewa team acrobatic TNI AU hanya memakai wong bee.. Ngga ok banget Kayak team aacrobatic sipil.

  2. Tahnia untuk tentera indo, gambar lebih berbicara dari pada kata kata, ada sedikit kebanggaan melihat militer negeri leluhur saya jauh semakin membaik, tak banyak blog militer negara malay memberitakan militer dirantau asean secara obyektif tetapi yang ada adalah tendensius terutama kalau menyangkut kerajaan indo negeri leluhur saya, terkadang media malay dan blog militer selalu mewarkan, negara malay yang terhebat, dengan adanya jkgr membuat terbuka pikiran saya kami warga negara malay keturunan indo yang tertarik dengan perkembangan militer indo, ramai diberitakan di negara malay kalau sukhoi tn i hanya ada 11 dan tidak dalam kondisi termodern seperti sukhoi 30 mkm, pada kenyataan sudah 16 dengan kondisi yang termodern dan telah dilengkapi dengan peluru berpandu sama seperti yang telah dimiliki oleh kami, banyak yang menghina negara indo dengan negara akan seperti haj shahpaskal tetapi pada kenyataannya tank leo, marder, bmp3 marin, t50i, nahkoda ragam class telah menjadi bagian dari tni, ketika tni akan membeli apache, blog ikan sardin langsung membahas natuna dan ada kalimat indo akan membeli heli pejuang apache namun kalau itupun mereka boleh beli, seakan ada nada merendahkan dari blog saudara malay saya tentang rencana pembelian heli apache oleh tni, namun bagi bagi kami warga negara malay keturunan indo menyadari suka atau tidak mau atau tidak kami masih keturunan indo dan akan selalu terikat dengan negara leluhur kami, apapun yang terjadi diperbatasan harus diselesaikan dengan baik, bila memang ada yang melanggar kedaulatan sila ditindak dengan tegas kami memahami, kita semua nusantara bila tidak ada negara penjajah, sekali lagi tahnia tni good job

    • Nice komen saudara (ma***), semoga blog ini bisa memberikan pencerahan kepada semua pembacanya termasuk yang dari Malaysia juga bahkan bisa sharing info disini dan tentunya di cerna setiap informasi yang tersurat.
      Tidak ada permusuhan dari kami di Indonesia kepada saudara-saudara di Malaysia asal kita hidup bertetangga dengan sikap saling menghargai, seperti kata pepatah “anda sopan kamipun segan” masalah perbatasan biarlah diselesaikan oleh aparat di lapangan sesuai fakta dan data yang ada.

      Salam