Feb 252019
 

Tank Leopard 2SG Upgrade Angkatan Bersenjata Singapura di tahun 2017 © Mike Yeo via Defense News

JakartaGreater.com – Informasi yang terdapat dalam dokumen pemerintah Jerman tentang pengiriman tank Leopard 2SG ke Singapura pada tahun 2017 menunjukkan negara pulau itu membeli sejumlah tank baru untuk Angkatan Daratnya, seperti di lansir dari laman Defense News.

Menurut daftar ekspor senjata konvensional yang dirilis oleh Kementerian Ekonomi dan Energi, Jerman bahwa Singapura menerima 18 tank tempur Leopard 2SG pada tahun 2017, menambah 7 unit tank yang menurut pemerintah Jerman diekspor pada tahun 2016 silam.

Pengiriman tambahan tersebut pada tahun 2017 membuat jumlah tank yang diterima oleh Singapura menjadi lebih dari 170 unit.

Tidak diketahui berapa banyak tank yang dipesan atau varian apa yang dikirim. Juga tidak diketahui apakah tank-tank kiriman terbaru itu adalah kendaraan baru ataukah bekas yang di rekondisi, meskipun kemungkinan yang pertama adalah tak mungkin mengingat produksi tank Leopard 2A4 telah berakhir.

Laporan media Jerman mengatakan pabrikan Krauss-Maffei Wegmann membangun tank tempur utama versi Leopard 2A7 untuk Singapura dan Qatar.

Jerman sebelumnya menyatakan telah mengekspor 161 tank Leopard 2 ke Singapura antara tahun 2007-2012 dalam laporan ke database Register of Conventional Arms PBB. Singapura mengumumkan penerimaan 156 unit tank Leopard 2A4 pada periode yang sama.

Tank tempur utama Leopard 2SG Angkatan Darat Singapura dalam acara Army Open House 2017. © thedeadrockroach

Pengiriman 2017 merupakan bagian dari kesepakatan senjata konvensional senilai $ 93 juta yang diekspor ke Singapura dari Jerman pada tahun itu, yang juga termasuk kendaraan pemulihan, suku cadang untuk tank, berbagai kendaraan militer, pelatihan dan pesawat pengisian bahan bakar diudara serta senjata ringan.

Ketika dihubungi untuk memberikan komentar terkait pengiriman 2017, kementerian mengatakan untuk merujuk pada pernyataan sebelumnya, bahwa “tidak ada varian lain dari Leopard telah diakuisisi” sejak Singapura mengumumkan telah memperoleh Leopard 2A4 yang diperbaharui dari Jerman pada tahun 2006.

Singapura mengumumkan pada saat itu bahwa ia telah mengakuisisi 96 tank, dengan 66 akan diperbaharui dan dimasukkan ke dalam layanan, sementara 30 sisanya akan dijadikan sebagai suku cadang.

Namun, pernyataan itu tidak menyangkal Singapura menambah jumlah Leopard 2A4 yang dimilikinya. KMW menolak berkomentar tentang transfer ketika ditanya oleh Defense News.

Angkatan Darat Singapura memiliki satu batalion aktif Leopard 2SG, yang termasuk kendaraan tambahan yang ditugaskan pada unit-unit pelatihan di Singapura dan juga Jerman, dimana Angkatan Darat Singapura menggunakan Area Pelatihan Militer di Oberlausitz.

Leopard 2 Singapura juga sedang ditingkatkan menjadi standar Leopard 2SG dengan penambahan paket komposit IBD Deisenroth Advanced Modular Armor Protection, El-Op Commander Open Architecture Panoramic Sight dan upgrade lainnya.

Singapura juga dilaporkan memperoleh sistem perlindungan aktif ADS yang dibuat oleh Rheinmetall untuk tank Leopard 2SG.