Jul 252017
 

Drone helikopter canggih buatan Radar MMS, Rusia yang dilengkapi dengan radar AESA. © Nikolai Novichkov

Perusahaan Radar MMS yang berbasis di Rusia telah merilis rincian lebih lanjut dari sistem pesawat udara nirawak (UAS) dengan kemampuan terbang dan mendarat vertikal (VTOL) BPV-500 dalam pameran dirgantara MAKS 2017 di Zhukovsky, Moskow, seperti dilansir dari laman IHS Jane.

Perwakilan dari perusahaan Radar MMS, Sergey Prokofiev kepada IHS Jane mengatakan bahwa BPV-500 tersebut, dirancang untuk beroperasi dari darat dan kapal angkatan laut, serta dimaksudkan untuk memenuhi berbagai rangkaian misi.

“BPV-500 ini telah dirancang sesuai kecenderungan perkembangan VTOL UAS secara global. Militer dan penegak hukum dapat menggunakan kendaraan tersebut untuk melakukan misi pencarian dan penyelamatan (SAR), patroli dan kontra pemberontakan (COIN)”, katanya.

UAS atau drone yang lengkap, terdiri dari sebuah drone BPV-500, elemen kendali darat yang terdiri atas dua stasiun kerja, peralatan komunikasi dan satu set muatan untuk drone. Stasiun kendali dapat dipasangkan pada kapal angkatan laut atau di integrasikan dengan kendaraan darat.

Prokofiev menjelaskan bahwa pesawat udara nirawak tersebut didasarkan pada helikopter dan hanya menggunakan komponen buatan Rusia.

Drone ini memiliki berat lepas landas maksimal 500 kg dengan kapasitas muatan 150 kg. Menurut keterangan perusahaan Radar MMS, drone BPV-500 itu memiliki ketahanan 5,5 jam, layanan ketinggian 3500 m, kecepatan maksimal 155 km/jam serta jangkauan jelajah 320 km. Drone dapat beroperasi dengan berbagai tingkat otonomi, termasuk misi yang telah diprogramkan.

Badan drone BPV-500 memiliki panjang 4,7 meter, lebar 1,6 meter dan memiliki tinggi 2,6 meter. Drone ini memiliki fitur utama rotor koaksial dengan diameter 6 meter. Untuk versi Angkatan Laut, baling-balingnya dapat dilipat.

Bagikan:

  8 Responses to “Drone Helikopter Modern Plus Radar AESA Buatan Rusia”

  1.  

    Indonesia segera menyusul dengan Stone MALE

  2.  

    Admin tolong naikkan berita perpanjangan Freeport… Supaya org Indonesia tahu. Kasus beras itu cuma pengalihan isu…
    http://m.kontan.co.id/news/freeport-diperpanjang-sampai-tahun-2031

  3.  

    Apa bisa bawa senjata ya…. kalo buat patroli & kontra pemberontakan masa cuma buat ngintai aja g lngsung eksekusi….

  4.  

    Klu senjata buatan rusia gak bs diragukan lg bobot keampuhannya, ibarat ketangguhan keris buatan mpu gandring layaknya

  5.  

    Ada anak buah wowo, otak dangkal gampang terbakar, parah looooo

 Leave a Reply