DPR Beri Dukungan Anggaran Modernisasi Alutsista TNI

image

Jakarta – Peristiwa jatuhnya Pesawat Hercules A1310 type C-130 jatuh di Medan, Sumatera Utara, menuai sorotan soal kondisi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. Wakil ketua komisi I DPR Hanafi Rais mengatakan DPR siap memberi dukungan anggaran untuk modernisasi alutsista.

“Tiap tahun akan bertambah dan itu untuk alokasi yang jelas sesuai kebutuhan strategis pertahanan Indonesia,” ujar Hanafi Rais kepada detikcom, Rabu (1/6/2015).

Hanafi mengatakan, hibah alutsista seperti pesawat dari luar negeri perlu distop. Indonesia perlu mengadakan alutsista baru dengan sistem yang canggih sesuai anggaran. Pemerintah dalam hal ini kementerian keuangan juga perlu memprioritaskan anggaran untuk alutsista.

“Kami DPR mendorong betul supaya kebiasaan kita memburu barang bekas hibah dievaluasi, lebih baik prioritas membeli alutsista yang baru dengan harga pasar yang jelas spesifikasinya, sesuai kebutuhan pertahanan RI,” tutur wakil ketua umum PAN itu.

Hanafi menduga pesawat Hercules yang jatuh di Medan disebabkan karena dua faktor, yaitu kondisi pesawat yang sudah tua sehingga tak laik jalan atau maintenance yang tidak cermat.

“Komisi I DPR akan mendorong Menkeu supaya betul-betul perhatian pada masalah alutsista supaya kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan, pascajatuhnya pesawat Hercules C-130 di Medan, Sumatera Utara, Selasa siang, pola modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus meninggalkan pola hibah.

“Menerima barang bekas lalu di upgrade, risikonya sangat besar,” katanya di Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa. Mahfudz mengatakan, baru mendapat konfirmasi bahwa benar ada pesawat Hercules C-130 jatuh di Medan, Sumatera Utara. Namun, menurut dia, dirinya masih memastikan apakah pesawat jatuh itu berasal dari hibah Australia atau pesawat lama yang di “upgrade” di Singapura.

“Namun kasus ini menyusul jatuhnya pesawat F-16 beberapa waktu lalu, urgensi untuk segera memperbarui alulsista TNI terutama alat angkutnya,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pesawat Hercules A-130 yang terbang dari Malang menuju Jakarta, Pekanbaru dan Medan, jatuh dan terbakar menimpa bangunan dan kendaraan. Hingga pagi ini, sebanyak 141 jenazah sudah dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat ke RS Adam Malik.

Detik.com

Tinggalkan komentar