Jan 082019
 


F-16 (foto: Wikipedia)

Kini pilot pesawat tempur dan pilot pesawat taktis lainnya mendapatkan perangkat baru yang memudahkannya untuk buang air kecil saat di atas pesawat.

Peralatan yang bernama Aircrew Mission Extender Device, sekarang digunakan oleh Angkatan Udara AS, menggantikan metode sebelumnya – kencing ke dalam tas mengandung gel.

Buang hajat kecil telah menjadi masalah bagi pilot sejak awal penerbangan. Pilot awalnya menggunakan metode menahan kencing, yang bisa sangat tidak nyaman dan mengganggu. Cara lain adalah menghindari air minum sebelum dan selama penerbangan ini juga sangat tidak nyaman, yang bisa menyebabkan sakit kepala dan stres dan menurunkan toleransi tubuh terhadap tekanan g-force yang tinggi.

Banyak pesawat tua menggunakan metode “relief tube” atau tabung yang membuang urin keluar pesawat. Kencing ke dalam tabung tidak bisa dilakukan semua pilot karena beberapa alasan fisik yang jelas, jadi pilot pesawat tempur hari ini membuang air kecil ke dalam paket plastik yang mengubah urin menjadi gel.

Metode ini memiliki kelemahan karena pilot harus membuka sebagian pakaian saat buang air kecil.Selain itu hal bisa membahayakan pilot itu sendiri.


(Foto : Wired)

Setidaknya sudah dua kali pesawat tempur F-16 jatuh ketika pilot mencoba untuk buang air kecil. Pada 1992, satu F-16 jatuh di Turki setelah sabuk pengaman terjepit di antara kursi dan tongkat control.

The Air Force’s new Aircrew Mission Extender Device yang baru — atau singkatnya AMXDmax — akhirnya bisa menjadi solusi baru untuk masalah kencing.

Berbeda dengan sistem lama, AMXDmax tidak perlu membuka pakaian di kokpit. Perangkat ini terlihat seperti sepasang celana pendek hitam ketat yang menutupi cangkir atau bantalan. Menurut Military.com, “Perangkat baru ini tak perlu digenggam, dioperasikan dengan baterai dan dipakai di bawah seragam.”

Setelah secara otomatis AMXDmax mendeteksi urin, perangkat kemudian memompa air kencing ke dalam kantong pengumpul. Sensor mampu mendeteksi urin dalam sedetik dan dengan cepat memompanya ke dalam kantong pengumpul 1,7 liter (6,8 gelas). Pilot tidak perlu melakukan apa pun selain melepaskan kandung kemihnya.

Angkatan Udara AS telah menyebarkan 600 perangkat ini kepada pilot-pilotnya, dengan pesanan tambahan 1.500 lagi.

Popular Mechanics

 Posted by on Januari 8, 2019

  One Response to “Dengan Alat Ini Pilot Tidak Kesulitan Kencing di Pesawat Tempur”

  1.  

    ohh. berarti pilot pswt tempur tidak menggunakan kolor. harus langsung sambungkan ke vital?