Oct 132016
 
Jenis RWS/RCWS Lain

Jenis RWS/RCWS Lain

Bandung – Delegasi Negara-negara Afrika Sub-Sahara melakukan kunjungan ke PT Pindad untuk meningkatkan hubungan kerjasama IPTEK antara Indonesia dan negara-negara Afrika Sub-Sahara. Delegasi ini ingin melihat secara langsung kemajuan industri dan teknologi di Indonesia.

Kepala Divisi Pemasaran Ekspor Pindad, Ridi Djayakusuma dan Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan, Biben Akbar, mengatakan produk PT Pindad (Persero) terbukti kualitasnya dan mampu bersaing dengan buatan negara lain.

“Produk kami, Anoa telah beroperasi dalam misi perdamaian di kawasan Afrika. Senjata kami juga terbukti kualitasnya dengan memenangi berbagai lomba tembak internasional seperti AASAM, AARM dan BISAM,” ujar Ridi.

Setelah pemutaran Video profile, rombongan mengunjungi fasilitas produksi Divisi Kendaraan Khusus dan Divisi Senjata. Delegasi mencoba secara langsung berbagai senjata di Lapangan Tembak Divisi Senjata.

senjata ss3 pindad

Kunjungan Delegasi Filipina

PT Pindad juga menerima kunjungan delegasi Junior Officers Exchange Visit Program Philippines Air Force (JOEVP PAF) 29 september 2016. Rombongan delegasi JOEVP PAF berjumlah 10 orang, dipimpin oleh Letkol Perfecto R. Magalong Jr, PAF (Gsc).

Dalam sambutannya, Ridi Djayakusuma mengatakan hubungan dan kerja sama antar kedua negara dapat ditingkatkan lagi. “Indonesia dan Filipina sebagai negara tetangga bisa menjalin hubungan lebih dekat,” ujar Ridi.

Ketua delegasi, Letkol Perfecto R. Magalong berharap dapat belajar banyak hal dari Pindad. “Terimakasih telah menerima kedatangan kami, kami berharap dapat belajar dan mengambil manfaat dari kunjungan ke fasilitas produksi Pindad,” ujar Letkol Perfecto R. Magalong.

Setelah penayangan video profile, diskusi dan pertukaran cinderamata, rombongan melaksanakan plant tour ke Divisi Kendaraan Khusus dan melihat proses pengujian Komodo Nexter yang sedang dilaksanakan serta mengunjungi Divisi Senjata. Rombongan berkesempatan mencoba langsung performa buatan Pindad yakni SS2 V4, SS2 V7, dan Pistol G2 series.

Sumber : Pindad

Berbagi

  28 Responses to “Delegasi Afrika Hingga Filipina, Berkunjung ke Pindad”

  1.  

    Pertamax.. mantap PINDAD

  2.  

    Walah, kepleset

  3.  

    Ga pa2 disaat negara2 lain berlomba membuat senjata nuklir, kita kembangin aja minibus anoa beroda 6 asal dapat kelebihannya.

  4.  

    Semenjak sering menjuarai menembak tingkat International yg mempercundangi senjata merek terkenal dunia..senjata SS series semakin melambung namanya..mungkin satu2 senjata yg bisa mengalahkan SS series adalah senjata MahaDewa Vita berApi dari Malon..:)

  5.  

    Pindad hrs berterima kasih tuh sama TNI, minimal TNI dibuatkan senjata yg khususon buat TNI, yg speknya diatas rata2 yg di jokul

  6.  

    Dilirik, ditinjau, dijajaki, diminati…seperti halnya kita melirik, menjajaki, meninjau, meminati doank tapi beli kagak…wkwwkwk..

  7.  

    kini saatnya pindad memproduksi senjata M134D Minigun dan CIWS, Jangan kelamaan Bos… warung semakin panas… he he he

  8.  

    kacang goreng kacang goreng laris manis bak kacang goreng palagi nnti seandainya dah bisa buat yg gahar2 kasel canggih, kaprang, prspur dan tank serta rudal sam waaaao betapa cantiknya negriku ini.

  9.  

    Kapan pindad jualan rudal jagung ehh jaguhh.. masa bedil sama munisi tok..

  10.  

    gambar anoa di atas pake RCWS rheinmetall yah?
    mirip dgn RCWS Leopard RI yg di sodorkan konsep nya oleh rheinmetall

  11.  

    sebenernya banyak negara tertarik sama senjata pindad, tidak diragukan banyak yg tertarik untuk membeli produk pindad, tapi apa hendak dikata pindad kapasitas produksinya kecil<sedangkan negara2 pemesan pengen cepet dan dalam jumlah besar dan dengan perjanjian yg amat ketat, nah disini khawatirnya takut didenda sama abitrase ( seperti halnya kasus Prancis yg harus bayar denda ke rusia gara2 telat antar produk ke rusia karena diembargo kasus crimea yang ketiban apesnya galangan kapal prancis, bayar denda iya tapi kapal gak jadi dibeli rusia..) maka alhasil kita akan berkata " kami masih konsentrasi memenuhi kebutuhan TNI" singkatnya pindad tau diri lah gak maksain, cari aman tepatnya 😀 ini komentar gw…huhuy……

  12.  

    kualitas gak bisa bohong. Maju terus PINDAD..

  13.  

    Senjata skrg sdh go internasional….skrg garap segmen baru….rudal jarak sedang dulu hingga jangkauan 50 sampai 100 km. Kerja sama dgn LAPAN gmn caranya lah….yg penting tahun depan sdh bisa di uji coba. Hulu ledak juga perlu di pelajari, serta tingkat kehancuran lawan. Jika ini berhasil, tambah segmen baru dengan jangkauan 1000 sampai 1500 km, atau paling tdk bisa menjangkau kota kota di australia, PNG dan china.

  14.  

    laris laris efek menang juara tembak

  15.  

    berapa harga anoa..saya mau beli.untuk gantikan carry bututku.

  16.  

    Pengujian Komodo Nexter..? Varian baru komodo hasil kerjasama dengan Nexter Prancis..? jadi penasaran..

  17.  

    Tahnia Mantap

  18.  

    jadi pengen kelapa muda liat yg pada komen

  19.  

    Ambil anoa minimal 50 unit bonus 5 unit ss2, ambil anoa 100 unit bonus 5 unit ss3, jika ambil atau beli anoa lbh dari 500 unit, bonus badak 5 unit, dan jika beli lbh dari 1000, bonus 5 badak dan 5 komodo dan 5 ss3…mantap kan promo nya??. Ha ha ha

  20.  

    Arab sudah ada artikelnya, Philipina juga sudah, Afrikanya mana bro?

    JKGR kalau nulis artikel setengah-setengah…

    Saya bacanya juga jadi setengah malas, jadi lebih enjoy numpang nyeletuk di lapak orang…

  21.  

    Kalo senjata buatan Vita berapi tuh gak bisa disamakan dg senjata buatan Pindad,tp senjata itu setara dg senjata kita saat masih kecil dulu,yaitu dari dahan daun pisang ditekuk tekuk jadi senapan serbu. Kan sesuai dg persenjataan kaum beruk2.

 Leave a Reply