Des 042018
 

Tim GFAC Denmatra 2 Paskhas sebanyak 13 personel yang dipimpin Mayor Pas Jhon H Siregar bertugas mengendalikan dan mengarahkan seluruh Alutsista yang dipergunakan dalam bantuan tembakan terpadu tersebut agar tepat mengenai sasaran yang ditentukan.

Malang, Jakartagreater.com   –   Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan ketrampilan Personilnya Detasemen Matra 2 Paskhas mengirimkan satu Tim GFAC (Ground Forward Air Control) yang dipimpin langsung oleh Wadan Denmatra 2 Paskhas Mayor Pas Jhon H Siregar untuk mengikuti latihan Bantuan Tembakan (LatBantem) terpadu TNI 2018 yang dilaksanakan di lapangan Puslatpur Marinir 5 Baluran desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo, baru-baru ini.

Latihan tersebut bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan ketrampilan prosedur penyelengaraan Bantuan tembakan terpadu guna mendukung keberhasilan tugas Operasi Militer Perang.

Latihan tersebut diikuti oleh 3 Matra disatuan TNI dan dilihat langsung oleh Panglima TNI beserta seluruh Kepala STAF angkatan dengan melibatkan Alutsista Udara yang dimiliki TNI diantaranya :

  1. Meriam Caesar 155 MM dari Yon Armed 12/kostrad.
  2. Roket Astross dari Yon Armed 1/Kostrad.
  3. Hely MI 35 dari Puspenerbad.
  4. Hely Bell 412 dari Puspenerbad.
  5. KRI Sultan Iskandar Muda Koarmada 2 Surabaya.
  6. Meriam Howitser 105 MM dari Yon Armed 8 Marinir.
  7. Pesawat F-16 dari Skadron Udara 3 lanud Iswahyudi.
  8. Pesawat Super Tucano dari Skadron Udara 21 Lanud Abd. Saleh.

Tim GFAC Denmatra 2 Paskhas sebanyak 13 personel yang dipimpin Mayor Pas Jhon H Siregar bertugas mengendalikan dan mengarahkan seluruh Alutsista yang dipergunakan dalam bantuan tembakan terpadu tersebut agar tepat mengenai sasaran yang ditentukan.

Komandan Detasemen Matra 2 Paskhas Mayor Pas Alpin Jonggi Lumban Tobing menyampaikan agar selalu berkoordinasi dengan baik dengan satuan yang lain agar tugas yang diemban dapat terlaksana dengan aman dan lancar. (tni-au.mil.id)

Bagikan:

  2 Responses to “Detasemen Matra 2 Paskhas Dukung Latbantem Terpadu TNI 2018”

  1.  

    punya drone mahal dr israel, punya heli serbu, punya penembak jitu, punya pasukan hebat, buat apa jg kl cuman di simpen terus, mubajir….itu opm lg bikin ulah, ms ngak bs d libas, selalu ketinggalan, bergerak setelh ada korban, bergurulah sm mossad ngak perlu malu…(infonya 31 pekerja jembatan d bunuh opm d kab nduga papua bro..sadis…)

    •  

      begitulah adanya….. Negara ini di permainkan elit kotor PAPUA kita diam tanpa memberikan sanksi berupa teguran dari pemerintah….. bahkan pimpinan partai sepertinya anggota dewan dan dewan nya PRo Kemerdekaan……….

      ini semakin membuat resah berita membacanya………… tidak sesuai dg harapan rakyat dengan adanya TNI dan POLRI di segani kawan atau lawan…………………

      ini merusak citra keadilan…………….
      dimana nyawa yg tak bersalkah di bantai sewang – wenang oleh teroris……….

 Leave a Reply