Drone Dome – Sistem Anti UAV dan Drone Buatan Israel

Rafael telah meluncurkan senjata anti drone yang diberi nama “Drone Dome”. Senjata anti drone itu sangat tepat untuk melindungi obyek -obyek vital dan penting. Drone dome dapat mendeteksi, melacak dan menetralkan UAV yang berbahaya.

Menurut pihak Rafael, Drone Dome dirancang untuk melawan UAV yang bisa melakukan serangan udara atau yang melakukan pengintaian.

Drone Dome dapat beroperasi di segala cuaca, mampu memantau dengan cakupan 360 ° segala arah, dan menggunakan sensor inframerah / elektro-optik dan radar untuk mendeteksi ancaman. Data tersebut kemudian digabungkan dan dikoreksi oleh operator.

Drone Dome mampu mendeteksi segala jenis UAV dan drone, termasuk drone mikro dan drone mini, bisa dioperasikan secara otomatis atapun manual. Drone yang mengancam itu kemudian dinetralkan dengan mengaktifkan Directional GNSS And A Radiofrequency Inhibitor/Jammer dan menghentikan link kendali antara UAV dan operatornya.

Menurut Rafael, Drone Dome memiliki waktu respon yang cepat dan tidak mengganggu lingkungan perkotaan di sekitarnya.

Sementara itu, perkembangan cepat dari jammer UAV mendorong produsen Israel untuk memberikan sistem kemampuan jamming yang lebih baik. Banyak jammers portabel yang ditawarkan oleh perusahaan lainnya, termasuk Israel Aerospace Industries. Dalam beberapa bulan terakhir, produsen UAV Israel telah didekati oleh pelanggan yang ingin membeli perangkat anti-jamming untuk melawan UAV.

Drone dome terdiri dari dua tipe yang berbeda, satu untuk melindungi obyek vital penting terbatas, dan satu lainnya dengan jangkauan jarak jauh untuk area yang lebih luas.

Dalam konflik perbatasan antara Armenia-Azerbaijan baru-baru ini atas wilayah Nagorno Karabakh, ada indikasi perangkat jammer UAV digunakan pihak Armenia. Ada satu sumber menambahkan, pasukan Azerbaijan mungkin juga memiliki jammer dan kedua belah pihak mungkin menggunakan sistem jammer buatan Rusia.

Rusia telah mengembangkan jammers canggih dengan beragam adaptasi, dan dapat digunakan untuk melawan UAV.

UAV buatan Israel seperti BlueBird Thunder B dan HAROP Loitering Munition dilaporkan telah digunakan selama konflik, dengan salah satu diantaranya ditembak jatuh pada awal bulan April.

Flightglobal

Leave a Reply