Jul 192017
 

Drone pengintai Skylark I milik Angkatan Bersenjata Israel. © Jack Guez

Drone pengintai Skylark yang ke-6 milik Angkatan Bersenjata Israel (IDF) telah jatuh dalam setahun terakhir, kali ini di Tepi Barat, seperti dilansir dari Sputnik News.

Pesawat nirawak atau drone Skylark, adalah pesawat mata-mata tanpa awak berpendorong baling-baling, dirancang dan dibangun oleh Elbit Systems di Haifa, Israel. Drone ini sangat populer di kalangan pasukan IDF untuk melaksanakan sejumlah misi pengintaian di wilayah-wilayah Palestina yang telah diduduki Israel.

“Kecelakaan drone Skylark di Tepi Barat itu adalah yang keenam pada tahun 2017 saja”, sebut Jerusalem Post.

Pejabat IDF menyatakan bahwa kecelakaan terakhir terjadi di wilayah-wilayah pendudukan Tepi Barat saat melaksanakan sebuah serangan untuk menangkap warga Palestina, namun militer tersebut juga menyebutkan bahwa Skylark itu dikembalikan oleh penduduk Palestina yang tinggal didalam wilayah dimana drone tersebut jatuh.

Skylark memiliki panjang sekitar tujuh kaki, merupakan yang terkecil dari keluarga drone milik IDF dan ini juga yang paling populer, karena diluncurkan dengan tangan dan mudah dirakit serta diangkut.

IDF meningkatkan penggunaan drone murah dan sekali pakai telah memberikan kontribusi pada peningkatan insiden dan kerusakan, menurut catatan Ynet News.

“Elbit Systems masih belum merilis pernyataan resmi mengenai kegagalan produk mereka tersebut”, tulis laporan Jerusalem Post.

Perusahaan Israel yang berkaitan dengan pengembangan teknologi terdepan untuk tujuan mendukung infrastruktur militer dan keamanan negara tersebut, serta menjual produknya kepada militer dan polisi di seluruh dunia.

Sebuah perusahaan nirlaba yang diperdagangkan di NASDAQ, Elbit Systems telah diboikot dan terihat sejumlah divestasi profil tinggi dari sahamnya karena perusahaan berfokus pada teknologi senjata dan pengawasan yang digunakan oleh militer Israel terhadap kepolisian diwilayah Palestina yang diduduki Israel.

Bagikan:

  4 Responses to “Drone Pengintai Israel Jatuh di Tepi Barat”

  1.  

    No koment!

  2.  

    mau

 Leave a Reply