Sep 202018
 

Helikopter tempur Mi-35 buatan Rusia © Dmitry Terekhov via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Rusia terus mencapai sukses besar dalam bidang pengembangan helikopter. Saat ini helikopter tempur Mi-35M Hind E buatan Rusia telah menarik minat besar dipasar senjata internasional, menurut Bao Dat Viet.

Penyebabnya utamanya adalah karena telah terbukti dengan cukup mengesankan dalam medan perang di Irak dan juga Suriah. Tidak berhenti di sana, para peneliti Rusia masih terus meningkatkan helikopter. Versi terbaru kini dilengkapi dengan kombinasi senjata yang dilengkapi peluru kendali berpemandu laser, Vikhr-M.

Rudal anti-tank berpemandu laser Vikhr-1 yang disebut NATO sebagai AT-16 Scallion ini terintegrasi dengan sistem Vikhr-M dan merupakan jenis misil yang banyak dikerahkan pada helikopter Ka-50, Ka-52 dan Su-25T generasi berikutnya.

Berkat modernisasi Mi-35 Rusia, helikopter tersebut dapat menghancurkan tank yang dilindungi perisai lapis baja berkualitas tinggi dari jarak hingga 10+ km. Selain tank, ini juga dapat menghancurkan kendaraan lapis baja lainnya dengan sangat akurat, ini dapat digunakan untuk menyerang target musuh lainnya.

Rudal anti-tank berpemandu laser, Vikhr-1 terintegrasi dengan sistem Vikhr-M © Rostec.ru

Helikopter tempur ini juga dilengkapi dengan sistem pelacakan optik OPS-24N-1L yang inovatif, sehingga tingkat eliminasi sasaran sangat tinggi.

Selain kombinasi rudal terbaru, helikopter juga dipersenjatai dengan berbagai senjata. Misalnya, untuk memerangi target udara seperti helikopter, kendaraan udara tanpa awak (UAV), pesawat yang terbang rendah, Mi-35M telah dilengkapi dengan kombinasi rudal “Igla-S”, NATO menyebutnya sebagai SA-24.

Untuk meningkatkan survivabilitas Mi-35 ini dilengkapi sistem pertahanan terintegrasi, President-S35″, yang memiliki kemampuan untuk menonaktifkan perangkat pemandu rudal musuh dan kemudian menghancurkan target.

Mi-35 memiliki dua mesin VK-2500-02 dengan kapasitas 2200 daya kuda, yang mampu melaju hingga kecepatan maksimum 300 km/jam. Kecepatan jelajah rata-rata adalah sekitar 220 km/jam. Layanan ketinggian mencapai 5.400 m.

Ruang lingkup operasional untuk versi dasar helikopter tempur Mi-35 adalah 460 km. Jangkauan ini dapat ditingkatkan menjadi 971 km jika menggunakan 4 tangki minyak tambahan.

Selain versi tempur, varian helikopter transportasi juga ada, Mi-35M, yang diluncurkan pada bulan Agustus di Forum Militer Internasional Army-2018. Mi-35M dikembangkan oleh Departemen Desain Mi Matzova, berkat modernisasi mendalam Mi-24V/VP untuk meningkatkan kinerja helikopter dan kemampuan tempur.

Berkat perlengkapan yang sangat baik, banyak kontrak telah dibuat dan sedang dalam proses diimplementasikan. Misalnya, pada tahun 2008, kontrak ditandatangani untuk memasok Brasil dengan 12 unit helikopter Mi-35M3 senilai US $ 150 juta.

Pada tahun 2010, juga ada kontrak untuk Angkatan Udara Rusia sebanyak 22 Mi-35M (Mi-24VM) ditandatangani. Rusia menandatangani kontrak lainnya untuk memasok 27 helikopter ke Angkatan Udara Rusia pada periode 2012-2014.

Pada tahun 2010 pesanan juga diterima untuk mengirimkan 24 unit helikopter Mi-35M ke Azerbaijan. Mereka dikirimkan mulai Desember 2011 hingga Januari 2014.

Pada tahun 2012, Irak menandatangani kontrak senilai US $ 4,2 miliar untuk pasokan peralatan militer. Dari jumlah tersebut terdapat 24 unit helikopter tempur Mi-35M dan persenjataan lengkap.

  4 Responses to “Dilengkapi Vikhr-M, Banyak Negara Tertarik Mi-35M”

  1.  

    wow..kok bisaa yaa xixixii

  2.  

    Amazing Mi-35M Gunship

    Amazing Mi-35M Gunship

  3.  

    Irak lebih banyak memboyong armada pertahanan sistem persenjataan militer dgn harga $2,4 milyar
    😀 😆

 Leave a Reply