Agu 142018
 

Depok, Jakartagreater.com – Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono menutup lomba tembak piala Kasad TA 2018 pada Senin 13 -8-2018  di lapangan tembak Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Kasad Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, kejuaraan lomba tembak ini merupakan hasil dari pembinaan satuan dalam rangka meregenerasi petembak AASAM, BISAM, AARM agar berprestasi baik ditingkat nasional maupun Internasional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama kurang lebih 1 Minggu, diikuti 472 Atlet dan 190 ofisial, terdiri dari 19 satuan tingkat Kotama, mempertandingkan 5 materi lomba yaitu :

  1. Tembak senapan.
  2. Tembak senapan otomatis.
  3. Tembak pistol.
  4. Tembak karaben.
  5. Tembak runduk.

Kontingen yang menjadi juara pada Lomba Tembak Piala Kasad 2018 adalah Sbb :

  1. Tim Penembak dari Divisi Infanteri 1 Kostrad berhasil keluar menjadi juara umum dengan total Indeks 290 sekaligus berhasil unggul dari juara bertahan sebelumnya yakni Kopassus dengan raihan 8 medali emas, 2 perak dan 5 perunggu serta memboyong 5 tropi.
  2. Disusul Kontingan tembak dari Kopassus dengan perolehan 5 medali emas, 3 medali perak dan 4 medali perunggu dan memperoleh 5 tropi.
  3. Posisi juara ketiga diduduki kontingen Divisi Infanteri 2 Kostrad dengan torehan 1 medali emas, 6 medali perak dan 3 perunggu dan memboyong 2 tropi juara.

Para atlet petembak Divisi Infanteri 1 Kostrad memecahkan rekor pada materi SO Senapan Otomatis Match 2 Prada Moses dan Prada Arief dengan torehan nilai 388011,000 rekor tahun 2017 356,01. Praka Jasrianto memecahkan rekor pada materi Karaben dengan nilai 196.006 rekor sebelumnya 193,01.

Sedangkan Pratu Karnoto memecahkan rekor pada materi Pistol Putra dengan nilai 229.019 catatan rekor sebelumnya 228,019. Pada kesempatan tersebut Kepala staf Divisi Infanteri 1 Kostrad Brigjen TNI Joko Putranto M.Sc mewakili Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad menerima penyerahan piala bergilir dari Kasad Jenderal TNI Mulyono.

Kasad menyampaikan kejuaraan lomba tembak ini merupakan hasil dari pembinaan satuan dalam rangka meregenerasi petembak AASAM, BISAM, AARM agar berprestasi baik ditingkat nasional maupun Internasional. (Penkostrad).

Bagikan:

 Leave a Reply