Ditambah Su-35, Ini Koleksi Fighter Mesir

Su-35. (@Dmitry Terekhov)

Jakartagreater – Sambil menunggu datangnya Su-35 Indonesia yang masih dalam proses pembelian, kita lihat dulu Su-35 milik Mesir yang segera dikirimkan.

Su-35 Mesir terlihat menawan, dan sempat diabadikan dalam beberapa akun twitter di bawah ini:

Koleksi Fighter Mesir

Tahukah Anda berapa jumlah fighter (pesawat tempur) Mesir, sebelum akusisi Su-35 ini ?.

Jumlah fighter Mesir menurut catatan wdmma.org, sebanyak 303 pesawat, belum termasuk pembelian Su-35.

303 pesawat tempur itu terdiri dari:

168 unit pesawat F-16 A/C Multirole,

75 unit Mirage 5E2/SDE+ yang merupakan fighter-bomber,

21 unit Rafale DM/EM Multirole,

15 unit Mirage 2000EM Multirole,

13 unit Alpha Jet Light Strike,

11 unit MiG-29 Multirole,

Jumlah pesawat tempur Mesir. (@wdmma.org)

Jumlah Pesawat Egyptian Air Force

Jumlah itu belum termasuk Jet latih dan Close-Air Support.

Angkatan Udara Mesir memiliki total 1,066 pesawat.

Dari jumlah itu 387 unit didediksikan sebagai Trainer, termasuk 50 unit F-16 B/D.

Sementara untuk Helikopter Mesir memiliki 294 unit mulai dari helikopter serang KA-52 Aligator (35 unit) hingga Apache AH-64D sebanyak 46 unit dan berbagai Helikopter lainnya.

Mesir juga memiliki pesawat Special-Mission untuk peringatan dini, 7 unit E2C Airborne Early Warning. Selain itu juga ada pesawat transport (59 unit).

15 pemikiran pada “Ditambah Su-35, Ini Koleksi Fighter Mesir”

  1. Wajar sih… Mesir Ngrlirik merk lain jg ,, f 16 Mesir yg bejibun tanpa ada bvr nya , cuma sidewinder Aja ,, yg Rafael Aja Soal gotongan rudal bvr jg masih bermasalah … , Karna prancis Dpt tekanan paman Sam ,,

  2. Wah mantap kali arsenal udara Mesir, kalau di Nusantara sebaiknya justru arsenal laut kita yang harus sangat kuat, kuat dalam arti mampu hancurkan target permukaan laut, target serangan udara baik pespur maupun rudal jelajah, dan target serangan bawah air dan mampu serang balik dengan rudal jelajah jarak jauh, dan sepertinya kemampuan spt itu biasa didapat dari kapal perang buatan Rusia kalau beli dijamin sepaket dengan semua sistem pendukung dan persenjataan artinya siap digunakan untuk perang kalau beli dari barat wajib rembug sendiri2 dengan negara lain pula untuk radar, sistem navigasi pertempuran, dan amunisi nya jadi satu jenis kapal perang kontraknya ada banyak dengan berbagai2 vendor dan negara, tapi sistem ini paling disukai di negara kita….makin ribet makin ciamik

  3. dan indonesia raya negri kt yg tercinta yg terhebat dan terkuat di seluruh bumi ini masih tepaku oleh dgn kalimat rencana, akan datang, proses, menunggu, negosiasi, TOT, imbal dagang, Barter dan ini itu dgn segala akalnya masih setia dgn 1 kata PHP

  4. Jumlah penduduk Indonesia terbanyak ke 4 di dunia,tetapi dari segi jumlah alutsista,kita sangat sangat lemah,prabowo yg sekarang jadi menhan juga ga seperti yg diharapkan..semua hanya wacana,,dan yg memalukan lagi,,wacana beli jet bekas,,yg dibeli barunya tahun 2002,,bayangkan seberapa bekasnya jet incaran prabowo..amzyongg

  5. Jadi yg salah adalah pembantunya menurut bang @taufik kurnaedi ya? Sebelum yang sekarang berkuasa, tentu kita semua tahu alutsista apa saja yg telah direncanakan pemerintah untuk diakuisisi dan dikembangkan, mulai dari Sukhoi hingga IFX. Masih ingat? Dan saat ini yg ada ternyata meleset semua, dengan 1001 alasan yang dicari-cari – untuk mendukung “rencana” yg sesungguhnya entah apalah – sehingga diyakini sebagai kebenaran, mulai dari kesepakatan yang tak menguntungkan, ancaman negara adidaya dan bla bla bla…

  6. Hanya bisa berharap dan berharap mudah mudahan kedepannya berita yg dimuat disini mengenai militer kita adalh
    Ttg akuisisi akuisisi alutsista canggih utk tni agar indonesia betul2 diperhitungkan kekuatan pertahanannya di mata negara” lain jd para maling2 ikan sekelas nelayan asingpun kapok begal ikan diperairan indonesia

  7. Ratusan unit F16 cuma jadi macan ompong karena tidak diberikan ijin untuk memperoleh rudal BVR oleh Amerika, begitu juga dengan Rafale nya, Prancis mendapatkan tekanan dari amerika untuk tidak menjual rudal BVR ke mesir. Itulah alasan mesir sehingga nekad membeli SU35

  8. kalau punya 10 skuadron F-16 aja kayak mesir .. rasanya agak plong hati ini menunggu kedatangan skuadron2 kelas berat yang belum tahu kapan datangnya … minimal ada 1 skudaron di masing2 didaerah terdepan yang melakukan patroli rutin …

Tinggalkan komentar