Okt 132016
 

satu-satunya-di-asia-tenggara-detasemen-kavaleri-berkuda-tni-angkatan-darat-2

Biasanya, Detasemen Kavaleri TNI Angkatan Darat identik dengan kendaraan tempur lapis baja seperti tank, panser, dan sebagainya. Namun, Detasemen Kavaleri yang berada di wilayah Bandung Barat ini dikhususkan untuk pasukan berkuda.

Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) merupakan Satuan Operasional yang berada di bawah Pusat Kesenjataan Kavaleri Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat. Pasukan kuda yang menjadi satu-satunya di Asia Tenggara ini mempunyai tugas pokok melaksanakan tugas militer dan non militer.

Detasemen ini juga menyelenggarakan pembinaan dan pendidikan kuda militer dan personil, menyiapkan Satuan Kavaleri Berkuda untuk kodam-kodam, menyelenggarakan peternakan, kuda serta menyelenggarakan tugas-tugas protokoler dan pengembangan olah raga berkuda nasional.

Menurut sejarahnya, satuan kavaleri berkuda ini terbentuk sejak adanya kuda hasil rampasan selama perang kemerdekaan di akhir Desember 1949 dan awal 1950. Kala itu, ada 20 ekor kuda yang diserahkan oleh bekas pasukan KNIL kepada Satuan Kavaleri Tentara Nasional Indonesia.

Detasemen Kavaleri Berkuda TNI Angkatan Darat juga dipersiapkan untuk turun ke medan perang dengan daerah yang tidak memungkinkan dilewati kendaraan taktis. (vivanews.co.id)

Detasemen Kavaleri Berkuda TNI Angkatan Darat juga dipersiapkan untuk turun ke medan perang dengan daerah yang tidak memungkinkan dilewati kendaraan taktis. (vivanews.co.id)

Komandan Denkavkud, Mayor Kav Solikhin, menjelaskan bahwa Denkavkud pernah membeli sebanyak 178 ekor kuda dari Australia pada tahun 1957. Kemudian, kembali lagi menambah kudanya dari Pakistan sebanyak 80 ekor. Hingga saat ini, Denkavkud memiliki 120 ekor kuda dari keturunan Thorough Bred, Warmblood dan Anglo Arab yang terpelihara dengan baik dan dijaga kualitas keturunannya.

Penampilan Denkavkud misalnya dapat disaksikan dalam upacara penjemputan Bendera Pusaka saat peringatan HUT RI di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus yang lalu. Terkadang, detasemen ini juga dilibatkan dalam ajang kejuaraan olah raga nasional maupun internasional, seperti PON dan Asian Games.

Dalam tugas kemiliteran, detasemen kavaleri ini terlibat dalam operasi penumpasan DI/TII di Jawa Barat serta operasi penumpasan G30S/PKI di Jawa Barat, Magelang dan Jakarta. “Lalu, pengamanan Dekrit Presiden dan Istana Negara tahun 1959, kunjungan Presiden Amerika Serikat Nixon ke Jakarta dan Operasi Timor-timur juga pernah ditangani oleh Denkavkud,” ujar Mayor Kav Solikhin, seperti dilansir Fokus Jabar pada Kamis (13/10).

Denkavkud ini telah melahirkan atlit-atlit berkuda berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia, seperti Serka Yudi Irianto yang meraih medali emas pada kejuaraan Show Jumping tahun 1996 di Malaysia dan Kopda Jamhur Hatta yang meraih juara III tim PON XVII 2008 di Kalimantan Timur.

Sumber: goodnewsfromindonesia.org dan fokusjabar.com

Bagikan:

  54 Responses to “Detasemen Kavaleri Berkuda TNI AD, Satu-satunya di Asia Tenggara”

  1.  

    Kendaraan lintas medan tanpa perlu BBM. Cukup efektif sebagai pembawa pesan kalsu jalur komunikasi sudah kritis & rawan sadap

  2.  

    telaaaat persekian detiiiik

  3.  

    DENKAVKUD solusi yg banyak di tinggalkan negara negara modern padahal penting dalam sebuah pertempuran…… TNI emang josssssss
    g semua orang bisa naik kuda …..
    klw boleh saran sih tambah pasukan kuda kuda lainya biar negara negara lain berfikir ulang klw mau macem macem…..

  4.  

    Nampaknya penunggang dan yg ditunggangin asupan gizinya lebih banyakan yg ditunggangin..

  5.  

    Rusia pada PD2 juga memakai kuda untuk perang…bahkan juga jerman..

  6.  

    Lanjut ronde 3 bung wkwk..

  7.  

    apakah masih relevan untuk pertempuran saat ini….mungkin masih digunakan bukan untuk spec-ops..
    apakah kavaleri berkuda asli mampu bersaing dengan cak norris dengan kuda besi….
    http://pics.imcdb.org/0is684/delta114.4674.jpg
    http://www.imcdb.org/i150045.jpg

  8.  

    hah percuma pasukan berkuda klo gak punya penangkis serangan udara yg mumpuni. di bombardir pakai pespur dan rudal jelajah pasti juga hancur.

  9.  

    Jangan lupa masih banyak jagoan lain….ada letnan nunut setyowadi yang juri berkuda dan pelatih handal, serma asep lesmana yang pernah juara di sea games terus beberapa jagoan muda yang kemarin jadi wakil propinsinya masing2 di PON jawa barat…

  10.  

    perhatikan umur sikuda.bisa2 lebih tua dari yg menunggangi.

  11.  

    Teestt

  12.  

    Teestt

  13.  

    Pasukan aneh di dunia….seharusnya bekalin anak panah sm pecut aja wkwkwkwk

 Leave a Reply