Sep 182019
 

File: Shahab-3 Missle ,  From Wikimedia Commons, the free media repository.

Tehran – Jakartagreater.com – Semua pangkalan dan kapal induk AS berada dalam jangkauan Rudal Iran jika mereka berada dalam jarak hingga 2.000 km di sekitar Iran, kata Komandan Pasukan Pengawal Revolusi Iran Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh pada hari Minggu, dirilis TASS, 15-09-2019.

“Semua pangkalan Amerika dan kapal induk mereka dalam jarak hingga 2.000 kilometer di sekitar Iran berada dalam jangkauan Rudal kami,” kata Hajizadeh, menurut kantor berita Tasnim. Menurut sang Jenderal, Teheran siap untuk perang, tetapi baik AS maupun Iran tidak ingin memulainya.

Sebelumnya pada hari itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi menolak klaim dari Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahwa Teheran diduga di balik serangan baru-baru ini pada fasilitas minyak Arab Saudi.

“Tuduhan dan pernyataan buta dan sia-sia seperti itu tidak dapat dipahami dan tidak berarti,” katanya, menekankan bahwa Washington sedang mengejar kebijakan “tekanan maksimum” terhadap Iran yang telah menyebabkan “kebohongan maksimum”.

Pada hari Sabtu 14-9-2019, Pompeo menuduh pemerintah Iran telah mendalangi serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Senator Republik Lindsey Graham menyarankan melakukan serangan pada fasilitas minyak Iran setelah serangan terhadap Saudi Aramco, sebuah perusahaan minyak dan gas alam nasional Arab Saudi.

Pada dini hari Sabtu, sepuluh Drone menyerang beberapa fasilitas Saudi Aramco. Pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Bagikan: