Nov 172015
 

image

Delegasi Komisi VII DPR dipimpin Tamsil Linrung melakukan kunjungan kerja ke Rusia. Salah satu tujuan dalam kunker yang berlangsung 11 – 14 November 2015 ini, melakukan pertemuan dengan perusahaan yang bergerak di sektor pembangkit listrik tenaga nuklir di Rusia.

Dalam kunker ini, delegasi Komisi VII juga menemui perusahaan aluminium RusAL dan Vi-Holding. Kemudian, dialog interaktif dengan masyarakat serta mahasiswa Indonesia. Saat pertemuan dengan Rosatom, Tamsil menjelaskan proyeksi kebutuhan energi Indonesia yang tinggi hingga 2019. Namun, alternatif penggunaan nuklir untuk pembangkit listrik masih memerlukan keputusan politik.

“Masih banyak masyarakat Indonesia yang khawatir (terhadap PLTN) karena beberapa wilayah di Indonesia rawan bencana alam. Belum lagi persoalan limbah radio aktif yang dihasilkan. Karenanya pembangkit listrik tenaga batubara sejauh ini masih menjadi pilihan jangka pendek,” ujar Tamsil, seperti yang dikutup dalam detik.com, Senin (16/11).

Beberapa daerah yang dinilai cocok untuk PLTN di Indonesia adalah Bangka Belitung, Batam, dan Kalimantan dengan reaktor jenis VVER 1200. Menurutnya, dibandingkan pembangkit listrik batubara atau gas, PLTN dinilai jauh lebih kompetitif karena harga per MWh.

https://web.facebook.com/JakartaGreater

  22 Responses to “DPR ke Rusia Bahas Potensi PLTN”

  1. 1 atau ?

  2. hanya buang2 uang rakyat/anggaran, itulah misi DPR jalan2 ke luar negeri, …….. potong gaji nya !!!

    • Hahaha. . gaji dah ga pernah diambil ceuk. . dah lupa sama gajian, karena ceperannya dan sabetannya jauh lebih tak terhingga. .
      Kalo masih kurang dan pingin sabetan yg lebih byk lagi, suruh ikut main kuda lumping. . ampooen dah sabetannya hahaha

  3. Entah kenapa sampai detik ini saya tidak pernah percaya dengan INSTITUSI yg satu ini..

  4. dpr kok lincah banget kesana kemari

    • Kemaren freeport bikin ribut. . skrg apalagi yg ditawarkan ke luar negri. .
      Posisi wakil rakyat yg mengatas namakan rakyat dgn dalih investasi sumber daya alam yg notabene itu kewenangan pemerintah.. Itu sangat2 berbahaya. .. Karena selangkah lagi kewenangan yg dilakukan dpr itu AKAN MENJUAL NEGARA. . !!!

  5. biarin aja,org lg cari rejeki tambahan,kasian kan anak istri anggota dewan kita yg terhormat pada kelaparan.
    Kan gak lucu kalo anaknya dewan sekolah jalan kaki,pakaian nya tu tu aja gak ada ganti,gak bisa jajan d kantin,

  6. …Sudah feasible koq dimari…karena itu:

    Segera bangun PLTN di RI!

    Salam NKRI!!!

  7. Klo mslah pembangunan PLTN di indonesia gw sih setuju 100%,krn itu jalan yg terbaik hnya sj faktor keselamatan & lingkungan itu yg harus d perhatikan krn menyangkut hajat hidup org banyak.Cm yg jadi tanda tanya knapa kok harus DPR yg sibuk mengurus proyek ini bukankah itu kewenangan pemerintah n gw jg gk habis pikir setiap ada proyek pembangunan d negri ini slalu sj Dewan Penyamun uang Rakyat yg terlibat.Gregetan gw sm dewan satu ini,slalu sibuk mencari celah utk mendapatkan “uang kaget” utk kepentingan y sndiri bkn y sibuk mcari jalan keluar utk kbaikan bangsa kita tercinta ini.klo gw punya bom d tangan udah gw bom tuh senayan……sumpah gw rela

  8. Klo mslah pembangunan PLTN di indonesia gw sih setuju 100%,krn itu jalan yg terbaik hnya sj faktor keselamatan & lingkungan itu yg harus d perhatikan krn menyangkut hajat hidup org banyak.Cm yg jadi tanda tanya knapa kok harus DPR yg sibuk mengurus proyek ini bukankah itu kewenangan pemerintah n gw jg gk habis pikir setiap ada proyek pembangunan d negri ini slalu sj Dewan Penyamun uang Rakyat yg terlibat.Gregetan gw sm dewan satu ini,slalu sibuk mencari celah utk mendapatkan “uang kaget” utk kepentingan y sndiri bkn y sibuk mcari jalan keluar utk kbaikan bangsa kita tercinta ini.untuk para warjager yg punya hati nurani & mcintai negri ini “yuk saat y kita bergerak menggulingkan dewan ini “bwt petisi untuk membubarkan DPR.kita jgn hnya cm bisa sumpah serapah melihat negara ini terus d rongrong dr dalam sdah saat y rakyat beraksi.NKRI hidup matiku hnya utk ibu pertiwi

  9. dirubah aja dari legislatif jadi lobikatif…..sepertinya lebih sesuai..
    itu PLTN kan akan di bangun di sini…berarti metingnya yh cukup disini yg butuhkan investor, ngarusnya rusia yg bertamu disini bukan kita yg kesana….pea….

  10. apakah mereka sengaja melakukan lobi supaya investor membatalkan niatannya berinvestasi disinii krn pungli, dan efeknya adalah ke gagalan pembangunan tdk berjalannya program presiden. sehingga disalahkan lah lagi dia, ketika akhir masa jabatannya krn banyak ng mandek. mungkin saja toh…

  11. plesiran gratis lumayan,stlh itu dilupakan gk ada realisasinya

  12. sepertinya DPR tidak percaya dgn pemerintah,,,orang jawa bilang CUPAR,,,baru sekarang DPR seperti ini,,,apakah ini dibenarkan menurut undang undang,,?? apakah peran presiden sbg mandataris sudah tidak berlaku,,??

  13. Siiiip jangan lupa pulang bawa gadis beruang yang masih kinyis kinyis

  14. Jangan2 mo minta jatah Bagian juga setelah Freeport sekarang Ke Rusia mo minta Jatah komisi pembelian Alutsista Rusia dengan dalih Bahas PLTN padahal Presidennya saja bilang belum butuh PLTN krn masih fokus ngejar Proyek listrik 35.000MV jadi kenapa akhir2 ini banyak anggota dewan yg bertingkah melebihi Tukposinya sebagai anggota dewan ada lobi ke Trump di USA, ada Anggota Yg lobi Freeportlah dan saat ke jepang ngelobi pengen beli pesawat amphibi emang tugas Anggota Dewan sedemikian muliakah ampe2 harus menggantikan tugas2 dari Esekutif selaku pengelola roda pemerintahan di negara ini

  15. mungkin mereka begitu karena pengen biar mereka dianggap penting…. karena sebagian besar masyarakat udh nganggap mereka ga penting (pdhl emang gak penting2 amat)…kita perlu kritis mengawasi jangan ada kumpulan PAPA JAHAT….

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)