Nov 252015
 

PAF-Pilots_zpsl71fqqtj

MANILA, Filipina – Dua pesawat tempur ringan FA-50 “Golden Eagle” dari Korea Selatan akan mendarat di pangkalan udara Clark Pampanga hari Jumat.

Filipina telah mengakuisisi 12 pesawat tempur FA-50 kursi tandem dari Korea Aerospace Inc. senilai 18.9 miliar Peso sebagai bagian dari program modernisasi militer. Semua pesawat diharapkan sudah diserahkan pada tahun 2017.

Komandan Angkatan Udara Filipina Letnan Jenderal Jeffrey Delgado akan memimpin upacara penyambutan penerimaan jet FA-50. Defense Secretary Voltaire Gazmin juga telah diundang.

Delgado sebelumnya pernah mencoba terbang bersama pesawat FA-50 selama penerbangan uji di Korea Selatan.

FA-50, versi upgrade dari pesawat latih supersonic T-50, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Angkatan Udara Filipina untuk berpatroli diwilayah udara negara itu. Namun, jet yang akan diserahkan belum sepeuhnya siap tempur.

Sebuah proyek rudal “big ticket items” yang akan dipasangkan ditangguhkan setelah kepala staf Angkatan Bersenjata Jenderal Hernando Irriberi baru menerima jabatannya.

Jet tempur ini akan membuat Angkatan Udara Filipina kembali mengoperasikan pesawat tempur supersonik meskipun belum siap tempur. Namun pesawat ini menjadi dorongan besar peningkatan kemampuan Angkatan Udara Filipina (PAF).

Departemen Pertahanan Nasional juga belum memutuskan pembelian sistem radar jarak jauh yang akan disesuaikan dengan pesawat tempur baru tersebut.

Juru bicara PAF Kolonel Enrico Canaya mengatakan kedua pesawat yang akan tiba nantinya dikemudikan oleh pilot dari Korea dan akan mendarat pada hari jumat sekitar pukul 10:00 waktu setempat.

FA-50 nantinya akan menjalani pemeriksaan teknis, termasuk “penerbangan penerimaan,” sebelum secara resmi diserahkan kepada Angkatan Udara Filipina, kata Canaya.

Dia menambahkan bahwa masih perlu waktu beberapa bulan bagi Angkatan Udara untuk melatih pilot-pilot dari Filipina.

InterAksyon

Bagikan:

  14 Responses to “Dua Jet Tempur FA-50 Filipina Tiba Dua Hari Lagi”

  1.  

    Trike patrol nihh..

  2.  

    Kalo kalsel pinoy nunggu indonesia bisabikin

  3.  

    pasti gara2 indonesia yg beli duluan jadi laku tu pesawat korea

  4.  

    kalo ini pesawat serang, indonesia T 50 tu buat training

  5.  

    Tinggal latih tanding tni AU ma Philippines royal air force
    Adu ngepot…hehehe

  6.  

    siapa dulu pembeli pertamanya…korea jd laris manis deh

  7.  

    Malon kapan kao punya duit buat beli pesawat tempur ?… jangan sewa mulu, itu sangat memalukan hutan !!…. wkwkwkwkwkwk..

  8.  

    Indonesia beli T50i sementara Philippines beli FA-50 diberi nama T-50PH bukan FA-50PH artinya yang dibeli Indonesia jangan-jangan :

    8 TA-50 (FA wired ready) + 16 FA-50 = 24 unit

    dengan option 2 more squadron

    masih ingat tidak berita Sultan Bolkiah dan Aquino mengunjungi KAI untuk melihat Golden Eagle ? apa urusannya ?

    cuma negara yang berniat suatu saat membeli Jet Fighter lah yang pengen beli Jet Trainer …

    maaf kalau salah namanya juga sotoy … kikikikih …

    (ngarep.com)

 Leave a Reply