May 042017
 

Pesawat tempur Super Flanker, Sukhoi Su-35 Rusia (Aktug Ates)

Jakarta – Hubungan Indonesia dan Rusia bersifat strategis. Oleh karenanya Rusia sangat memahami hubungan yang telah terjalin ini, khususnya berkaitan dengan kontrak-kontrak yang sedang berjalan maupun yang akan berjalan antara kedua negara.

Hal ini dikatakan Deputi Dirut Rosoboronexport Mr. Sergey Goreslavsky saat bertemu dengan Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Laksdya TNI Dr. Widodo di kantor Sekjen Kemhan Jakarta, (3/5/2017).

Dalam pertemuan ini Deputi Dirut Rosoboronexport mengungkapkan tugas utama delegasi Rusia yang datang ke Kemhan adalah untuk membahas bagaimana menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan dengan segera.

Delegasi Rusia lebih lanjut mengatakan pengadaan proyek pesawat tempur Sukhoi SU-35 telah melewati beberapa tahapan. Namun ada satu tahapan yang belum direalisasikan yaitu Sidang Tim Evaluasi Pengadaan (TEP). Diharapkan hal ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat, mengingat kerjasama ini merupakan “Pilot Project” bagi Rusia. Hal ini dikarenakan banyaknya ketentuan baru yang menyertai proyek pengadaan pesawat tempur SU-35 ini, seperti komponen off–set, imbal dagang dan pendanaan.

Sekjen Kemhan Laksdya TNI Dr. Widodo mengatakan kehadiran delegasi Rusia menunjukkan keseriusan kedua negara untuk membangun kerjasama. Keseriusan Rusia terhadap pembangunan kerjasama alutsista Indonesia tidak hanya ditunjukkan saat ini saja, tetapi sejak perang kemerdekaan Indonesia.

Kunjungan Deputi Dirut Rosoboronexport Sergey Goreslavsky disambut Sekjen Kemhan Laksdya TNI Dr. Widodo di Jakarta, (3/5/2017). (Kemhan.go.id)

Terkait dengan pengadaan pesawat tempur SU-35, Sekjen menjelaskan tahapan yang belum sempat terealisasi yaitu TEP karena Kemhan masih menunggu kepastian dari Kementerian Perdagangan terkait dengan imbal dagang dan Transfer of Technologi (ToT). Untuk itu Sekjen Kemhan berharap semua pihak yang terkait dapat membantu proyek ini agar dapat segera terwujud, seperti TNI AU, Kementerian Perdagangan dan Rosoboronexport Rusia. Tentunya sesuai dengan kapasitas dan fungsinya masing-masing.

Selain pejabat Kemhan dan Kemlu, juga hadir dalam pertemuan ini : Atase Pertahanan Rusia untuk Indonesia Mr. Nikolay Nikolayuk, Deputi Dirut Rostec Mr. Yuri Maakev dan Perwakilan Rostec di Indonesia Mr. Michael Korotaev.

Diantara delegasi Rusia yang hadir merupakan anggota working group untuk imbal dagang. Direncanakan setelah malakukan pertemuan dengan Sekjen Kemhan, delegasi Rusia akan melakukan pertemuan dengan pimpinan di Kementerian Perdagangan.

Sumber : Kemhan.go.id

  193 Responses to “Delegasi Rusia – Kemhan RI Bahas Pesawat Sukhoi 35”

  1. PEURTAMAX.

    Oh jangan repot-repot, tidak usah kirim karangan bunga buat saya..

    • @peuteuy ayo milihmana mau dikirimi bunga apa santet hahahaha

    • priiiiittttt ……itu bukan sy

    • batalkan sajalah..; udah nggak mood.

    • Walaupub jadi akan dibeli cuma 8 biji (0,5 skuadron) percuma, tidak cukup mengimbangi f-35 australia yg 72 unit (4 skuadron) ….

    • Empat Hal Ini Jadikan Su-30SM Layak Diakuisisi Indonesia Daripada Su-35
      Mar-14-2017

      Salah satu varian pesawat tempur Flanker Su-30SM yang dilengkapi dengan sayap canard, telah banyak menarik minat negara-negara seperti India, Malaysia dan Aljazair. Selain itu, Su-30SM juga menjadi salah satu tulang punggung kekuatan Angkatan Udara dan Angkatan Laut Rusia.

      Tahun 2016 pabrikan Irkutsk telah menghasilkan total 29 unit Su-30 yang dilengkapi dengan sayap canard, 21 unit Su-30SM untuk Angkatan Udara dan Angkatan Laut Rusia, 2 unit untuk Kazakhstan dan 8 unit Su-30MKA untuk Aljazair.

      Banyak ahli militer percaya, dalam waktu dekat Su-30 canard akan menjadi salah satu pesawat tempur laris yang banyak menarik minat negara-negara lain. Lalu apa yang membuat Su-30 “canard” lebih menarik untuk diakusisi dibandingkan Flanker lainnya?

      Pertama, keunggulan aerodinamis dan manuvernya. Berkat mesin ganda dengan nozzle yang dapat berubah dua arah (2D), menjadikan Su-30SM memiliki kemampuan manuver luar biasa dan tidak ada yang mampu menandingi kelincahannya, kecuali Su-35.

      Kedua, sistem radar dan avionik canggihnya yang memungkinkannya membawa senjata modern buatan Rusia. Tergantung pada kebutuhan pelanggan, Su-30SM dapat mengintegrasikan sistem elektronik dan persenjataan paling canggih (termasuk dari Barat)

      Dilengkapi radar mini Awacs N-011M Bars Hibrid Radar System, atau bahkan N-035 Irbis-E seperti yang dimiliki Su-35, yang memiliki kapasitas lebih dari dua kali lipat dengan kemampuan deteksi target dengan RCS 3m2 pada jarak 400 km.

      Ketiga, harga yang ringan. Jika dibandingkan dengan Su-35, Su-30SM hanya sedikit lebih rendah fiturnya, terutama pada manuver. Sedangkan secara keseluruhan seperti pada sistem amunisi dan persenjataan, jika pelanggan meminta, perusahaan Sukhoi dapat mengintegrasikannya. Dan yang lebih penting harganya kurang dari US$ 60 juta, lebih murah dari Su-35 yang di banderol harga US$ 85 juta/unit seperti pada Su-35 China.

      Keempat, menggunakan dua kursi yang sangat membantu dan meringankan tugas pilot. Satu pilot dapat fokus pada pesawat tempurnya dan pilot lainnya akan mengontrol sistem persenjataan, dengan demikian waktu respon menjadi lebih cepat dan lebih akurat daripada menggunakan satu pilot.

  2. pertamax

  3. Byuhhhh….

  4. test on..

  5. amankan dulu 5

  6. Masih di kaji dan di bahas ..
    ko bung jimy ga ikut dalam rombongan delegasi rusia ?? ..

  7. Nyimak..

  8. Xixixixixixixixixixixixixixixixi…

  9. khususnya berkaitan dengan kontrak-kontrak yang sedang berjalan maupun yang akan berjalan antara kedua negara.

    tumben sedang dan akan akur dalam 1 kalimat
    pertanda apakah ini?

  10. lm bener negosiasi melulu.. alot g ky beli dr barat..sy jd curiga jangan jangan…. yg rusia inginkan Ri siap sedia ..yg RI inginkan rusia siap sedia..

  11. strategis (rahasia)
    beli 8 (selebihnya terserah anda)
    :-#

  12. Masih lama….. Tahun kuda belum jadi Juga

  13. Terlalu banyak pihak yg terlibat dlm pngadaan malah tambah ribet….

  14. jiaahhh…..dibahas lgi.mau sampai kapan????….sampai beruk masuk lobang jarum….????

  15. BERAPA TAHUNKAH LAMANYA PEMBAHASAN?, ENTAHLAH SAYA SUDAH HAMPIR LUPA.

  16. siluman sluman slumun slamet

  17. BORONG 20 SKUADRON

  18. jtak tak…..jossss….

  19. Simak betul betul…kontrak yang sudah berjalan tentunya itu KILO, dan Tank amfibi.

  20. Kotrak yg sudah berjalan tentunya KILO, sama Tank Amfibi.

    • Pak bos ngomong semur sekilo udah bikin pusing …..ini dibahas di sebelah mulai anak saya mau masuk sd sampai mau masuk sma .bahkan sempat ada yang nadzar lari bugil segala

  21. Itu Baru Pintar senjata dengan imbang dagang, Cuba kamu contoh China macam imbang dagang ekonomi dengan senjata, pertahanan dan keselamatan

    Saya lihat Indonesia agak ketinggalan Dari segi dagang ekonomi Dan pertahaan contoh ‘apa indonesia dapat Dari Amerika setelah bagi emas Papua a.k.a kosong Hanya dapat senjata Bekas yg kena beli senjata gak bagi subsidi gak Pintar masuk dangangan dengan penjualan senjata. Pakistan pintar dari Indonesia dapat F16block 52 dengan subsidi, sedangkan Indonesia Hanya beli f16A,B block yg Akan jadi goblock 52

    Indonesia sepatut belajar Dari kesilapan

    • Sudah beli apa lon ? Masih di kaji dan di pikir” kah ?? ..
      Urus saja mig-29 mu yg mau di barter dengan sperpart sukoi MKM hahahaha..

      • Saya Hairan Kenapa Encik Makam Suka Mencari Alasan Yh Tak Masuk Akal… Macam Gengsi Lah. Menjalin Persahabatan Lah. Dan Masih Banyak Lagi…

  22. Hik..hik..hik…
    Dari dulu kok isi nya rencana dan bahas.., rencana dan bahas terus…
    Bahas TOT nya lah.., Bahas Beli Pesawat Tukar Ketan Atau Tempe lah….
    Terus Kapan Mau Beli nya…?????
    Heeemmm…
    Memang benar siihh… klu Beli Pesawat Tempur ga Seperti Beli Kacang Goreng kiloan..
    Tapi mbok yaa Jangan Rapat” dan Kunjungan” ke Rusia yang Ga perlu.., yang Cuma Hamburkan Uang Rakyat..

    • Setuju bung Kalimaya
      Nah itu, “Beli Pesawat Tempur ga Seperti Beli Kacang Goreng kiloan..”
      Kalo udah tau bahwa (kebiasaan kita) beli pesawat itu lama maka pembahasannya harusnya dimulai 10 tahun lalu sehingga ketika F-5 hampir pensiun itu penggantinya sudah siap operasional. Kenyataannya F-5 sudah keluar lapangan tapi kenapa pemain pengganti belum datang juga? Nah itu Cina kenapa bisa lebih cepat realisasinya?

      “Beli Pesawat Tempur ga Seperti Beli Kacang Goreng kiloan..”
      Kenyataannya di sini malah Kilo dijadikan gorengan. ha ha haaa……

    • Al Araf dari Imparsial itu rada2 gemblung.

      Tidak semua urusan military dibuka ke publik.

      Dan RI juga sedang fokus untuk bangun pangkalan, logistik dan distribusinya serta penyediaan kapal2 patroli.

      Prajurit2 diperbantukan untuk urusan sipil ?

      Itu bukan hanya untuk urusan sipil saja melainkan untuk pengenalan medan dan pelatihan penyediaan logistik.

      Bangun jalan di perbatasan itu untuk pengenalan medan.

      Ikut tanam padi dan tanaman pangan lain itu untuk dukungan ketersediaan logistik.

      Beli alutsista SAR itu juga untuk ketersediaan distribusi logistik dan percepatan manuver pasukan.

      Pemenuhan kebutuhan kapal2 patroli itu untuk pengamanan logistik.

      Jadi pertahanan bukan hanya urusan rudal semata tetapi juga penyediaan logistik untuk pasukan itu yang terpenting.

      Tanpa logistik pasukan akan cepat menyerah.

  23. SU 35 & Brieve 100, KILO CLASS Delivery For Indonesia…I Love Indonesia.
    ” Every Duck is always together for Attack But Garuda just lonely”

  24. Mbelgedhez ah…

  25. Bagi semua yg masih gamang, ditunggu saja “surprise” nya 2018.

  26. Masih di kaji dan di bahas ..
    Bung jimmy jngan lupa klw deal traktir makan baso nya bung peuteuy ya hihihi ..

  27. Kenapa klan barat kok pada ribut jika Indonesia beli su 35 yaa? Apa krn takut kalah saing?

    • Kemarin Sudah Kumintakan Minta Cap Tanda Tangan atas Nama Security
      Tapi Gate Pass Kronologi Vitae Menyusul… entah sampai kapan ???
      Entah warga ini tertipu atau ngga mau kena imbas nya atau ngga mau tanggung jawab alias cari selamet
      Biasa Inyong Belom Bakar Kutuk Warga Kampung Tambak Sawah

  28. SLOGAN KERJA CEPAT HANYA BUALAN BELAKA..

  29. Pagi2 seneng liat banyak yg stress….. beruk netter blog tetangga sebelah juga pada stress….. xixi….

  30. Mau dibeli kek, mau dujual kek, mau diakusisisi kek….masa bodoooo….udh ga doyan su35 jelek, kuno dan boros….biar bung jimmy dipecat aja ga papa, krn udah ga sudi denger yg namanya su35 welek…mending fa 50 dibanyakin lbh tenang ati ini….drpd su35 kuno dan ga hebat lg…dasar lelet, barang kuno mau dibeli jg…..ya ampuuunnn !!!

  31. Klu beli teknologi dr Timur urusannya ribet, giliran dr barat kok lancar jaya ya?

  32. Ayoo.. siap2 mandi, gosok gigi karo mbun2mbunan’ee.. semaleman begadang. Met pagi Warjag

  33. Bung Jimmy…kog ngga ada di Foto jPertemuan itu ….dan ngga koment juga…ada apa dengan nya ?…..jangan2 lagi ngitung…Jalur Kereta Api Trans Kalimantan….hahah

  34. Sudah ada di mari nih…. ini cuman additional aja

  35. Hari gini msh blm beres beres jg nih si sukhoi..

  36. ganti berita lontong saja ya

    http://www.dailysabah.com/business/2017/05/04/germany-turkey-to-join-submarine-project-in-indonesia

    Düsseldorf-based newspaper, Handelsblatt, has reported that ThyssenKrupp, a steel company that also produces underwater craft, and a Turkish partner are in negotiations to partner up to take part in Indonesia’s submarine project.

    According to the report, ThyssenKrupp Marine System (TKMS), a subsidiary of the steel company which established a regional office in Turkey in 2013 to reinforce its operations, and a Turkish company, whose name has not been officially revealed, are planning to bid for the Indonesia’s submarine project.

    The joint move comes as competition with the TKMS’s French rival DCNS as well as Chinese and South Korean companies that are also expected to submit proposals for the project.

    Despite the fact that the name of the Turkish partner remains undisclosed, it had been previously reported last month that Turkey’s Gölcük Shipyard in Kocaeli province submitted a proposal to the Indonesian army for a Type 214 submarine. According to the reports, the Gölcük Shipyard will host a group of officials coming from the Indonesian capital, Jakarta.

    For almost the past 50 years, the Turkish navy has been ordering submarines from the Ruhr Group’s shipyards, which today operates under TKMS.

    Despite the growing displeasure, Turkey is now expected to cooperate with the TKMS to enter the export business. Together they want to sell submarines to Indonesia, according to the German newspaper, which is believed to have received the Intel from industry insiders.

    ThyssenKrupp, which has operations in component technology, elevator technology, and the steel and materials industries, has been operating in Turkey since the late 19th century as the company’s ancestor Krupp was active in the country in 1868.

    Moreover, Blohm + Voss, the company that built Mustafa Kemal Atatürk’s yacht Savarona, was a ThyssenKrupp Group company.

    The group’s activities focus on the supply of components for the Turkish automotive industry, plant technology and recycling facilities as well as passenger transportation systems including elevators, escalators, moving walkways and passenger boarding bridges.

    ThyssenKrupp Marine Systems, with premises in Germany, is part of the Business Area Industrial Solutions of the ThyssenKrupp Group. The company participates in projects with the products in the inventory of ThyssenKrupp Marine Systems and provides systems, spare parts and service support to the Turkish Naval Forces Command.

    • Good job bung Alugoro.

      Mau kerjasama bikin kasel sekaligus dapat yang benar2 TOT mesti ke mbahnya empu kasel.

      Thyssen Krupp adalah pilihan yang jitu, sekaligus mungkin kita bisa bikin U218 sekalian (ngarep)

      Kalau bisa DCNS, TKMS dan SAAB Kockhum diambil semua, ambil TOT dari masing2 jenis.

      Lha nasib Rusia gimana ? Kalau udah terlanjur ambil ya udah jangan ambil lagi dari situ sebab antidot untuk kapal-kapal Rusia sudah ditemukan, yaitu kapal sapi.

      😆

  37. Masih ada skema pembayaran cadangan dari rakyat RI..kumpul koin.

    • Malah ada yang mengumpulka donasi dari masyarakat…ternyata, eh ternyata uangnya malah dibelikan fortuner sama iphone-7

      • Hahahaha fortuner dan iphone 7.:D 😀

        Kalau memang benar-benar diperlukan biar TNI AU saja sebagai pengumpul donasi dari rakyatnya. Lebih pas dan biar malu sekalian Pemerintah karena mau beliin penjaga negeri ini pentungan saja lamanya minta ampun.

  38. Alot juga mau beli SU35….mendingan beli SU-34 upgrade, pembom plus combat….mestinya juga kita minta sama Rusia untuk bisa beli iskander dan S400, iskander untuk menyerang musuh nun jauh di sana sedangkan S400 bikin lari tunggang langgang F15/F16 sampai kecirit pilotnya….akhirnya di eject.

  39. dari sukhoi SU35 ke Pakfa T50…
    mbuletnya ada di peralihan nya

  40. hala…admin…goreng terus sampai klenger… nanti geregetan gue bahas politik gantian komen sy di hilangkan.

  41. @admin

    “Om artikel heli aw om”….kasian sampai sekarang tim uditornya masih kebingungan nyari 3 item berikut : cargo door, ramp door sama hoist….bagi rekan warjag yang punya nfonya mohon menghubungi bidan terdekat

  42. komisi?????

  43. Janganlah kumpul koin Rp 5 ; tiap bulan, beli beras aja susahh, tapi kalu plesiran hmm dipertimbangkan. Lebih baik puasa senin – kemis rutin…mudah2an banyak yang nyumbang do’a.

  44. Tak kasi tau ya…difoto ini delegasi rusia yang dipimpin pak sergei sebenarnya menanyakan “buku tamu” untuk mengecek berapa kali “salesnya” yang berinisial “JS” berkunjung ke kemhan untuk menawarkan dagangannya….

  45. @patih pragota

    Gak ada yang salah dengan pernyataan Pak Luhut….karena komen beliau telah diawali dengan kata “KALAU” yang memiliki persamaan makna dengan kata “AKAN”

    • Saya nggak menyalahkan siapa pun.
      Penjual tidak salah karena sudah kasih kesempatan untuk lihat dagangan sampai mupeng.
      Pembeli tidak salah karena sudah maksimal menawar, sampai bung Jimy sebagai salesnya risih sendiri hingga depresi di bilik termenung sampai melupakan handuknya.
      Saya malah nyalahin diri saya sendiri kenapa mau-maunya baca berita Su-35.

      • Baca lagi dan lagi….wkwkwwk, kayak iklan susu

      • santai aja bung, yang mau perangnya aja yakin gak akan ada perang terbuka 17 tahun ke depan (dulu ngomongnya 20 tahun ke depan, 3 tahun lalu)

        • Wuih kok tau bahwa gak akan ada perang sampai 20 tahun ke depan? Itu ‘ngerti sakdurunge winarah’ apa memang suka soto ayam sih bung?
          Sedang menenangkan masyarakat atau sedang terbuai alias lengah?

          • wah, si bapak yang ngomong, sesuai posisinya pastinya punya akses ke kajian strategis lembaga seperti lemhanas atau univ pertahanan bung

            di kompas hari ini, hal 2 menkopolhukam bilang;
            hakekat ancaman terhadap kedaulatan sudah bukan pada ancaman fisik atau aneksasi wilayah yang mengandalkan kemampuan militer, seperti era 1990an atau zaman Perang Dingin

            lha klo pendapatnya seperti itu beli alutsista canggih bukan buat perang, tapi agar TNI jadi tentara yang ‘gaul’, tetap menguasai segala perkembangan teknologi alutsista mutakhir

            sebaliknya masyarakat yang galau justru mungkin sedang mabok soto ayam basi & jamuran..

          • Di buku putih TNI ada kok

        • bukan lebih baik sedia payung dulu bung ubed,bukan terbalik hujan turun baru sediain payung ixixixixxi

          salam damai selalu:)

  46. Bertele tele, ………… coba kalo beli pesawat ASu, biar dikadalin langsung sign contract !!!

  47. bubar bubar….

  48. bubar bubar….

  49. Darurat rudal nuker indonesia harus punya rudal nuker gak perlu banyak alutsista yg penting banyakin ni rdl nuker klw ada yg rese genjot langsung dg ni rudal nuker gak banyak biaya murah meriah tapi efeknya luarbiasa

  50. SU 35 sudah di indonesia,pengiriman SU 35 pakai pesawat antonov,dan pesawat antonov balik lagi kerusia bawa SU27 Indonesia buat di upgrade..Edisi HOax..

  51. :mrgreen: 😀

  52. artikel ini sepertinya akan dipiara sebagai yang terakhir sampai minggu depan sampai mencapai angka 450 komen

  53. Mbulet koyok susur…seperti joko tingting di iming-iming rondo kinyis-kinyis….

  54. Singkat aja dah :

  55. KAGAK

  56. MONCER

  57. TU

  58. BARANG !!!

  59. Tumben bung bung Bhisma ndak muncul2

    jangan2 sibuk ngeprint, nyebarin dan nempelin poster F-16V camo Tni-AU dari defence.pk ke warung2 dan tiang2 listrik sekabupaten lagi

  60. busettt blm ganti ganti nih…18 jam msh sama ..ah bobo lagi

  61. Pas, sy setuju dgn su 35 srigala super badaiii, krn kepintaran dlm avioniknya & kelincahan tempurnya sudah meningkat

  62. masih kurang 198 komen
    ayo
    ayo
    ayo
    tambah lagi

  63. baksoooooo …

  64. Jimy jimmy jimmy jimmy jimmy mukamu kayak kambing mbeeeeekkkk jimmy jimmy jimmy mukamu kayak mbeeeekkkk kambing jimmy jimmy jimmy mukamu kayak kambing

  65. Masih ada lg pesawatnya, seperti mig 35 super badai, su 30 yg kepintaran avioniknya & kelincahan tempurnya jg sudah meningkat sama sprti su 27 & su 34, & su t50 kirke badaaiii, klu untuk skrg indonesia msh mmbicarakan negosiasiii?? Ini sudah kelamaan

  66. ” Hal ini dikarenakan banyaknya ketentuan baru yang menyertai proyek pengadaan pesawat tempur SU-35 ini, seperti komponen off–set, imbal dagang dan pendanaan. ”

    Buat Menteri Ryacudu fokus ke paragraf ini saja, keseriusan Rosoboronexport (dan salesnya) patut dikasih jempol.
    Hati hati nanti guling2 ditanah seperti anu pak
    https://m.youtube.com/watch?v=KavgKDSS9TY

  67. Bosen liat berita su 35, ora jelas

  68. Russia, Indonesia Discuss Delivery Contract of 2 Stealth Submarines to Jakarta

    © Sputnik/ Alexei Danichev
    Military & Intelligence
    11:10 21.03.2017Get short URL
    12411104

  69. 200..

  70. Tes

  71. palingan ntar yg dbeli tejas atau paling parah jitenbi. su-35? ngimpi! ngakak ala malon aja dah. kahkahkahkahkah

  72. Jadi yg komen udah berapa nih?

  73. Karena yg namanya putra dah banyak maka nickname ane berubah dari putra jadi Agito.S

 Leave a Reply