Jul 112014
 
Destroyer P15A, Kolkata Class, buatan dalam negeri India

Destroyer P15A, Kolkata Class, buatan dalam negeri India

Destroyer pertama buatan dalam negeri India, P15A, Kolkata Class telah menyelesaikan delivery acceptance trials (DAT) / ujicoba laut bulan lalu dan diserahterimakan kepada Angkatan Laut India, pada 10 Juli 2014.

Destroyer ini segera aktif di jajaran Angkatan Laut India, diperkirakan akhir bulan ini diresmikan oleh Menteri Pertahanan India, Arun Jaitley, di Mumbai.

Selama menempuh ujicoba DAT bulan lalu, satu rudal jelajah supersonic Brahmos, ditembakkan dari destroyer Kolkata Class ini, pada 9 Juli 2014 di pantai Karwar. Destroyer P15A akan membawa 16 rudal Brahmos dalam konfigurasi launcher Vertikal (VLS).

Kolkata Class berhasil melalui berbagai kendala, yang seharusnya diluncurkan pada tahun 2010, namun terkendala urusan teknis, termasuk persoalan konstruksi dan level kebisingan kapal saat beroperasi. Semua persoalan itu akhirnya dapat diatasi dalam 3 tahun terakhir. Tewasnya seorang Angkatan Laut dalam insiden di bulan Maret 2014, menambah panjang lika liku pembuatan Destroyer ini.

Destroyer P15A, Kolkata Class, India

Destroyer P15A, Kolkata Class, India

Kini, setelah Destroyer P15A berhasil melalui uji coba laut, berarti destroyer buatan dalam negeri India, siap sepenuhnya untuk beroperasi.

Untuk tahap awal, India berencana membuat 3 Destroyer Kolkata Class. INS Kolkata beroperasi tahun 2014, INS Kochi tahun 2015 dan INS Chennai, dalam waktu yang akan ditetapkan.

Sejumlah pengamat menilai destroyer Kolkata Class memiliki kemampuan stealth dan menjadi destroyer stealth pertama di Asia.

Destroyer P15A, Kolkata Class, India

Destroyer P15A, Kolkata Class, India

Berat: 8000 ton; Kecepatan: 30 knot+ dan mampu mengangkut 2 helikopter Anti-Kapal Selam (ASW).

Persenjataan
Anti-ship: 16 cell BrahMos/Nirbhay/Klub dan 1 x 100mm gun,
Air-defence: 32 cell Barak-8 SAM (Range 70km), 8 cell (4×2) Barak-1 SAM (Range 10 – 12 km).

CIWS: 4 x AK- 630 Gatling guns.
ASW: Triple-torpedo tubes & 2 x RBU-6000
Artillery: SMERCH-2 Multiple rocket launchers

Radar: MF-STAR APAR/AESA (IAI) S-band [Other L-band, D-band radars also on board).

(Shiv Aroor / livefistdefence.com).

  62 Responses to “Destroyer Pertama Dalam Negeri India”

  1. Pertamax ?

  2. Ngabsen

  3. Pasti nuklir.. ga diesel

  4. Kirain indonesiaa ga taunyaa indiaa hmmmm

  5. Nyimak babaranya

  6. Mana destroyer TNI AL eks Russia Peter theGreat

  7. Masa ketinggalan sama India kita?

    • Dengan berat hati saya katakan iya

      Kelas kita masih kelas kapal patroli sekelas KCR

      Kelas Corvette saat ini masih “kursus” bersama Belanda

      Diatas Corvette masih ada Frigate, diatas Frigate baru Destroyer

      “Alon – alon asal kelakon….”

      • 20 thn lalu kita masih di atas india knp skrg kalah? engineer kita pada kerja di luar sih… pemerintah kurang dukung engineer Indonesia .

        • India dari dulu udah mayan maju ya… Tahun 80-an mereka uda bikin fregat, tahun segitu kita bikin FPB. Sampe skrg juga msh FPB, cm ganti nama aja jadi KCR.

  8. Lumayan gahar neh … Ada brahmosnya

  9. Jadi ngiri…

  10. 16 Brahmos??

  11. Wow India sdh bisa bikin destro sendiri. Ayo Indonesia, kita juga pasti bisa..!!!

  12. wih, sangar juga persenjataan nya,,benar2 distroyer…
    radar nya masih tahap L Band, yah? apa beda nya dgn X band?

  13. mantaf
    ayo indonesia bisa

  14. 16 VLS Brahmos…mantap ini

  15. Pt PAL memiliki kemampuan untuk memproduksi kapal sekelas destroyer. tinggal keinginan dan niat dr pemerintah saja untuk melaksanakannya…Hanya sistim persenjataanya saja yang masih harus banyak bekerjasama dengan negara lain. Kita harap pemimpin negara ini selanjutnya dpt memberikan perhatian lebih pd peningkatan Alutsista kita.

  16. Absen,,,,

  17. jadi ingat tulisan Bung @Jalo….
    Anda Percaya, Kami Pasti Bisa……

  18. ijin nyimak

  19. keren banget destronya

  20. Dri mulai rudal,pespur,kapur smpe ks,india bs membuat sndiri..mdh2n indonesia bs sgera menyusul,bhkan bs melampaui’a amin..tetap optimis,dan yg pazti dana riset pertahanan qt haruz bs d tingkatkan…

  21. Nasib negara dengan anggaran militernya yg cekak ya kayak kita ini. India berani borong alutsista agar dapat tot dan joint produksi. Kalao mazhab kita kan Ngetengiyah/ Nyiciliyah.

  22. Nyimak dulu ah. Selamat Berbuka puasa semua

  23. Duh jauh banget…Baru bisa Bikin KCR…#Ayo pak presiden yang Baru Dana. Riset tambahin Dong minim kayak Dana Subsidi BBM..ngarep.com

  24. mantap..kapan indonesia bisa nyusul

  25. klo buat itu mah ane yakin bangsa kita bisa

  26. PT. PAL itu ibarat anak Cerdas ….Gampang Mengarahkannya …Sekali belajar cepat mengerti…Buata kapal apa aja…Hayooo….Jayalah NKRI khususnya PT. PAL..

  27. Indonesia baru bisa bikin tongkang bobot ribuan ton

  28. berita yg membanggakan utk bangsa India, ambil sisi positifnya agar kita jg percaya diri utk mampu berkarya membangun alutsista secara mandiri, anak bangsa kita jg mampu jika di dukung penuh oleh negara … semoga

    • Setuju bung den bdg … langkah kecil tapi pasti yang dilakukan industri dalam negeri harusnya didukung, bukan malah dicibir seperti: “Yah kok bikin ini sih? , Buat yang besar langsung dong!, dst…..”

      • ya bung AFN … perlu kesamaan pemahaman ttg konsep & pelaksanaan pembangunan alutsista di dlm negeri

        • Yup, kalo semua diintegrasi dengan baik.. eksekusi bakal lebih mudah ..

          Sayang, ane pernah liat komen yang pedes seperti di facebook.. bukannya mengapresiasi malah dicibir njiplak, copas, dll … Where is our nasionalism??

  29. selamat untuk indihe,semoga ini jadi pelecut buat indonesia.,

  30. negara mahabharata ini mm hebat walaupun bnyk rakyatny yg masih miskin kyk indonesia tp pemerintahnya mndukung ilmuwan2 dlm negri india dngn kucuran dana yg tdk sdikit mk tdk heran india bs sehebat skrg krn pendiri india sll mnanamkan kmandirian disegala bidang dan konsisten smpai skrg beda dngn indonesia kmandirian dan pondasi sbenarnya sdh bung karno rintis tp syg para penerusnya tdk konsisten,, sehingga kt jd bangsa yg jln ditmpt tertinggal dngn china n india.. smoga dngn terpilihnya presiden baru nanti mnjadi titik awal kbangkitan ilmuwan kita lewat dukungan penuh dr pmerintah.. jayalah NKRI

  31. Nah india udah terbukti bisa buat kapal destro,seharusnya bisa,soalnya ahli ahli kita banyak,bejibun,PAL juga udah terbukti bisa buat kapal tonase besar,walaupun kapal sipil,dan speknya berbeda dg kapal militer,tetapi min punya pengalaman buat kapal tonase besar,dan jangan lupa bahwa industri perkapalan kita juga bisa buat kapal sekelas KRI Banjarmasin,mudah2an pemimpin baru kita bisa menjembatani atau lebih dari itu yaitu mendukung perindustrian dalam negri agar tercapai kemandirian alutsista dalam negri,jayalah NKRI ku,Lanjutkan……..!!!!!ma’af komentar tukang macul……!!!!

  32. pasti bisa

  33. Tahun 80-an udah rencana bikin 20 fregat, tp sampe skrg beluuuum juga. Hiks…

  34. Assalamualaikum wr.wb
    maaf mau tanya ini maksudnya destroyer dengan kemampuan stealth itu bagaimana?
    tolong dng di jawab 🙂

  35. indonesia udah punya kirov
    Class Battlecruiser

  36. Ini bukannya frigate talwar yg dimodif atau dikembangkan lagi oleh India?.. Look good and nice tapi saya tetep megang adm. Gorshkov yg sedang dikembangkan uncle Putin.

  37. Sebenarnya sangat mudah bikin destroyer atau kapal induk barang keliatan bisa di pelajari bung

  38. Specs:

    Length: 535 ft (163m)
    Beam: 57 ft (17.5m)
    Draft: 17 ft (5m)
    Displace (Full Load): 6,800 tons
    Propulsion: COGAG: Zorya 2 Ă— M36E gas turbine plants
    – 4 Ă— DT-59 reversible gas turbines
    – 2 Ă— RG-54 gearboxes
    – 2 Ă— Bergen/GRSE KVM-diesel engines, 9,900 hp/ea
    – 4 Ă— 1mWe Wärtsilä WCM-1000 generator sets driving – Cummins KTA50G3 engines and Kirloskar 1MV AC generators
    – Two shafts
    Speed: 30+ knots
    Range: 8,000 nautical miles (18 knots – est)
    Crew: 250 (est.)
    Sensors:
    – IAI EL/M-2248 MF-STAR AESA
    – IAI EL/M-2238 L-band STAR surveillance radar
    – BEL HUMSA-NG sonar
    – BEL RAWL-02 /Thales LW-08 D-band air search radar
    – BEL Nagin active towed array sonar
    – BEL Electronic (EMCCA Mk4) combat management system
    Armament:
    – 1 x 130 mm gun
    – 4 x 4 Brahmos 2 Supersonic Cruise Missiles
    – 2 x 32 cell Barak 8 SAM
    – 4 x 8 CIWS Barak 1 SAM
    – 2 x 30mm CIWS AK-630
    – 2 x 3 ASW torpedo launchers
    – 2 x RBU-6000 ASW Rockets
    Ships in class: 3 built, 4 more planned
    – 1 commisisoned Sep 2012
    – 1 to commission Jun 2013
    – 1 to commission Mar 2014
    Helicopter(s):
    – 2 x Sea King or HAL Dhruv helicopters

    Bagi saya yang bikin miris sensors/ radarnya, lengkap multy band…….S band dan L band mungkin D band juga yang produk IAI

  39. Lihat specs yang L band, range dll

    Description: Elta’s EL/M-2238 is a Surveillance and Threat Alert Radar (STAR) developed for corvette and frigate applications conducting both surface and long-range air search. In addition to the search mode, EL/M-2238 offers target acquisition capability for both surface and airborne targets. It is based on coherent S-band pulse Doppler 3D multibeam and multimode search radar technology. It can work in conjunction with countermeasures systems such as ECM or chaff/flare systems.
    EL/M-2238 radar system is able to detect a fighter-sized aircraft at ranges of up to 150 kilometers, surface vessels up to radar horizon and incoming missile threat at up to 25 km. It features Track-While-Scan (TWS) capability which allows for monitoring simultaneously multiple airborne and surface targets.
    Elta Systems is offering this radar system fitted with single or two faces antennas. The two faces antenna provides double update rate as well as long range surveillance and early warning against incoming threats capabilities simultaneously. The radar antenna itself is available in medium and large sizes. A single face, medium size antenna radar system is about 2,100 kg and has a detection range of up to 200 km. A dual face, large size antenna EL/M-2238 weighs 4,400 kg and has a detection range of up to 350 km.

  40. Assalamualaikum , ijin nyimak.klo sepengetahuan saya hasil dari orang india ( apal banget saya ) itu biasanya agak acak adul ,banyak yang terkesan di paksain, tapi yang namanya publikasi ya gitu deh…..

  41. Description: EL/M-2248 Multi Function Surveillance & Threat Alert Radar is a multi-function solid-state active conformal phased array radar system developed to provide an accurate situational picture of the environment surrounding the ship. This new radar system will provide tactical information for the onboard weapon systems. It is based on multi-beam and pulse Doppler techniques along with robust electronic counter-countermeasures (ECCM) to effectively detect fast and stealth threats in dense clutter and jamming environments. It is suitable for both littoral and blue water missions.
    The EL/M-2248, also known as Multi-Function Search and Target Acquisition Radar (MF-STAR), includes four faces providing full 360-degree coverage operating in the S-band frequency. The four radar antennas can be tailored to fit into small ships. In addition to 3D long range air surveillance, it provides missile warning, target classification; maritime surface surveillance; active and semi-active missile support; fire control for guns; and multiple targets engagement capabilities. Elta Systems has designed MF-STAR to provide high availability and low maintenance and life cycle costs.
    EL/M-2248 radar faces weigh 1,500 kg each and the below deck equipment 900 kg which represents the whole system weighs 6,900 kg. It can detect a fighter aircraft flying at high altitude at ranges of up to 250 km. An low altitude incoming missile can be detected at ranges of up to 25 km. Overall, EL/M-2248 performance and appearance is similar to US Navy’s AEGIS weapon system and its SPY-1D radar antenna.

  42. Yang D band Thalea LW 08 kayanya dah umum…..

    www. Radartutorial.eu Card Index of Radar Sets – Naval Radars
    LW 08 “Jupiter”
    Fregatte
    (click to enlarge: 578·422px = 81 kByte)
    Figure 1: LW 08 on board of the Chilean frigate “Abraham van der Hulst”
    (© http://www.fuerzasnavales.com)
    Manufacturer: Hollandse Signaalapparaten BV (SIGNAAL)
    The JUPITER/LW 08 2D-early warning radar performs long range (260 km on 2 m² RCS target) air surveillance on board medium and heavy-tonnage ships. JUPITER/LW 08 operates in D-Band, and is available with a cost-effective fully solid-state transmitter. The antenna is mounted on a lightweight hydraulically stabilised platform (roll and pitch).
    The synthesiser-driven Traveling Wave Tube transmitter provides for a great flexibility over a wideband frequency, with pulse-to-pulse frequency agility. Together with the low sidelobe level of the antenna (with cosecant squared pattern) the radar has a high performance in an electronic countermeasures polluted environment. Excellent clutter suppression is the result of
    the applications of antenna stabilisation,
    a receiver with a high dynamic range,
    quadrature digital moving target indication processing,
    and circular polarisation.
    LW 08 radars are installed aboard the German “Brandenburg” class frigates, too.
    Beschreibung des Radargerätes; ausgewählte Taktisch-technische Daten
    Description of the radar set, tactical-technical characteristics
    Description de l’unitĂ© de radar, les caractĂ©ristiques techniques tactique
    Radar birimi, taktik-teknik özellikleri aç?klamas?
    ????????; ???????? ???????-??????????? ?????????????? (???? ??????)
    Specifications
    frequency: D-Band
    pulse repetition time (PRT):
    pulse repetition frequency (PRF): 500 or 1000 hertzes
    pulsewidth (?):
    receive time:
    dead time:
    peak power: 150 kilowatts
    average power: 5 kilowatts
    displayed range: 140 nautical miles
    range resolution: 0.5 nautical miles
    beamwidth: 2.2 degrees
    hits per scan: 15 to 20
    antenna rotation: 7.5 or 15 rpm.

  43. Mantap India….meskipun kalo di Barat (Eropa dan As) mungkin masih masuk klass fregate krn tidak ada kemampuan GROUND ATTACK yang biasa disandang utk kapal dg designation Destroyer, tp dilihat displacement memang bisa masuk destroyer utk 8000 ton ke atas. CMIIW

  44. udah pake 16 brahmos missile,,, pertahanannya pakai CIWS juga weeeww, ini kapal bener bener aman klo berlayar sendiri tanpa pengawalan… mangstab

  45. Mudah2an pemerintah baru nanti segera mewujudkan impian kita dengan memesan Destroyer meski dengan jml bertahap,,berharap ada minimal 1 dibuat diluar 1 dibuat didalam, mengungat PT.PAL sangat mumpuni tinggal kesempatan sj kapan diberikan..proyek pengadaan destroyer KRI smoga berjalan paralel dengan KRI kelas lainnya spt Cruiser class, full fregat, light fregat/PKR,Korvet, Kapas Selam, KCR, FPB dll,,

 Leave a Reply