Oct 282016
 

Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut menggelar uji coba kendaraan amfibi di kolam rampa Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (27/10/2016). (defence.pk/anas_nurhafidz)

Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut menggelar uji coba kendaraan amfibi di kolam rampa Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (27/10/2016). (defence.pk/anas_nurhafidz)


Pada hari Kamis (27/10) kemarin, Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut (Dislitbangal) menggelar uji coba kendaraan amfibi di kolam rampa Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur. Uji coba tersebut untuk mengetahui kelaikan kendaraan amfibi dalam manuver di darat maupun di air.

Kendaraan amfibi ini merupakan proyek Dislitbangal yang dikerjakan oleh Letkol Mar Citro Subono bekerja sama dengan PT. Fiberboat.

Letkol Mar Citro menjelaskan bahwa kendaraan amfibi ini berfungsi sebagai raid amfibi cepat dengan sasaran yang jauh di darat, mengangkut bekal untuk re-supply pasukan depan, ambulance amfibi, mobil komunikasi amfibi dan mobil komando.

dinas-penelitian-dan-pengembangan-tni-angkatan-laut-gelar-uji-coba-kendaraan-amfibi-2
Menurutnya, kendaraan ini juga bisa digunakan untuk SAR banjir, kendaraan organik KRI standby di KRI dan untuk kendaraan pangkalan membantu fungsi pangkalan yang banyak menghadapi dua alam.

dinas-penelitian-dan-pengembangan-tni-angkatan-laut-gelar-uji-coba-kendaraan-amfibi-3
Kendaraan amfibi Dislitbangal ini memiliki panjang 10 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 3,1 meter dan bobot 6,7 ton. Daya muat kendaraan amfibi yaitu 3 orang kru, 16 orang penumpang dan 500 kg barang. Saat di air, roda darat kendaraan ini bisa dilipat ke atas seperti pesawat.

Kendaraan amfibi ini menggunakan mesin darat Isuzu NKR 71, 5100 CC, 125 PS, 4×4, serta dua mesin cummins mercruiser 220 HP, jenis diesel commonrail, stem drive propeller. Dengan spesifikasi tersebut, kendaraan ini mampu mencapai kecepatan 12 knot di air dan 80 km per jam di darat.

Kegiatan uji coba kendaraan amfibi ini disaksikan langsung oleh Sekdislitbangal Kolonel Laut (T) Aris Krisnadjaja didampingi oleh Letkol Laut (T) Noor Fauzy R dan Letkol Laut (E) Muhamad Nurul Adib.

Sumber: Koran Sindo

  28 Responses to “Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut Gelar Uji Coba Kendaraan Amfibi”

  1.  

    wah propeler jangan dihalang bemper gitu dong, terjadi turbulensi air, gak efisien daya dorongnya..

  2.  

    utk versi sipil kendaraan ini betul2 sangat dibutuhkan, cocok utk wilayah yg berpulau pulau dan DAS apalagi utk wilayah kalimantan dan papua pesisir selatan, cocok banget apalagi utk militer cukup mematikan krn bisa masuk jauh kedaratan

  3.  

    lumayan bwt operasional dan bantuan penanggulangan bencana

  4.  

    Mantappp neh … smg lanjut terus develop nya

  5.  

    Tak kira…liat foto pertama, gahar kirain kaya BTR atau semacamnya…liat foto kedua dan selanjutnya jadi kaget, bentuknya kok “aneh”.dari sudut manapun ga enak dilihat…tapi tetep saya apresiasi…moga kegunaannya lebih besar ketimbang bentuknya…

  6.  

    Benar2 cerdas dan kreatif…muaantaff!!!!…

  7.  

    Jempoll..

    Tapi kalo dah bisa buat rudal 20 jari jempol dah…

  8.  

    Imut

  9.  

    Kita masih berkutat pada kendaraan angkut dan mobilisasi personel. Sudah cukup mendesak untuk kebutuhan kendaraan tempur yang sesungguhnya: Armor yang mumpuni dan persenjataan yang lengkap dan gahar

  10.  

    ini dia yang kata pak menhan “butuh bus yang bisa jalan di air”

  11.  

    kl lihat fotonya kok jd teringat bajaj bajuri ya wkwkwkwk

  12.  

    Disaignnya jadul dan lucu…. tpi tak apalah memulai awal yang baru, esoknya pasti akan disempurnakan.

  13.  

    KEREN, mirip odong odong,,, tpi lumayan lah baru desain awal mudah2n kedepan lebih cling dinamis…hheee

  14.  

    supaya DPR R.I, setneg, Bank Indonesia,Kementerian Keuangan,Kemenhan, para Panglima dari masing2 matra, para panglima di masing2 kodam, para komandan dari satuan korem, kodim, batalyon, koramil, Bapenas, Bapeda,kepala daerah dari provinsi, kab/kota, kepala dispenda, kab/kota/provinsi we indonesia, membicarakan pengadaan peluncur untuk rudal anti pesawat dan rudal anti pesawat serta anti kapal permukaan juga drone dalam jumlah besar dan dalam berbagai jangkauan, termasuk harus dipertimbangkan utk pengadaan rudal anti pesawat, rudal anti rudal balistik, rudal anti kapal permukaan, rudal anti kapal selam, rudal anti helikopter anti drone jarak.jauh serta jarak menengah disamping jarak dekat, utk ditempatkan digunung2, bukit2, dataran tinggi serta dibangunan2 tertinggi tentunya berkoordinasi dengan pemilik bangunan tunggi di daerahnya untuk mengatasi pesawat tempur asing apabila berhasil mengatasi pesawat tempur kita, juga tiap kapal patroli, panser, tank Saladin, dari berbagai instansi tidak ada salahnya dipasang peluncur roket, Dan peluncur rudal anti tank, tidak ada salahnya untuk kita berjaga2 sbg langkah antisipasi, kemudian mulai dari sekarang Kemenhan, Mabes TNI, TNI A.L, dinas pelatihan perikanan, basarnas, bakamla, Polaroid, imigrasi, juga perhimpunan nelayan Dan perusahaan perjalanan Dan perusahaan pelayanan, perusahaan angkutan laut mengadakan rapat rahasia dan peninjauan lokasi secara rahasia terhadap batas2 tertentu Dan jalur2 laut, darat tertentu yang bisa Dan boleh dilewati Dan yang tidak, krn ditempat2 tersebut dipasang ranjau di dasar laut, ranjau dipermukaan laut Dan di darat, Bates wilayah laut Dan darat supaya dipasang ranjau tentunya dipasang terlebih dahulu pagar Dan papan peringatan serta cctv, juga supaya ditengah laut dibangun markas terapung dilengkapi logistik bbm, listrik, logistik makanan, persenjataan termasuk amunisi, dilengkapi cctv, markas terapung dibangun agak luas, diperlengkapi satelit darat, penguat sinyal, dilengkapi juga radar dan slab utk peperangan electronika serta pesawat amphibi yang dipersenjatai juga drone yang dipersenjatai, serta dilengkapi mess utk 1 pleton pasukan tdk termasuk bagian administrasi, personil gabungan Dr imigrasi, he’s cukai, perikanan Dan kelautan, perwira penghubung dengan kemenhan, perwira penghubung dengan mabes Dan dengan panglima TNI Dr masing2 matra, komandan wilayah,bakamla, dokter Dan perawat dilengkapi klinik, logistik obat2, sarana prasarana klinik yg memadai termasuk utk fasilitas bedah serta 5 kapal patroli yang dipersenjatai dnt peluncur roket, peluncur torpedo, alat peperangan elektronika, anti jamming,

  15.  

    Saat di air, roda darat kendaraan ini bisa dilipat ke atas seperti pesawat. . .

    Seharusnya tank boat Lundin bisa dikasih roda kayak gini. Hingga bisa merambat naik ke darat. Tank boat lundin sudah memakai material komposit yg kuat.

  16.  

    Saya usul kepada Lundin . . atau Lundin bisa memanggil saya untuk mendesainkan.

  17.  

    amrika juga punya truk amphibi gini bahkan design lebih jelek….ada truck amphibi keren dan kecepatan bisa tinggi…eropa ada buat ginian….kita perlu banyak mainan amphibi multi fungsi kayak gini….PMI dan sar juga perlu….tapi speed kurang banget itu

  18.  

    amerika punya truk amphibi LARC V….kelas 5 ton dengan 4 roda…sangat terkenal dipakai us navy…..pasukan penjaga pantai…untuk sar….untuk’wisata….bahkan diapakai di vietnam philipina…..design mirip punya tni ini….LARC V bisa kecepatan 15 km diair

  19.  

    design ini sudah bagus….mendingan bak belakang gak usah dikasih tutup….biar kayak pick up/truck…..agar bebas multi fungsi…..terus body depan design biar lebihmeruncing membulat agar bisa membelah ombak dengan baik…..body sebaiknya terbuat dari alumunium….kalau fiber itu bagus anti karat tapimudah pecah…terus untuk design propeler perlu di perhatikan…..untuk meningkatkan kecepatan….baiknya propeler diberi gear box juga….itu saran saya agar amphibi ini bisa lebih baik

  20.  

    apresiasi..coy…bisa ngangkut banyak orang..

  21.  

    sebagai fans mainan amphibi…di eropa sudah banyak buat aneka mainan amphibi….perbaikan yg perlu itu adalah….hull depan moncong truk…harus berbentuk kapal kayak kapal sigma itu….itu sangat ideal membelah ombak….runcing mengiris di tengah…terus melebar disamping kiri kanan…jadi sangat stream line….modif lain adalah…bentuk propeler….makin banyak jumlah kipas baling2….makin baik mendorong perahu…..juga diameter baling2…makin lebar makin kuat…..modif lain…propeler hendaknya di kasih gear box biar makin laju

  22.  

    Desain sudah bagus, namanya juga lagi penelitian, ya nantinya wajar akan ada pengembangan lagi. Sing penting bisa ngapung dan sukses sebagai supporting logistic dan medis , ke depan tinggal pengembangan yang lainnya.

 Leave a Reply