Jul 132019
 

Desain Kapal induk ‘Lamantin’ Russia. (photo: © Michael Jerdev)

St Petersburg, Jakartagreater.com   – Biro Desain Nevskoye Rusia meluncurkan Proyek 11430E E Lamantin ’kapal induk bertenaga nuklir (CVN) di IMDS 2019 minggu ini, dirilis TASS.

Kapal induk ‘Lamantin’ dirancang untuk menyediakan penyebaran satuan tugas tempur udara dengan berbagai jenis pesawat yang mampu menggunakan berbagai senjata untuk melawan pasukan udara, laut (kapal selam dan permukaan), dan juga pasukan darat serta instalasi darat musuh di perairan, maritim dan pantai.

Kapal induk ini juga untuk memastikan keberlanjutan tempur kelompok laut dan menyediakan perlindungan bagi pasukan serangan Amfibi dan pasukan pendaratan terhadap serangan senjata yang diluncurkan oleh musuh.

Desain Kapal induk ‘Lamantin’ Russia. (photo: © Michael Jerdev)

Kapal induk ‘Lamantin’ memiliki 2 fasilitas take off, yakni: Take-Off Assisted Take-Off But Arrested Recovery (CATOBAR) dan Short Take-Off But Arrested Recovery (STOBAR).

Yang menarik adalah bahwa “pulau pengangkut” ini telah bergeser ke dalam bentuk untuk memungkinkan Jet tempur diparkir di sisi kanan kapal. Tiang (mast) dari kapal mirip dengan desain destroyer Tipe 45 Inggris.

Menurut bahan yang disajikan pada stand layar Biro Nevskoye Design, kapal ini memiliki unit propulsi bertenaga nuklir dengan panjang maksimum kapal 350 meter, memiliki daya tahan laut sekitar 120 hari dan menjadi mampu mengembangkan kecepatan sekitar 30 knot.

  48 Responses to “Desain Menarik Kapal Induk Baru Rusia”

  1.  

    Dengan anggaran militer Rusia saat ini yg mencapai US$ 44 milyar,sy rasa bukan hal mustahil Rusia dapat mewujudkan rencana pembuatan kapal induk ini yg mana biaya pembangunan kapal ini hanya sebesar US$ 3,18 Milyar.. Sangat kecil dr anggaran militernya.

    •  

      Kayaknya sih gak mungkin, lah dari anggaran USD 44 Bn, kan harus dibagi ke 3 angkatan dan atau departemen lainnya misal khusus buat Kemhan nya. Itu juga bakal dibagi lagi buat gaji, perawatan, upgrade alutsista, biaya latihan baru buat beli alutsista baru.

      Mungkin Putin harus nyembah Xi Zinping dulu baru bisa dapet duit buat bangun tuh kapal induk. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        Sangat mungkin donk mbah.
        Pembuatan kapal induk kan butuh beberapa tahun, minimal 4 tahun. Jadi Anggaran tidak digelontorkan bulat sebesar itu melainkan dibagi dalam 4 tahap pembayaran berdasarkan kemajuan fisik pekerjaan tiap tahunnya.

        Bukan seperti mbah gatol beli k*ndom di toko obat yg langsung dibayar cash….xicixicixicixi

    •  

      Kita coba bandingkan aja:
      Pada tahun 2014 anggaran militer indonesia yg hanya US$ 6 Milyar, AL mampu beli Kasel 3 unit Chang Bogo seharga US$ 1,08 Milyar. Kalikan 3 aja sdh seharga Kapal induk trsbt.

      kita hanya bisa berasumsi,tentu yg lebih tau pihak Rusia…Hehehe

      •  

        Itu pake pendanaan multiyears dan alutsista yg dipunya Rusia jauh lebih banyak bahkan dg Jepang atau India yg notabene besar anggarannya hampir sama.

        Rusia bisa aja bangun tuh kapal induk, tapi dg resiko dia gak akan bisa upgrade seluruh alutsista warisan Uni Soviet, cuman sebagian kecil aja.

        •  

          Ya sama donk mbah
          Semua pembangunan yg multiyears, bayarnya ya multi years juga. Ngenakin kontraktornya donk klo multiyears dibayar tunai di dwpan, atau rugi kontraktornya kalo multi years dibayar dibelakang setelah rampung keejaan.

      •  

        Gaji buat Tentara Rusia aja butuh sekitar USD 19bn lebih, itu udah 43%. Sedangkan gaji untuk seluruh anggota TNI itu sekitar USD 1,7 Bn dari USD 8,18 Bn total anggaran militer, itu cuman 20,7% aja. Jelas Indonesia bisa lebih beli banyak alutsista secara prosentase dibandingkan dengan Rusia.

        •  

          Salah mbah. Kalo utk gaji TNI kita itu menyerap 30% anggaran.

          •  

            Ya kalo Indonesia aja butuh 30% dari anggaran, berarti Rusia butuh lebih banyak lagi donk. Income percapita Rusia aja USD 24k. Kalo Rusia punya 800k prajurit berarti kan minimal harus butuh anggaran minimal USD 19 Bn buat gaji mereka aja. Kalo tentara Rusia digaji dibawah Income percapita ya bakal banyak yg desersi atau mau disuap jadi mata-mata negara lain Noh. Apalagi China ngebet banget ama teknologi yg dipunya Rusia khususnya mesin pesawat dan roket/rudal.

          •  

            Beda rusia beda Indonesia mbah. Kalo indonesia negara berkembang yg masih harus belajar banyak doktrin perang, teknik dan strategi militer. Makanya banyak anggarannya diserap utk diklat ke luar dan kursus. Itupun masih dinatu dana hibah bantuan dr pemerintah asing.

            Sementara rusia yg sdh mandiri dan salah satu kiblat teknik dan strategi militer, gak perlu menghabiskan banyak dana utk diklat keluar negeri. Malah dia menerima siswa luar negeri utk belajar.

          •  

            Kayaknya bukan itu deh. Latihan dan diklat emang penting tapi masa cuman buat itu aja bisa nyedot porsi anggaran yg besar juga??

    •  

      Sy tdk ingin BERASUMSI LIAR terlalu jauh dan sy rasa ada kalimat yg anda tulis cukup menyelesaikan perbincangan kita dr titik awal permasalahan.
      Ini sy kutip”RUSIA BISA SAJA BANGUN TUH KAPAL INDUK……. ”
      Berarti pernyataan awal anda yg mengatakan Rusia TDK MUNGKIN BANGUN KAPAL INDUK sdh terbantahkan oleh anda sendiri.

      Ok sy rasa cukup biar tdk terlalu panjang berasumsi liar… Hehe

      •  

        Analysis, pendapat, hipotesis, Asumsi, apapun itu adalah hal yg wajar dalam diskusi atau makalah.

        Lha komen Ente dari awal kan juga termasuk Asumsi?? Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          numpang tawa juga lah waxaxaxaxaxa…….

        •  

          Yg satu melalui metode asumsi yg satu lg melalui metode underestimate. Jd lucu spt dagelan.
          Yg jelas klo sdh dibuat maketnya spt itu, artinya bagi rusia sudah tdk ada halangan utk merealisasikan. Jd gak usah diperdebatkan yg ente pada gak paham.

          •  

            Belum tentu Dik Ruskye Indonesia buat maket Heli Gandiwa kenyataannya gak ada kabarnya tuh heli.

          •  

            Ada mbah.
            Lg memilih mitra kerjasama kan mbah. Yg biaya TOTnya bisa mencukupi anggaran.

        •  

          Lho ko tanya lg komen sy jg berasumsi.
          Hehe..Ente ini ngerti arti kata/kalimat gk..!???
          Coba cek lg kata2 sy di atas
          Ini sy kutipkan:
          “kita hanya bisa berasumsi,tentu yg lebih tau pihak Rusia”

          Ngerti gk kata KITA itu artinya Kamu dan Saya, yang hanya bisa berasumsi.
          Yg lebih tau pihak Rusia.

          Ko tanya komen ente berasumsi..Hehe
          Makanya lain kali klo mau debat orang perhati in kata2 orang biar gk gampang lupa akan inti masalah dan membuat tambah melebar jd Asumsi liar dan akibatnya biar seharian debat ya gk selesai.. Klo inti masalah sdh terpecahkan ngapain mau di terusin… Buang2 waktu aja…hehe

          •  

            Lah ane kan udah jelasin juga, yg namanya diskusi ya penuh asumsi, pendapat dsb. Kalo gak mau jadi asumsi liar ya batasi aja ranah Diskusinya. Kalo Km gak mau ya jadi Silent Reader aja. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  2.  

    ooohh ini kapal induknya si “Beruang Madu” ? Ya udah tinggal ditunggu saja Head to head nya dengan Ronald reagen Class punya nya si “Pakde Sam” mana yang Bakalan tetap kokok dan tegak berdiri dan mana yang bakalan “Karam dan nyungsep” hehehe….

  3.  

    Ane masih ragu Rusia bakal jadiin tuh kapal secara mereka punya banyak proyek pembangunan kapal induk pengganti Admiral Kuznetzov yg udah jompo tapi kenyataannya gak ada kabar tindak lanjutnya kayak Sthrom yg katanya bisa ngangkut 100 pespur.

    Dilihat lebih rinci dari miniatur kapal induk Lamantin, Ane rasa masih kalah jauh dari Nimitz apalagi Gerald R. Ford class. Kenapa?? Karena Lamantin masih mempertahankan sistem peluncuran STOBAR yg harus pake Ski-jump yg bakal mengurangi bahan bakar dan senjata yg bisa diangkut oleh pesawat.

    Selain itu dengan panjang 350 meter, walaupun punya CATOBAR, sepertinya itu terlalu jauh dibandingkan dengan Nimitz dan Gerald R. Ford yg walopun panjangnya 330 dn 337 meter, tapi semuanya pake CATOBAR. Ane rasa kemampuan CATOBAR buatan Rusia masih rendah makanya butuh dek yg lebih panjang dari kapal induk USN.

    Kekurangan yg lain adalah tampilan dek Elevator Lamantin yg sepertinya cuman punya 3 buah, 1 dikiri dan 2 dikanan. Jelas dari itu saja kita bisa tau kemampuan pesawat tempur yg bakal bisa dibawa oleh Lamantin akan jauh lebih sedikit daripada Nimitz atau Gerald R. Ford yg punya 4 dek Elevator. Semakin banyak Elevator yg dimiliki maka akan semakin banyak dan cepat pesawat dan senjata yg bisa disiapkan untuk melakukan misi.

    •  

      Loe taukan admiral kuznetsov lbh pendek landasannya dr pd kapal induk amerika, itulah kelebihan memakai skyjump dr pd memakai catobar & kapal induk trbaru russia bakalan lbh panjang & lebih lebar dr admiral kuznetsov
      :lol: :lol:

      •  

        Iya, tapi akhirnya jumlah pespur yg dibawa jadi sedikit, begitu juga dg senjata dan bahan bakarnya.

        •  

          Bisa muat banyak lebih dr 100 pespur dgn lebar kapal 90 m panjang 300 m, tebal baja dinding lambung 3 cm & tebal dinding kapal 6 mm dgn daya nuklir
          :lol: :lol:

          •  

            Percuma tuh kapal induk kalo punya panjang sekian meter, lebar sekian meter dsb kalo sistem peluncurannya masih pake STOBAR dan dek Elevatornya cuman dikit. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

    •  

      Yg ragukan ente mbah.
      Rusia saja gak ragu kok…..xicixicixicixicixicixoi

      •  

        Gak ragu kalo ada uangnya. Kalopun bisa jadi tuh kapal induk kemampuannya masih dibawah Nimitz. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          Justru diatas kemampuan seluruh kapal induk AS maupun nato mbah.
          Sebab kalo dirusia itu yg namanya kapal induk sama dng kapal penjelajah yg menggendong pesawat tempur jg. Persenjataannya lengkap termasuk rudal2nya. Contohnya saja kapal indul satu2nya rusia. Bersenjata lemgkap. Sehingga bisa beropwrasi mandiri mbah.

        •  

          Berarti Dik Ruskye belum belajar bener-bener doktrin tempur AA/AD armada kapal induk Rusia/Uni Soviet ya. Kapal Induk Rusia yg dulu dibangun pada zaman Uni Soviet lebih menekankan pada pertahanan daripada menyerang. Makanya mereka mengorbankan ruang garasi dibawah dek untuk menyimpan rudal anti udara, anti kapal dan Kasel dan hanya membawa sedikit Su-33 dan heli AKS/OTHT.

          Rudal anti udara dan kapal permukaan yg dibawa pun tidak banyak dibandingkan dg Kirov. Makanya titik utama serangan mereka dipusatkan pada kapal selam yg jumlahnya lebih dari 200 unit saat itu.

          Makanya dg jumlah Kasel yg jauh sangat sedikit dibandingkan pada masa Uni Soviet dan model pertempuran yg berubah, Admiral Kuznetzov harus diubah total termasuk ganti mesin turbinnya yg suka ngadat. Celakanya karena kondisi keuangan yg cetak makanya Rusia fokus dg kapal kecil tapi bisa bawa rudal jelajah. Ingat, tahun 80an aja anggaran militer Uni Soviet aja bisa mencapai USD 200 Bn lebih, bandingkan dg anggaran Rusia sekarang yg cuman 1/4 dari anggaran Uni Soviet jaman dulu. Apalagi jika dihitung dg inflasi perbedaannya bisa lebih jauh lagi. Padahal, Rusia yg sekarang sudah lebih maju dan mapan ekonominya dibandingkan dg Uni Soviet dulu yg hanya fokus pada mesin dan minyak.

          •  

            Mbah fokus ….mbah..fokus

            Kita disini membandingkan kapal induk negara nato dng milik Rusia. Jng kebiasaan melebar mbah. Dipersempit. Ada nda kapal induk nato bawa rudal jelajah atau rudal anti kapal spt kapal induk rusia, itu aja mbah. Gak usah bawa2 mas doktrin dulu…..xicixicixici

            Uni Sovyet itu terdiri dr banyak negara saat itu mbah, maka anggarannya jelas banyak donk. Sementara Rusia sekarang hanya sendiri. Wajarlah secara logika anggarasnnya lebih kecil. Kalo lebih besar itu yg aneh mbah….xicixicixi

          •  

            Kalo cuman perbandingan diatas kertas sih iya Dik Ruskye. Masalahnya gak ada Admiral Rusia yg bego mau pertempuran nyata Kapal Induk Kuznetzov lawan kapal Induk NATO satu lawan satu. LoL kira berantem PvP kayak di Game strategi gitu?? Kapal Induk Rusia cuman satu. Walopun seluruh geladaknya bawa rudal SATAN sekalipun kalo disuruh maju sendiri ya bakal tenggelam lah.

            Kalo Dik Ruskye mau bandingkan kehebatan suatu alutsista 1 lawan 1 ya jangan di forumil tapi di Warnet apa Game centre aja. Malu maluin Warjager yg lainnya. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  4.  

    USA, RUSIA, CHINA.. semua pada sibuk bikin senjatanya masing2.. semua pada mengklaim bahwa ciptaannya yg paling sakti.. tanpa ada bukti nyata bahwa alutsista itu pernah beradu muka.. saya berani blg.. jaman ini jaman pengecut.. semua bersembunyi dibalik kecanggihan alat.. ga spt jaman dulu.. semua yg terlibat dlm pertempuran akan berdiri sbg seorang kesatria.. dimana “kecanggihan” itu ada dlm diri masing2 petarung.. sy kok pengen lihat.. ketika mr putin dan mr trump saling berhadapan dgn menggenggam sebuah pedang

  5.  

    Kapal induk nusantara mana ya..hikhikhik..nangis kejer..