Jul 042017
 

SCBD, Jakarta (Muhammad Rasyid Prabowo)

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melarang pendatang mendirikan gubuk-gubuk liar di seluruh kolong jembatan dan jalan tol ibu kota.

“Seluruh pendatang tidak ada yang diperbolehkan mendirikan gubuk-gubuk liar, baik di kolong jembatan maupun di kolong tol,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 4/7/2017.

Djarot Saiful Hidaya memberikan instruksi kepada dinas-dinas terkait agar memperketat pengawasan sekaligus penjagaan di seluruh area kolong tol dan kolong jembatan yang ada di Jakarta.

“Makanya, saya minta supaya kolong tol dan kolong jembatan itu dijaga. Jangan sampai ada yang tinggal bahkan sampai mendirikan gubuk di bawah situ,” ujar Djarot.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Blitar itu menuturkan apabila kehidupan para pendatang semakin memburuk, misalnya tinggal di gerobak, maka akan dibawa ke panti sosial.

“Dulu kan pernah sampai ada orang-orang yang tinggal di gerobak, tinggal di kereta. Kalau sampai terjadi seperti ini, maka orang-orang itu akan kami bawa ke panti-panti sosial,” tutur Djarot.

Sementara itu, dia menghimbau kepada seluruh pendatang agar membekali diri dengan pekerjaan atau keahlian khusus sebelum mutuskan untuk datang ke Jakarta.

“Jakarta ini kota yang terbuka untuk siapa saja. Siapa saja boleh datang. Yang tidak diperbolehkan itu kalau datang, kemudian mendirikan gubuk-gubuk liar,” ungkap Djarot.

Bagikan:

  4 Responses to “Djarot : Pendatang Jangan Dirikan Gubuk Liar”

  1.  

    Mendirikan gubuk mewah di pulau reklamasi boleh nggak Pak?

  2.  

    Ayo kita liat gubernur bru nnti
    Bsa mmbuat jakarta lbih baik atau lbih buruk?

  3.  

    Sepertinya bukan masalah baru…kenapa tiap tahun banyak yg berdatangan ke jakarta(jabotabek) ? termasuk saya sendiri.karna di desa/daerah kami belum tersedia lapangan pekerjaan yg cukup dan upah yg rendah.di bandingkan dengan ibu kota (jabotabek) .pembangunan merata di setiap proponsi/kabupaten dan membatasi pabrik/perkantoran pemerintah/suwasta dan memindahkan kan nya ke daerah lain.itu dulu yg di lakukan.jangan selalu menyalahkan masyarakat miskin. Jg geram saya

  4.  

    usirrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

 Leave a Reply