Aug 072014
 
F16 Block 52

F16 Block 52

Pesawat F-16 yang keluar dari pabrik sekarang cukup berbeda dengan versi terdahulu. Beberapa hal bisa kita lihat, seperti sayap ekor yang lebih lebar, lubang udara lebih lebar, kanopi berwarna, aneka antena atau tambahan tangki konformal di punggung. Ada yang tidak tampak seperti struktur lebih kuat, mesin lebih baik, sistem elektronik digital, mission computer yang lebih cepat, dan perangkat lunak canggih yang mengakomodasi berbagai fungsi baru, sensor baru, dan senjata baru.

Awalnya F-16 dirancang sesuai konsep Kolonel John Boyd sebagai pesawat tempur ringan untuk misi udara ke udara. Tambahan kemampuan serang darat mengubah F-16 menjadi pesawat tempur multiperan (multirole) yang mampu membawa rudal jarak sedang, sensor infra merah, sistem penglihat malam, radar multimode, senjata presisi, dan berbagai kemampuan lain.

Perbedaan di antara F-16 ditentukan lewat kelompok produksi atau disebut Seri dan Block. Saat ada produksi jenis baru F-16 diproduksi akan diberi seri berbeda dan nomor yang lebih besar. Seri F-16A/B diberikan pada pesawat Block 1 hingga 20. Huruf A menunjukkan pesawat kursi tunggal dan hurup B versi kursi ganda atau tandem. Seri F-16C/D dimulai dengan Block 25 hingga 50/52. Pesawat Block 60 memulai versi baru yang dinamai F-16E/F.

F 16 Block 15 TNI AU (photo: Wahyu Widodo / Indoflyer.net)

F 16 TNI AU (photo: Wahyu Widodo / Indoflyer.net)

Block 15 OCU
Pesawat F-16 A/B Block 15 diproduksi sebanyak 983. Jenis ini memiliki sayap ekor horizontal lebih besar sehingga lebih stabil, tambahan dua hardpoint dekat inlet, F-16A/B Block 15 OCU (Operational Capability Upgrade) memiliki head up display lebar, data transfer unit, radar altimeter, komputer penembakan, dan senjata serta radar AN/APG-66 yang lebih baik dan mampu menembakkan rudal AGM-119 Penguin antikapal, rudal AGM-65 Maverick, dan rudal AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium Range Air-to-Air Missile). Pesawat dilengkapi mesin Pratt & Whitney F100-PW-220 yang dilengkapi DEEC (digital electronic engine control) sehingga mampu mempercepat daya dorong dari posisi idle ke afterburner dari semula 6-8 detik menjadi dua detik. Mesin menjadi lebih awet, mudah dirawat serta lebih andal.

F-16 block 25 yang akan dihibahkan kepada Indonesia sebelum direfurbish (photo: F-16.net)

F-16 block 25 yang akan dihibahkan kepada Indonesia sebelum direfurbish (photo: F-16.net)

Block 25
Pesawat Block 25 merupakan evolusi dari versi F-16A/B ke versi F-16C/D. Mulai diterbangkan Juni 1984, tercatat 244 pesawat F-16 Block 25 hanya dipergunakan oleh USAF. Senjata utama Block 25 adalah AMRAAM di samping memiliki kemampuan serangan darat secara presisi dan malam hari. Pesawat ini dilengkapi komputer penembakan, komputer manajemen senjata, layar multifungsi, data transfer unit, radar altimeter, sistem navigasi inersial dan radio UHF antijam. Pesawat dilengkapi radar AN/APG-68 yang memiliki jangkauan lebih jauh, resolusi lebih baik, dan memiliki mode operasi lebih banyak dari APG-66. Dilengkapi head up display lebih lebar dengan tombol upfront serta dua layar head-down multifungsi. Seluruh Block 25 dilengkapi mesin Pratt & Whitney F100-PW-220E yang merupakan upgrading engine seri-200.(Kol. Pnb. Agung “Sharky Sasongkojati) / Septian Wircahyo / Angkasa.co.id.

  42 Responses to “Diferensiasi Jenis Pesawat F 16”

    • Pesawat yang luar biasa, bahkan kemungkinan akan diproduksi terus sampai 2040, meski F-35 sudah banyak mengudara.

      Manuvernya juga sangat bagus, sudah sangat kenyang REAL pertempuran, sudah cukup sempurna

      Suku cadang yang super banyak, Black market juga sangat banyak.

      Teknisi TNI-AU sudah sangat faham betul apa itu F-16, bahkan Teknisi Iswahyudi sudah super ahli membongkar dan merakit kembali F-16, bahkan konon Radar APG-66 sudah dioprek sedemikian rupa, sampai melebihi spesifikasi pabriknya.

      beberapa PERUSAHAAN SWASTA INDONESIA sudah biasa diajak TNI-AU untuk memasok beberapa suku cadang

      Yang belum bisa memang adalah MESIN, karena membutuhkan Investasi sampai Puluhan Triliun untuk Investasi, dan membutuhkan Engineering yang Superb

      • @bung melektech. Salam kenal dari saya

        Ada yang sering terpikirkan oleh saya,jika berbicara teknologi mesin apakah sebegitu kompleks kah teknologi mesin itu bagi bangsa kita .

        Apakah tidak memungkinkan bagi kita untuk membeli sebuah teknologi pembuatan mesin yang jika kita bisa membelinya berarti once for all problem akan terselesaikan semuanya, bukan hanya pesawat tapi mobnas mungkin ikut jalan.

        maksud saya ngapain kita saat ini berpikir bagaimana membuat mesin produksinya lagi tapi mesin produksi keseluruhan yang kita beli dgn begitu seiring waktu kita bisa bikin pabrik.

        ibaratnya kita lgsung belajar dari pundak gak harus dari ujung kaki lagi..waktu yang terbuang untuk mempelajari hal2 yang sangat mendasar akan sangat membuang waktu..biarkanlah mahasiswa2 dikampus yang memikirkan hal2 yang mendasar. karna penelitian hasilnya baru kita nikmati setelah 10 tahun atau 20 tahun ke depan.

        nah jika ada yang berpikir itu artinya kita akan tetap bergantung sama negara lain lagi karna mesinnya kita membeli bukan membuat. Jawaban saya yup benar sekali kita akan tetap bergantung dengan negara lain hanya saja dibagian mana dan seberap besar tingkat ketergantungannya.

        Hanya sebuah pemikiran yang dangkal . Terima kasih

        • Paling gampang kita bahas China saja.

          China, sampai sekarang masih bergantung pada Mesin Jet Rusia.
          China terkenal dengan julukan RAJA COPY / NJIPLAK, namun khusus mesin mereka tak sanggup.

          Meskipun di China sendiri punya “Shenyang Liming Aircraft Engine Company” dengan mesin WS nya, namun mereka tetap memakai mesin Rusia (Militer) dan mesin Barat (Komersial)

          Mesin mereka sangat tak layak pakai, umurnya hanya kurang 500 jam saja (bandingkan dengan Rusia yang 2.500 ~ 4000 jam dan Barat yang bisa mencapai 7.000 jam)

          meskipun mereka (China) berusaha meningkatkan Mutu/Quality namun mereka tetap tak sanggup

          Untuk membuat BLADE COMPRESSED JET ENGINE aja super rumit dan komplek, dan super hati-hati, salah dikit, bisa MELEDAKKAN pesawat

  1. Pertamax

  2. Mantap nih pebjelasannya

  3. Hadir.. 4

  4. Kira-kira bung, varian Viper kita masuk kelompok yang mana?

    • Body F-16 C/D Block 25, namun Avionic dan mesin nya sudah di upgrade ke Block-32, bahkan beberapa perangkat penting sudah di upgrade ke Block 52+ semisal Misssion Computer, termasuk juga Computer pengendali pesawat.

      yang perlu diingat adalah, Pesawat ini adalah HASIL REFURBISH sehingga menjadi “New Born”, bukan beli bekas apa adanya, Bedakan antara Refurbish dengan beli bekas apa adanya seperti Kapal jerman PARCHIM CLASS

      Yang disayangkan adalah Radarnya masih APG-68 (V) 3, seharusnya memakai (V) 9 yang lumayan canggih, kemungkinan karena UANG yang tidak cukup karena jumlahnya yang 24 biji, jadi sama sekali bukan faktor politik atau dihalang-halangi oleh AS / Singapura,

      namun yang bikin sedap adalah diakuisisinya LANTRIN dan SNIPER maka kemampuanya menjadi Istimewa

      Konon TNI-AU juga akan memperoleh IRST21 yang mirip OLS nya Sukhoi, maka kemampuannya untuk menjejak Stealth Fighter lebih aduhai.

      http://www.f-16.net/forum/download/file.php?id=17307&t=1

      • Kalau sudah pakai Sniper pod berarti ngga perlu pasukan darat untuk menuntun target lagi?

        • itulah kesalahan kita dimasa lampau (Pak To Rezim), dimana angkatan darat (AD) jumlahnya banyak, padahal tidak perlu, justru yang besar seharusnya TNI-AU dan TNI-AL, karena 70% Indonesia adalah Air (Laut + Sungai/Danau).

          TNI-AL sendiri sudah punya Marinir dan TNI-AU sudah punya Paskhas

          Seharusnya TNI-AD 30% saja, dimana 60%nya (dari 30%) ditaruh di semua Perbatasan

      • untuk ngakali kelemahan radar APG 68 v3 gmana mas Melektech?..bisa dibantu pakai C 295 AEW yg nnti kita pesan gk?..mohon pecerahannya..

      • Hoaxnya radar dari dalam negeri bung…

  5. 5 lumayan..:)

  6. elang penjaga….

  7. lumayan 8,

  8. .10 izin nyimak

  9. Mantap…tambah ilmu lagi….Lanjutkan….!!!

  10. lumayan……..

  11. Wah TNI AU kalau latihan dog fight untung juga ya; su 35 vs f 16; rafale vs typhoon; typhoon vs su 30; hawk vs rafale dst

  12. Kl strukturnya di perkuat, kira2 tambah berat nggak ya? Nanti kalah manuver dong.

  13. Ini pesawat kayaknya akan mengikuti Hercules dehh.. tetap diproduksi dan terus mengeluarkan varian baru meskipun produksi pertamanya keluar lebih dari 50 tahun yang lalu. Padahal sekarang sudah mulai pengembangan pespur gen 5 ( sudah ada yang terbang kayak raptor )..

  14. PT. DI maksudnya kali bung, Pindad kan senjata doang 🙂

    • Untuk amunisi nyang berupa rudal akan ada konsorsium dengan beberapa BUMNis, semoga semuanya bisa berjalan lancar sesuai dengan roadmap yang diharapkan bung. kita doakan saja secepatnya bisa terwujud.

  15. org akn mikir 1000x..mau nyerang NKRI..kalo pesawat nya ribuan jumlah nya…

  16. Lumayan buat ronda, kalau utk menghadapi konco2nya ASU malah bikin GELI mereka. xixixi.

  17. Info dari tetangga sebelah: http://defense-studies.blogspot.nl/2014/08/dnd-wants-additional-p10-b-for-military.html
    Produk Indonesia masuk dalam daftar belanja AB Filipina
    Salut…

  18. Nyari Backlink mas?

    Kagak nyambung bos….

  19. Mayan lah buat ngeronda…walaupun 3 sd 5 th lagi nih pesawat dah ketinggalan ma negara tetangga.

  20. Pesawat tempur legendaris (F16), Andai Pemerintah mau ambil resiko bikin/tiru engine sendiri…hehe,

  21. Mungkin kelemahan F-16 TNI-AU di jangkauan jelajah wilayah krn tidak ada tambahan tangki konformal di punggung seperti di F-16 block 52 mengingat luas NKRI..tapi apabila wilayah komando dibagi menjadi 3 itu tidak akan menjadi masalah bagi F-16 serta perlu ditambahnya jenis pesawat Aerial refueling bagi TNI-AU utk mengcover seluruh wilayah NKRI…saya harap kedepan TNI-AU bisa menambah minimal 2 skuadron tempur lagi

  22. 25

  23. lumayan bwt patroli tiap hari

  24. Walaaaah, enak2 maju kok disuruh mundur hhehehehe

  25. Ijin bang, kira2 semua pespur kita yang beragam ini, bisa saling nge-link kalau dipakai bersamaan dlm 1 misi ? thx.

  26. Beli sja…… f16….. murah….. dan trus update…

 Leave a Reply