Nov 262018
 

Personel TNI AD melakukan persiapan uji fungsi rudal dengan menembak sasaran di udara © suaramerdeka.com/dok

JakartaGreater.com – Tentara Nasional Indonesia terus mengembangkan persenjataan supaya tidak tergantung dengan pihak asing. Sebagai buktinya, TNI AD dan pusat riset Center for Integrated Research and Innovation (CIRNOV) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta berhasil melakukan uji coba peluncuran rudal.

Dalam artikel yang diterbitkan pertama kali oleh suaramerdeka.com, uji coba rudal itu berlangsung di lapangan tembak milik Dislitbang TNI AD di Buluspesantren, Kebumen, Jawa Tengah. Kedua lembaga tersebut (Dislitbang TNI AD dan CIRNOV UAD Yogya) menguji coba fungsi rudal supersonik yang diberi nama “Rudal Merapi”.

“Rudal buatan Dislitbang TNI AD bekerjasama dengan Pusat Riset CIRNOV Universitas Ahmad Dahlan mampu menunjukkan performansi manuver tiap-tiap komponen yang ada melalui alat telemetri yang dipasang di dalam rudal tersebut”, ungkap Kepala Cirnov, Prof Hariyadi di kampus, kemarin.

Prof Hariyadi menjelaskan bahwa alat telemetri merupakan pemberi informasi ke rudal sewaktu terbang dengan gerakan rolling (berputar), yawing (menggeleng) dan pitching (mengangguk), ketinggian, kecepatan dan lainnya. Data tersebut masih dapat diperoleh meskipun dalam kondisi hentakan yang cukup besar dalam pengujian (melebihi 14 G).

Keberhasilan uji coba ini menjadi dasar diperolehnya data-data riil rudal selama terbang sehingga karakteristiknya dapat diketahui lebih baik dan akurat.

“Rudal Merapi merupakan rudal kaliber 70 mm buatan anak bangsa pertama yang dapat menunjukkan performansinya sebagai peluru kendali  atau rudal menggunakan roket pendorong dengan kecepatan awalan penembakan lebih 650 km/jam yang selanjutnya mampu melesat melebihi kecepatan suara”, papar Hariyadi.

Kepala Dislitbang TNI AD Brigjen TNI Mulyo Aji MA menambahkan bahwa kesuksesan uji coba rudal supersonik Merapi menandakan Indonesia mampu menguasai teknologi senjata rudal.

Karena itu pembuatannya akan disempurnakan lagi sehingga mampu memenuhi syarat-syarat tipe dan uji kelaikan rudal yang sesuai dengan postur TNI untuk meningkatkan kekuatan daya gempurnya.

Uji cuba peluncuran rudal supersonik Merapi dihadiri Kepala Dislitbang TNI AD Brigjen Mulyo Aji MA, Kasubdisiptek Kolonel Burlian Sjafei, Komandan Poltekad Kolonel Bagus Antonov, Pussenarhanud, Pussenif, staf di lingkungan Dislitbang TNI AD, Poltekad serta Tim Konsultan dari UAD dan Pustekbang Lapan.

Bagikan:

  9 Responses to “Dislitbang TNI dan UAD Yogya Uji Fungsi Rudal Merapi”

  1.  

    Bravo TNI AD dan UAD Yogya 😀 lanjutkan

  2.  

    rudal merapi, rudal petir dll
    roket r han 450 mm

    bravo Indonesia
    sudah saatnya industri dalam negeri menunjukkan taringnya di kancah internasional
    sudah saatnya kita bangkit membuat berbagai macam alutsisita canggih dalam negeri
    dan sudah saatnya kita tidak lagi terlalu bergantung kepada alutsista dari luar

    semuanya sudah bisa terpenuhi
    hanya tinggal dukungan dana penuh dari pemerintah untuk mengembangkan lebih lanjut

  3.  

    Rudal merapi dan pasopati, litbangnya senyap tapi mematikan 😀
    Rudal petir, litbangnya ribut tapi seperti mainan 😆

  4.  

    Keren…..

  5.  

    Masih roket? Atau sudah ada guidence nya

 Leave a Reply